Diplomasi Kopi Ala Moeldoko

Moeldoko (kiri) (Ist)

Kopi menjadi salah satu ujung tombak diplomasi ketika Kepala Staf Kepresidenan RI Moeldoko memimpin delegasi Indonesia dalam pertemuan KTT OGP Summit di Georgia 15 hingga 17 Juli 2018 dan melakukan kunjungan diplomasi ke Hungaria mulai 18 hingga 20 Juli lalu.

Dalam pertemuan dengan Wakil Walikota Kecskemet Hungaria Jozsef Gaal, mantan Panglima TNI tersebut bercerita bahwa Indonesia memiliki ratusan jenis kopi yang berkualitas tinggi. Moeldoko didampingi oleh Deputi III Kepala Staf Kepresidenan Denni Purbasari, Duta Besar Indonesia untuk Hungaria Wening Esthyprobo Fatandari, dan Atase Pertahanan RI untuk Serbia Kolonel Noel Tangjong.

Moeldoko mengatakan kepada Wakil Walikota, “Indonesia kaya dengan sumber daya alam. Salah satunya adalah kopi. Yang saya bawa ini adalah kopi dari Toraja, Papua, dan Jawa Barat”. Dengan puluhan ribu pulau yang terbentang di seluruh Nusantara, Indonesia memiliki ratusan jenis kopi dengan citarasa yang berbeda-beda sesuai dengan karakter tanah.

Kopi yang dibawa oleh Kepala Staf Kepresidenan berasal dari sebuah merek yang dikelola anak-anak muda yang memiliki kecintaan kuat terhadap dunia perkopian. Anak-anak muda ini bercita-cita untuk mengajarkan para petani untuk mengolah kopi dengan benar supaya mencapai kualitas internasional.

Mereka juga memiliki Akademi Kopi, yang mendidik orang untuk mengetahui seluk beluk kopi, mulai dari green coffee, sensory skills, roasting, brewing hingga barista skills. Akademi ini dibagi menjadi 3 kelas: dasar, intermediate, dan profesional.

Masing-masing topik disusun dalam bentuk modul, dengan poin. Setelah mencapai poin tertentu, orang mendapatkan sertifikat diploma. Indonesia adalah salah satu produsen kopi terbesar di dunia selain Brasil, Kolumbia, dan Vietnam.

Industri kopi di Indonesia sendiri belakangan ini terus menggeliat. Berbagai kedai kopi tumbuh sangat pesat di kota-kota di Indonesia, dan menghadirkan ekosistem baru dalam bisnis perkopian di Indonesia. Presiden Jokowi juga terus mengampanyekan kopi Indonesia, baik kepada tamu-tamu negara yang datang ke Indonesia maupun saat melakukan kunjungan ke luar negeri.

Dalam pertemuan dengan Jozsef, Moeldoko juga mengundang Walikota untuk datang ke Indonesia dan menikmati keindahan pariwisata Indonesia serta keragaman budaya yang dimiliki Indonesia. “Jika ada waktu, datanglah ke negeri kami,” ajak Moeldoko dalam siaran pers yang diterima patainanews.com belum lama ini.

About author



You might also like

World Heritage

Terminal 3 Gerbang Pariwisata Indonesia

Menteri Pariwisata Arief Yahya dan Direktur Utama PT Angkasa Pura II Budi Karya Sumadi yang kini dipercaya Presiden Jokowi menjadi Menteri Perhubungan di Bandara Soekarno-Hatta, Banten, Selasa (26/7/2016) menyatakan bahwa

Destinations

Mengintip Museum Bersama Jalan Jalan Indonesia

JJI di Museum Fatahiillah (Ist) Destinasi wisata di Indonesia begitu beragam sebab negeri ini dikenal begitu kaya dengan berbagai potensi wisata. Belum lagi didukung budaya khas Nusantara dan kearifan lokal

Destinations

Pariwisata Andalan Sumatera Barat

Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit (Ist) Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit berharap pelaksanaan Hari Pers Nasional (HPN) 2018 di Kota Padang harus menjadi ajang branding atau pengenalan nilai jual

World Heritage

Wisata Bahari Ujung Tombak Pariwisata Indonesia

Traveler bisa menikmati wisata bahari di Tanjung Lesung, Banten dengan diving (Ist) Dimulai dari Jokowi ketika menyampaikan pidato kenegaraan pertamanya setelah bersumpah sebagai Presiden Indonesia periode 2014-2019 di Gedung MPR/DPR,

Travel Operator

Nasi Goreng Kelapa Muda Disajikan Dalam Batok Kelapa

Nasi Goreng Kelapa Muda Hotel Santika Premiere ICE BSD City (Ist) Siapa yang tidak kenal dengan Nasi Goreng? Masakan lezat ini masih menjadi makanan favorit masyarakat Indonesia. Tidak hanya di

World Heritage

Inovasi untuk Menarik Wisatawan Lebih Banyak

Turis asing di Indonesia (Ist) President University bekerja sama dengan PATA Indonesia Chapter mengadakan seminar yang bertemakan Smart Destination – Future Tourism yang bertempat di President Lounge, Menara Batavia. Seminar