Diplomasi Kuliner untuk Promosikan Pariwisata Indonesia

WhatsApp Image 2017-09-04 at 02.49.29

Diplomasi kuliner Indonesia di Belgia (Ist)

Kuliner khas Nusantara rupanya diminati saat dipromosikan diberbagai acara di belahan dunia.

Demikian juga yang terjadi di Brussels, Belgia. Acara resepsi diplomatik KBRI Brussels yang dihadiri lebih kurang 400 undangan menjadi ajang diplomasi yang ciamik dimana kuliner Indonesia menjadi salah satu daya tarik yang ditampilkan pada 6 September 2017 di Chatteu Saint Anne Brussels Belgia.

Dengan dukungan Direktorat Jenderal Kebudayaan Kemendikbud, maka delegasi kuliner Indonesia yang dipimpin Vita Datau Messakh, Ketua Akademi Gastronomi Indonesia sekaligus kurator Gastronomi Kemendikbud untuk mendukung Europalia 2017 kembali mengajak pakar kuliner kenamaan William Wongso.

Mau tahu makanan apa yang disajikan dan didemontrasikan oleh tokoh kuliner kondang William Wongso? Asinan Jakarta dan Martabak Rendang Kambing. Sambil menceritakan asal usul makanan dan pengaruh budaya di dua makanan yang dipertunjukkan dalam sesi cooking demo, William Wongso juga mengajak tamu untuk berpatisipasi memasak bersama.

Seketika area cooking demo manjadi pusat perhatian semua tamu yang hadir. Yang kemudian mencicipi makanan yang disuguhkan. Alhasil setelah ditambahkan lagi stok makanannya untuk melayani antrean panjang, delegasi kuliner harus menyerah karena memang makanan yang disiapkan sudah bersih dinikmati para tamu.

“Melihat antusias ini, kami semakin yakin akan kuliner Indonesia mengglobal dan dijadikan media diplomasi yang efektif yang dapat digunakan oleh seluruh perwakilan kita di dunia” kata Vita Datau Messakh dalam siaran pers yang diterima patainanews.com belum lama ini.

Sementara Duta Besar Indonesia untuk Belgia Yuri Thamrin merasa sangat senang dengan dukungan Kemendikbud dengan mengirim Chefs ke Brussels. Dubes Indonesia untuk Belgia ini menambahkan bahwa keberadaan Indonesia di Europalia harus didukung dengan acara-acara kuliner karena sudah saatnya kuliner sebagai pembuka jalan bagi industri lainnya.

Resepsi diplomatik kali ini juga menjadi pemanasan dari Festival Gastronomi Indonesia yang akan berlangsung Oktober dan November mendatang di Brussels dan sekitarnya. Dimana Festival Gastronomi yang mengambil tema “Experience the Flavor of Indonesia” ditujukan untuk membuka kesempatan dan jaringan bagi pelaku industri kuliner dan produk lokal Indonesia.

Dirjen Kebudayaan Kemendikbud Hilmar Farid dikesempatan terpisah menyampaikan bahwa program Gastronomi yang akan dilaksanakan dibawah payung Rumah Budaya Indonesia harus menjadi ajang untuk memperkuat jaringan dan tidak hanya sebatas kuliner harus dapat menjadi alat bagi pengembangan Trade Tourism and Investment bagi Indonesia.

Resepsi diplomatik di Brussels ini memberikan gambaran yang positif dan optimis bahwa kuliner Indonesia bisa diterima oleh penduduk Ibu Kota Uni Eropa Brussels yang multi culture. “Harapan kami acara yang akan kami persiapkan nanti bisa menjangkau negara negara sekitar Belgia untuk turut memanfaatkan keberadaan tim kuliner Indonesia yang terdiri dari para chef ternama dan menguasai masakan Indonesia yang akan menyajikannya dengan standard internasional sekaligus mempromosikan destinasi wisata kuliner di Indonesia,” ujar Vita Datau Messakh. (Gabriel Bobby)

About author



You might also like

Indonesiaku

Pelindo III Gandeng PGN Garap Bisnis Gas di Pelabuhan

Direktur Utama PT Pelindo III dengan Director of Commerce PGN (Ist) PT Pelabuhan Indonesia III (Pelindo III) dan PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) sepakat untuk melakukan kerja sama terkait dengan

Tour Package

Gelar Peduli Gerakan 1000 untuk Kepulauan Seribu

Dear all, Bersediakah menjadi PARTNER GERAKAN1000? Kami membutuhkan 1000 Sponsor dalam Gerakan1000, yaitu :  500 sponsor senilai 1.5jt, komisi = 10% 250 sponsor senilai 5jt, komisi = 10% 150 sponsor senilai

Cuisine

Optimisme Pariwisata Indonesia di Negeri yang Aman

Menteri Pariwisata (kiri) (Ist) Pemerintah menjamin Indonesia aman bagi wisatawan mancanegara. Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya menjamin pariwisata Indonesia telah 100 persen pulih dan normal pascaledakan bom dan penembakan di

Slideshow

‘Perlu Ditingkatkan Kebersihan di Destinasi Wisata’

Gifta Oktavia Rappe (Ist) Pelaku industri pariwisata nasional berharap pemerintah bersama pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kebersihan di berbagai destinasi wisata yang tersebar di Nusantara. Demikian penjelasan Gifta Oktavia Rappe,

Cuisine

Ke Tanjung Lesung, Jangan Lupa Beli Batik

Berita Foto Batik khas Tanjung Lesung (Ist)

Hotel

Arief Yahya Optimistis Indonesia Berjaya dalam World Halal Tourism Award 2016

Menteri Pariwisata Arief Yahya (Ist) Tidak tanggung-tanggung, Menteri Pariwisata Arief Yahya menargetkan sapu bersih 12 nominator yang lolos untuk dikompetisikan di World Halal Tourism Award 2016 di Abu Dhabi, Uni