Festival Danau Sentani masih Murni

WhatsApp Image 2017-06-13 at 10.08.13

Suasana press conference FDS 2017 (Ist)

Festival Danau Sentani selama ini banyak diminati wisatawan mancanegara, seperti turis dari Australia, dan Belanda.

Demikian penjelasan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jayapura Chris KOres Tokoro menjawab patainanews.com dalam press conference di Jakarta, Selasa (14/6/2017). “Wisatawan mancanegara asal Australia, Belanda, Filipina dan dari negara lainnya selama ini menyukai adanya penyelenggaraan Festival Danau Sentani,” urainya.

Chris menjelaskan, warga negeri jiran, Malaysia menyatakan Festival Danau Sentasi masih murni ketimbang festival yang digelar di sejumlah negara di kawasan Asia. Festival Danau Sentani (FDS) 2017 kembali digelar di kawasan wisata Khalkhote, Sentani Timur, Papua pada 19 hingga 23 Juni mendatang.

Penyelenggaraan festival budaya yang memasuki tahun ke-10 ini dalam rangka melestarikan dan mengembangkan budaya masyarakat serta meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) dan wisatawan nusantara (wisnus) ke Sentani dan Papua.

FDS 2017 sebagai festival tahunan yang masuk dalam calender of event pariwisata nasional ini akan dimeriahkan dengan tarian adat di atas perahu, tarian perang khas Papua, upacara adat penobatan Ondoafi, dan sajian berbagai kuliner khas Papua sebagai bagian dari nilai- seni budaya dan kreativitas masyarakat yang ada di sekitar Danau Sentani yang terus dikembangkan.

Deputi Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara yang diwakili oleh Asdep Pengembangan Segmen Pasar Personal Kementerian Pariwisata (Kemenpar) Raseno Arya mengatakan, penyelenggaraan festival budaya FDS ini mempunyai peran penting sebagai upaya melestarikan dan mengembangkan nilai seni budaya dan kreativitas masyarakat yang ada di sekitar Danau Sentani melalui kegiatan pariwisata.

“Pariwisata memberikan dampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat. Kegiatan FDS 2017 diharapkan meningkatkan kunjungan wisatawan,” kata Raseno Arya. Ia mengatakan, kegiatan FDS 2017 untuk memperkuat daya saing pariwisata melalui unsur 3A (Atraksi, Aksesibilitas, dan Amenitas) utamanya pada unsur event yang dapat meningkatkan kunjungan wisatawan ke destinasi Danau Sentani yang tahun 2015 lalu dikunjungi sebanyak 45.000 wisatawan.

Sementara Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jayapura Chris KOres Tokoro mengutarakan, aksesibilitas ke Danau Sentani relatif mudah karena didukung dengan fasilitas Bandara Internasional Sentani yang dapat didarati pesawat berbadan lebar.

“Untuk amenitas, Sentani memiliki akomodasi 27 hotel bintang dengan 1.851 kamar dan 151 hotel non-bintang sebanyak 3.371 kamar semua siap menerima kunjungan wisatawan,” kata Chris Kores Tokoro dalam siaran pers yang diterima topik.id, Selasa (13/6/2017).

Chris Kores Tokoro mengatakan, penyelenggaraan FDS 2017 kali ini mengusung tema ‘Satu Dalam Keanekaragaman Meraih Kejayaan (One in Diversity Achieve Greatness)’. Tema ini untuk menghilangkan perbedaan antar suku dan menjadikan masyarakat yang sejahtera.

Pesan dari tema tersebut mengandung arti, hakekat masyarakat yang berbudaya adalah hakekat yang semakin mensejahterakan hidup itu sendiri. Mengembangkan dan melestarikan budaya berarti pula mengembangkan kesejahteraan.

Event FDS 2017 dimeriahkan dengan berbagai acara antara lain pawai budaya, lomba kesenian, promosi daya tarik wisata dan promosi penyelenggaraan PON XX Papua, dan tur wisata Danau Sentani untuk melihat obyek wisata budaya, alam dan buatan yang ada di sekitar tepian danau. Kegiatan tur ini paling banyak diminati wisatawan. (Gabriel Bobby)

About author



You might also like

Airlines

Homestay Membuat Wisatawan Semakin Dekat dengan Pariwisata Indonesia

Kementerian Pariwisata menggelar Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pariwisata II 2017 (Ist) Pariwisata Indonesia semakin diminati wisatawan Nusantara dan wisatawan mancanegara. Menariknya traveler kini ingin bisa bersentuhan langsung dengan masyarakat yang

Cuisine

‘Bangun Hotel Harus Ada Tourist Attractions’

logo PATA (Ist) Destinasi wisata di Indonesia memang beragam. Dan, berbagai destinasi wisata yang diminati wisatawan mancanegara itu tersebar di Nusantara sehingga ketika turis asing menghabiskan waktu berkunjung ke dstinasi

Cuisine

Memotret Perempuan Sasak Menenun Subahnale

Ilustrasi tenun Subahnale (Ist) Lantunan kalimat tasbih Subhanallah (Maha Suci Allah SWT) tak berhenti diucapkan dari mulut wanita suku Sasak di Desa Sekarara, Lombok, Nusa Tenggara Barat ketika melihat hasil menenun.

Heritage

Menanti ASITA Jakarta Travel Mart Jadi Travel Mart Dunia

President/CEO PATA Indonesia Chapter Poernomo Siswoprasetijo (kemeja putih) datang ke ASITA Jakarta Travel Mart (Ist) Penyelenggaraan ASITA Jakarta Travel Mart (AJTM) di Jakarta pada 13 hingga 15 September 2016 dimulai

Destinations

Berbagi Ilmu Kuliner Tanpa Meninggalkan Bisnis

Swandani Kumarga (Ist) Sosok satu ini dikenal sebagai entrepreneur yang menggemari dunia kuliner. Ya, Swandani Kumarga dikenal sukses membangun Dapur Solo. Dan, ia pun kini diketahui tengah sibuk berbagi ilmu

Heritage

GIPI Dukung Pemerintah Majukan Pariwisata Indonesia

Menteri Pariwisata Arief Yahya menjadi keynote speaker dalam Rakernas & Munas I GIPI tahun 2016 di Bandung , Senin (25/7/2016) (Ist) Begitu terpilih sebagai Ketua Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI),