Dukung Pariwisata, Kemenhub Beri Keringanan Tarif Jasa Kepelabuhanan untuk Kapal Wisata

cruise

Ilustrasi kapal cruise (Ist)

Sebagai upaya mendukung pertumbuhan pariwisata nasional, Kementerian Perhubungan melalui Ditjen Perhubungan Laut memberikan keringanan tarif jasa kepelabuhanan untuk kapal yacht, super yacht, dan kapal cruise.

Direktur Jenderal Perhubungan Laut A Tonny Budiono menyebutkan bahwa sektor pariwisata merupakan salah satu sektor yang mendatangkan devisa untuk negara sehingga harus didukung oleh semua pihak termasuk Kementerian Perhubungan dalam hal kemudahan sarana dan prasarana transportasi khususnya transportasi laut.

Dirjen Tonny menyebutkan bahwa keberadaan kapal-kapal wisata tentunya dapat mendukung dan meningkatkan sektor pariwisata Indonesia dan pihaknya telah mengeluarkan surat pemberian keringanan (discount reduksi) tarif jasa kepelabuhanan bagi kapal Yacht, Kapal Super Yacht dan Kapal Cruise No: PP 002/5/14/ DJPL-17 pada 24 Mei 2017 yang ditujukan kepada para Direktur Utama PT Pelabuhan Indonesia I hingga Pelindo IV.

“Keringanan jasa kepelabuhanan dimaksud dilakukan untuk menarik kapal-kapal pesiar agar bersandar di Indonesia dan tentunya dapat bersaing dengan pelabuhan-pelabuhan di negara tetangga khususnya negara ASEAN,” urai Tonny dalam siaran pers yang diterima patainanews.com, Selasa (11/7/2017).

Dirjen Tonny meminta kepada PT Pelindo I sampai Pelindo IV untuk memberikan keringanan tarif jasa kepelabuhanan terhadap kapal-kapal yacht, super yacht, dan cruise yang bersandar di pelabuhan yang dikelola oleh PT Pelindo.

Pemberian keringanan itu, kata Tonny sesuai dengan Peraturan Menteri (PM) No. 6 Tahun 2013 tentang Jenis, Struktur, dan Golongan Tarif Jasa Kepelabuhanan bahwa pemberian keringanan (diskon/reduksi), tarif diferensiasi, tarif progresif, tarif reward, dan penalty diberikan oleh Badan Usaha Pelabuhan Secara Langsung.

Dengan demikian, Dirjen Tonny juga berharap agar kedepannya sektor pariwisata dapat terus berkembang pesat untuk menunjang perekonomian negara. Selanjutnya Dirjen Tonny juga menegaskan agar kendati diberikan keringanan (discount reduksi) tarif jasa kepelabuhanan, keselamatan pelayaran juga harus diutamakan tanpa kompromi.

“Jadi disamping pemberian keringanan tarif jasa kepelabuhanan untuk kapal Yacht, Super Yacht dan Cruise, kami tetap mengingatkan agar keselamatan pelayaran untuk diutamakan tanpa kompromi. Saya meminta jajaran Ditjen Perhubungan Laut untuk bekerja profesional dan disiplin agar pelayanan kapal wisata di pelabuhan dapat berjalan dengan baik dan lancar,” tutup Tonny. (Gabriel Bobby)

About author



You might also like

Tourism

Wisatawan Mancanegara Suka ke Ijen

Billy Joe Nugroho (tengah) bersama dua wisatawan di Ijen (Ist) Wisatawan mancanegara ketika berkunjung ke Banyuwangi yang ada di Jawa Timur banyak yang tertarik untuk melihat dari dekat kawah Ijen.

Airlines

7 Alasan Kenapa Harus Ikut PATA Travel Mart 2016

Manajemen ICE yang diwakili Head of Exhibition Sales Hendrik Engelking (kiri), dan Head of Sales and Marketing Siti Karmila (ketiga dari kiri), serta President/CEO PATA Indonesia Chapter Poernomo Siswoprasetijo (batik)

Destinations

2000 Turis Cruise Kunjungi Tanjung Emas

Menyambut wisatawan asing di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang (Ist) Tak kurang dari dua ribu wisatawan asing singgahi Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Jawa Tengah yang dikelola manajemen PT Pelabuhan Indonesia III

Festival

Jepang Belum Punya Destinasi Wisata Halal

Wisatawan mancanegara menyatu dengan warga setempat di Lombok (Ist) Kendati Jepang juga mulai tertarik untuk menggarap wisata halal, namun Negeri Sakura ini dinilai belum memiliki destinasi wisata halal seperti yang

Culture

Kapal Pesiar Genting Dream Bawa Wisatawan ke Indonesia

Celebrate the Arrival of Genting Dream di Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta, Rabu, 4 April 2018 Kapal pesiar Genting Dream ternyata membawa wisatawan yang tertarik traveling ke Indonesia lantaran Genting Dream datang

Tour Package

Homestay Membuat Wisatawan Semakin Dekat dengan Pariwisata Indonesia

Kementerian Pariwisata menggelar Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pariwisata II 2017 (Ist) Pariwisata Indonesia semakin diminati wisatawan Nusantara dan wisatawan mancanegara. Menariknya traveler kini ingin bisa bersentuhan langsung dengan masyarakat yang