Dipertanyakan Keterlibatan Napi Hansen dalam Upaya Sogok Hakim

WhatsApp Image 2018-04-13 at 13.07.23

Pengacara Muara Karta SH (Ist)

Adanya dugaan penipuan dan penggelapan yang dituduhkan JPU Matli Sihombing SH dan Teny SH terhadap terdakwa Ferry VB Simatupang dengan saksi korban narapidana (napi) Hansen, narapidana kasus korupsi atau pembobolan BRI Rp320 miliar mengundang tanda tanya baik terhadap pengunjung sidang dan penasihat hukum terdakwa.

Pasalnya konglomerat sekelas Hansen diragukan kebenarannya percaya begitu saja terhadap Ferry sampai menyerahkan satu juta dolar Amerika Serikat ke terdakwa untuk mengurus dirinya agar bisa terbebas dari belitan kasus korupsi tersebut.

Boleh jadi itu juga yang menjadi alasan mengapa sampai penasihat hukum Ferry mencecar saksi Hansen. Bahkan mengingatkan warga binaan Lapas Subang itu bahwa kalau dia memberikan kesaksian palsu maka diancam pidana maksimal  tujuh tahun penjara.

“Soalnya, antara terdakwa atau klien kami dengan saksi adalah kawan lama, mitra bisnis. Terbukti, di salah satu perusahaan saksi disebut-sebut klien kami sebagai komisaris,” ujar penasihat hukum Ferry, Muara Karta SH MM di Jakarta, Selasa (10/4/2012).

Namun saksi membantah hal itu. Dia menyebut Ferry bukan kawan lamanya dan dicatat sebagai komisaris perusahaannya hanya di secarik kertas, dan bukan melalui RUPS. Dalam persidangan kasus tersebut, Hansen menyebut Ferry mendatanginya di rumah sakit dan lapas menawarkan diri mengurus kasus yang membelitnya.

Oleh karena percaya, dia menyuruh anak buahnya Andi Tanoka menyerahkan uang hampir mencapai satu juuta dolar AS. Uang itu disebutkan untuk majelis hakim Pengadilan Tipikor Jakarta pimpinan Pangeran Napitupulu. 

Sewaktu membicarakannya, Hansen menyebutkan bahwa dirinya bakal dituntut 2 tahun oleh JPU dari Kejaksaan Agung. Kenyataannya dituntut 14 tahun penjara. Hakim pun akhirnya menghukum 10 tahun penjara dengan uang pengganti melampaui jumlah kredit yang diajukan Hansen.

“Seharusnya Hansen juga diadili dong. Kenapa, karena dia telah menyuruh Ferry untuk menyuap majelis hakim pimpinan Pangeran Napitupulu. Kendati hakim tidak jadi disuap, Hansen dengan uangnya sudah mencoba melakukan berbagai upaya merusak tatanan hukum dengan uangnya tersebut,” ujar seorang pengunjung sidang.

Dia juga mempertanyakan mengapa Hansen percaya begitu saja kepada Ferry sampai menyerahkan uang mencapai satu juta dolar AS. “Saya khawatir ada permasalahan lain lagi di antara terdakwa Ferry dengan Hansen,” tuturnya dalam siaran pers yang diterima patainanews.com, Jumat (13/4/2018) .

Sementara advokat senior Muara Karta menyebut  kliennya  telah memperjuangkan pembataran hingga Hansen sempat dirawat di Rumah Sakit Polri Kramatjati, Jakarta Timur, sewaktu  kasus dalam proses penyidikan. Selain itu,  harta atau haknya Ferry juga ada yang dikuasai keluarga Hansen dalam bentuk rumah karena belum laku dijual.

Dia menyebut asal-muasal rumah itu adalah milik Sigismon yang berhutang sebesar 700.000 dolar AS ke Hansen. Karena orang tersebut sempat tidak mau membayar,  maka Ferry diminta menagih dengan imbalan setengah dari hasil penjualan rumah itu diberikan untuknya oleh Hansen.

“Harga rumah itu  taruhlah Rp7 miliar, maka Ferry punya uang Rp3,5 miliar di pihak Hansen. Kalau itu dipergunakan  untuk pengembalian yang satu juta dolar AS itu, berarti tidak sebesar itu lagi yang dipersoalkan. Lagi pula, Ferry juga berjasa juga kepada Hansen terkait perbuatan dan tindakan  lainnya, termasuk mengurus pembantaran saat Hansen  harus dirawat di rumah sakit sewaktu kasusnya dalam proses hukum.,” tutur Muara Karta.

Muara Karta sendiri meragukan pula kebenaran kliennya memperdaya Hansen sedemikian rupa. Sebab, Hansen tidak saja memiliki lima perusahaan, tetapi juga lihai dalam hal mengajukan kredit sampai Rp320 miliar diduga tanpa didukung agunan atau hanya dengan jaminan fiktif. (Gabriel Bobby)

About author



You might also like

Tourism

Libur Lebaran Jalan-Jalan ke Destinasi Wisata di Sumsel Aman

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumsel Irene Camelyn Sinaga (kanan) berpose bersama dengan Menteri Pariwisata Arief Yahya (Ist) Pemerintah provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) menjamin keamanan wisatawan yang berkunjung ke beragam destinasi

Tourism

Semarak ASIAN GAMES 2018 Bersama BRI

Logo ASIAN GAMES 2018 (Ist) Penyelenggaraan ASIAN GAMES 2018 yang akan dilaksanakan di Indonesia dan digelar di Jakarta dan Palembang, Sumatera Selatan diperkirakan akan semakin bertambah semarak dengan adanya torch

Tourism

151 Paket Wisata Disiapkan Sambut Asian Games 2018

ASIAN GAMES 2018 di Jakarta dan Palembang (Ist) Indonesia akan menjadi tuan rumah perhelatan pesta olah raga Asian Games 2018. Berbagai hal telah dipersiapkan guna menyambut kehadiran puluhan ribu atlet

Hotel

Menemukan Indonesia di ICE

President/CEO PATA Indonesia Chapter Poernomo Siswoprasetijo (kiri) berpose bersama dengan Head of Sales and Marketing ICE Siti Karmila (tengah) dan President Director Deutshe Messe Venue Operations Aage Hansen (Ist) Sebagai venue

Nature

Pemerintah Beri Diskon Biaya Sandar, Kapal Cruise di Benoa Meningkat

Ilustrasi kapal cruise (Ist) Pelabuhan Benoa di Denpasar, Bali Selatan mengalami kenaikan jumlah kunjungan kapal pesiar atau cruise ship yang mengangkut wisatawan mancanegara (wisman). Kendati demikian, itu pun masih jauh

SightSeeing

Transportasi Dukung Pariwisata Indonesia

Menikmati layanan kereta wisata Priority (Ist) Pariwisata Indonesia selama ini tak pernah bisa dilepaskan dari peran transpotasi sebab wisatawan mancanegara dan wisatawan Nusantara yang ingin berkunjung ke beragam destinasi wisata