Gairah Wisata Bahari Dimulai dari Presiden Jokowi

syukuran laut

Wisata bahari di Kepulauan Seribu (Ist)

Wisata bahari yang menjadi andalan pemerintah sebagai upaya merealisasikan target Presiden Jokowi mendatangkan 20 juta wisatawan mancanegara berkunjung ke Indonesia hingga 2019 mendatang sepertinya tak salah lantaran pantai-pantai yang tersebar di beragam destinasi di negeri ini dinilai lebih bagus ketimbang yang ada di negeri orang.

Chief executive officer (CEO) Batik Fractal Nancy Margried mengatakan, selama ini dirinya sering berkunjung ke luar negeri dan melihat pantai yang ada di Indonesia lebih bagus ketimbang yang ada di negara lain.

Hal tersebut Nancy sanpaikan ketika dihubungi patainanews.com belum lama ini. Menurutnya, destinasi wisata di Indonesia lebih bagus ketimbang di luar negeri sehingga promosi akan lebih pas tanpa harus membandingkan destinasi wisata di Nusantara mirip dengan yang ada di luar negeri.

Jadi, lanjutnya, jika wisatawan domestik mau berkunjung ke destinasi wisata di Indonesia tidak perlu memikirkan ketika berada di destinasi tersebut seolah ada di luar negeri.

Pariwisata Indonesia Butuh SDM Andal

Keindahan alam, termasuk potensi wisata bahari yang ada di beragam destinasi wisata di Indonesia sepertinya tak tertandingi oleh negara lain.

Kendati demikian, untuk mempertahankan keindahan itu, diperlukan sumber daya manusia (SDM) andal guna merawat destinasi yang ada di negeri ini.

Hal tersebut dikatakan chief executive officer (CEO) Batik Fractal Nancy Margried. “Saya pernah ke Langkawi, Malaysia. Pantainya ya begitu saja tapi bersih banget dan aman. Yang membuat semua hal menjadi bagus itu, ya manusianya. Alam akan memberikan yang terbaik, bagaimana manusianya mengurus, itu yang membuat perbedaan,” paparnya.

Dimulai dari Presiden Jokowi

Gairah wisata bahari dimulai dari Presiden Jokowi ketika menyampaikan pidato kenegaraan pertamanya setelah bersumpah sebagai Presiden Indonesia periode 2014-2019 di Gedung MPR/DPR, Senayan, Jakarta, Senin, 20 Oktober 2014 silam.

Ketika itu Pidato Presiden Jokowi antara lain menyinggung visinya dalam memperkuat kemaritiman Indonesia pada masa depan. “Kita telah lama memunggungi samudra, laut, selat, dan teluk. Maka, mulai hari ini, kita kembalikan kejayaan nenek moyang sebagai pelaut pemberani. Menghadapi badai dan gelombang di atas kapal bernama Republik Indonesia,” papar Jokowi.

Untuk sektor pariwisata, Presiden Jokowi memasang target bisa mendatangkan 20 juta wisatawan mancanegara (wisman) hingga 2019 mendatang.

Menariknya kini pariwisata menjadi leading sector pembangunan nasional. Karenanya pemerintah bekerja keras berupaya merealisasikan target Presiden Jokowi.

Ya, Indonesia memang dikenal kaya akan potensi pariwisata, termasuk wisata bahari yang memang diminati wisman pun tertarik berkunjung ke detinasi wisata bahari yang tersebar mulai dari kawasan timur Indonesia hingga wilayah barat negeri ini.

Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung menempatkan marina dalam masterplan-nya. Rencana pembangunan marina akan dilakukan pada tahun ini guna mengimbangi pembangunan jalan tol Serang-Panimbang yang terus dikejar pemerintah sesuai janji Presiden Jokowi.

Ketua Indonesia Jet sport Boating Association (IJBA) Syaiful Ihsan atau biasa dipanggil Fully mengatakan, marina di Tanjung Lesung tersebut sudah tepat dan dapat menjadi magnet bagi wilayah perairan di barat Indonesia.

“Ini daerah bakalan ‘gila’ bagusnya, pemerintah harusnya konsentrasi di situ. Event air internasional di situ? Sangat memungkinkan, asalkan pikirkan rumah sakit, keamanan kawasan, listrik untuk kapal bersandar dan logistik seperti bensin pertamax untuk jet ski. Karena mereka (panitia internasional-red) pasti menanyakan hal-hal dasar seperti itu mesti ada,” ujarnya belum lama ini.

“Sekali lagi jika di Tanjung Lesung mau dibangun marina sudah pas, saya bisa atur kapal-kapal yang ada di Singapura untuk keluar dan bersandar di sana. Menurut saya di barat Indonesia hanya butuh dua marina, satu di Tanjung Lesung satunya lagi di Sumatera Barat”, tuturnya.

“Presiden Jokowi sudah buka yang ada di Mandeh, Kabupaten Pesisir Selatan. Mereka pun koordinasi dengan kita, yang akhirnya kita sarankan miliki juga boat tour di Mandeh untuk melengkapi fasilitas wisatanya. Semoga daerah lain juga berkoordinasi dengan kita agar daerah tersebut maksimal, jangan seperti yang sudah-sudah marina jadi tapi tidak sesuai standar dan sepi”.

Fully menambahkan bahwa pembangunan marina harusnya bisa cepat lantaran dirinya memiliki network-nya, mulai dari hulu ke hilir hingga ke konsumennya yang berada di Amerika Serikat, Singapura dan Polandia.

“Pemilik kapal gak jauh-jauh mainannya, balapan mobil, UTV, ATV atau semua yang bermesin extreme biasanya punya,” urainya. Fully mengingatkan nantinya di Tanjung Lesung pasir dan bebatuan di tepi pantai tidak boleh dirusak, marina di sana harus juga dilindungi dari arus selatan.

Mengagumi lokasi Tanjung Lesung, Fully pun menyarankan pembangunan airport harusnya menggunakan airportl ama yang sudah ada sejak peninggalan Belanda di daerah Sumur dengan runway 3 km.

“Saya harapkan pemerintah daerah setempat juga semakin semangat mengembangkan daerah wisatanya karena sekarang masih belum maksimal. Daerah wisata yang terkenal saja masih gelap tidak ada penerangan jalan kalau malam” ujarnya.

Berbicara mengenai aktivitasi IJBA Fully mengatakan, “Hampir semua daerah yang berada di pesisir Banten kita yang bantu membesarkan skill olahraga airnya dan juga penyewaan jet-ski dan lain-lain, agar mereka bisa mandiri”.

Fully pun menjelaskan harusnya mengerti kebiasaan konsumen, “Membangun marina harus mengerti kebiasaan konsumennya, tidak semua pemilik kapal mau tinggal di kapal ketika bersandar. Karenanya pengelola kawasan harus siapkan ‘mainan’ karena mereka boring. Mereka biasanya mau berendam di air tawar, main ATV, UTV sehingga track ATV dan UTV harus disiapkan, baru konsumen daratnya juga akan meluangkan waktu khusus di Tanjung Lesung”.

“Sebelum marina jadi saya harapkan ada Sail Regatta-Tanjung Lesung dalam waktu dekat, tolong kita dilibatkan” tutupnya. Seperti diketahui PT BWJ, anak perusahaan PT Jababeka Tbk merupakan pengelola Tanjung Lesung, saat ini bekerja sama dengan PT Pelindo II untuk pembangunan marina tersebut.

Dihubungi terpisah Direktur Utama PT BWJ Poernomo Siswoprasetijo mengatakan, pembangunan marina sekarang masih dalam tahap feasibility studies.

Sedangkan wisman di Samber Gelap bisa mencoba diving dan snorkeling. Menumpang speedboat dari Siring Laut, turis menikmati perjalanan sekitar dua jam menuju gugusan empat pulau di Samber Gelap.

Cipratan air laut yang terasa asin menerpa kulit dan sinar matahari menyapa hangat selama perjalanan menuju Samber Gelap yang terletak di Laut Makassar membuat wisata bahari ini semakin seru.

Jika beruntung, traveler saat perjalanan bisa melihat hiu. Menariknya selama perjalanan tidak terlihat sampah di perairan sehingga petualangan wisata bahari ke Samber Gelap tidak membosankan.

Menjelang tiba di pantai Samber Gelap, speedboat berada di atas gugusan terumbu karang yang memikat hati. Dan, di pantai terbentang pasir yang lembut dan putih.

Gelombang pun tidak terlalu besar sehingga untuk berenang dan berjemut pas untuk dicoba sehingga Samber Gelap tak salah menjadi pilihan saat berlibur.

Tak hanya itu, wisata memancing juga bisa dilakukan di Samber Gelap karena di sana banyak ditemukan spot ikan, terutama ikan Tenggiri dengan bobot yang cukup besar.

Belum lagi konservasi penyu yang merupakan alternatif pengembangan wisata sehingga diharapkan kelestarian penyu bisa terjaga lantaran wisatawan akan tertarik dengan aktivitas penyu yang sedang bertelur dan populasi penyu yang ada.

Wisata bahari sepertinya kental dengan Takalar. Sejumlah destinasi wisata bahari di kabupaten yang ada di Sulawesi Selatan ini memang mengundang wisatawan, baik wisatawan domestik maupun turis asing untuk datang ke Takalar.

Ya, Pantai Galesong adalah salah satu wisata bahari yang ada di Takalar. Menariknya di Pantai Galesong ada Wisata Pantai Bintang Galesong.

Ketika patainanews.com berkunjung ke Takalar, sempat melihat destinasi ini. Memang menarik lantaran dari Wisata Pantai Bintang Galesong sehingga wisatawan bisa memandang laut dan menikmati sunset.

Dari Wisata Pantai Bintang Galesong juga bisa menyeberang ke Pulau Sanrobengi. Wisatawan asal Jepang dan turis dari Tiongkok suka mengunjungi Pulau Sanrobengi di Takalar.

Mereka datang untuk melihat pasir putih dan sumur jodoh yang ada di pulau itu. Tak hanya dari kawasan Asia, turis dari Eropa, seperti dari Jerman suka ke Pulau Sanrobengi.

Wisatawan harus menyeberang dari Pantai Galesong ke Pulau Sanrobengi dengan menggunakan perahu sekitar lima menit. Di Pulau Sanrobengi ada sumur air tawar yang dikenal dengan nama Sumur Jodoh.

Padahal, Pulau Sanrobengi sekelilingnya adalah laut sehingga seharusnya air asin, namun ternyata ada satu sumur yang keluar air tawar.

Adapun air tawar dari Sumur Jodoh itu konon bisa menyembuhkan penyakit kulit yang dialami orang dengan cara menyiram badannya sendiri.

Traveler yang ingin menyeberang ke Pulau Sanrobengi harus memerhatikan kondisi alam agar tidak terjadi hal yang merugikan dirinya.

Sementara di Pantai Tanjung Pesona, Bangka dijadikan lomba triathlon yang terdiri dari olahraga renang, sepeda, dan lari. Meski begitu, Bangka juga punya pantai lain, seperti Pantai Tikus.

Tak ketinggalan Kepulauan Seribu yang menggelar Syukuran Laut sebagai bentuk ucapan syukur terhadap hasil laut yang melimpah dengan menggelar pesta rakyat sebagai ungkapan syukur terhadap nikmat Tuhan Yang Maha Esa dengan disajikan kuliner khas masyarakat Kepulauan Seribu yang mengedepankan kearifan lokal masyarakat Kepulauan Seribu di Pulau Kelapa Dua yang menjadi daya tarik wisatawan berkunjung ke Kepulauan Seribu. (Gabriel Bobby)

About author



You might also like

Culture

PATA Pastikan ICE Venue PATA Travel Mart 2016

Manajemen ICE yang diwakili Head of Exhibition Sales Hendrik Engelking (kiri), dan Head of Sales and Marketing Siti Karmila (ketiga dari kiri), serta President/CEO PATA Indonesia Chapter Poernomo Siswoprasetijo (batik)

Indonesiaku

Perhatian Arief Yahya Meningkatkan Kunjungan Wisman ke NTB

Menteri Pariwisata Arief Yahya (kiri belakang) menyaksikan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara PATA Indonesia Chapter dengan Pemerintah Provinsi NTB  Adanya perhatian khusus dari Menteri Pariwisata Arief Yahya terhadap pariwisata di

Heritage

Direct Flight akan Perbanyak Kunjungan Turis Arab Saudi ke Indonesia

Kunjungan turis dari kawasan Timur Tengah, termasuk asal Arab Saudi akan semakin banyak ke Indonesia jika direct flight ditambah (Ist) Wisatawan asing asal Arab Saudi diperkirakan akan semakin banyak yang

Destinations

100 Acara Sambut GMT 2016

Ilustrasi GMT 2016 (Ist) Fenomena alam langka, gerhana matahari total (GMT) 2016 disambut meriah di Indonesia. Maka, pemerintah pun serius menyambut GMT pada 9 Maret mendatang itu. “Ada 100 acara

Tourism

Arab Saudi Tertarik Investasi di Tanjung Lesung

Wisatawan berkunjung di Tamjung Lesung (Ist) Perwakilan Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz al-Saud diketahui pada Jumat (3/3/2017) telah meninjau kawasan Tanjung Lesung, Banten terkait keinginan berinvestasi. Hal tersebut diungkapkan

Indonesiaku

Libur Lebaran, TNI Jamin Keamanan Wisatawan di NTB

Aparat keamanan yang bertugas di Nusa Tenggara Barat (NTB), termasuk dari jajaran TNI menjamin keamanan wisatawan, baik domestik maupun mancanegara yang tengah berlibur di destinasi wisata, seperti Lombok selama Ramadan