Garuda Indonesia Tingkatkan Kunjungan Wisatawan

garuda AY
garuda AY 2
Penandatanganan MoU antara Kementerian Pariwisata-Garuda Indonesia di Jakarta, Kamis (28/4/2016) oleh Direktur Utama PT Garuda Indonesia Arif Wibowo (kanan) dengan Sekretaris Kementerian Pariwisata Ukus Kuswara (tengah) disaksikan Menteri Pariwisata Arief Yahya (kiri). (Ist)
Maskapai nasional PT Garuda Indonesia dan Kementerian Pariwisata terus memperkuat kerja sama yang telah terbangun sejak lama, dan kali ini dengan menandatangani Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) bidang ‘Pengembangan Pemasaran Pariwisata Indonesia’ sebagai wujud dukungan Garuda Indonesia dalam mengembangkan pariwisata nasional, khususnya untuk mempercepat realisasi pencapaian target kunjungan 12 juta wisatawan mancanegara dan 260 juta perjalanan wisatawan Nusantara pada tahun ini.
Penandatanganan MoU tersebut dilaksanakan Direktur Utama Garuda Indonesia M Arif Wibowo dan Sekretaris Kementerian Pariwisata Ukus Kuswara serta disaksikan Menteri Pariwisata Arief Yahya pada pembukaan Rakornas Kementerian Pariwisata di Jakarta, Kamis (27/4/2016).
Kedua pihak sepakat untuk melaksanakan peningkatan aktivitas pemasaran pariwisata mancanegara dan Nusantara yang mencakup kegiatan branding dan advertising, termasuk pelibatan media massa untuk membantu mempercepat realisasi pencapaian target.
Manajemen PT Garuda Indonesia menyadari pentingnya kerja sama ini mengingat posisinya sebagai maskapai pembawa bendera bangsa, Garuda Indonesia turut berperan aktif dalam memajukan pariwisata nasional.
“Indonesia memiliki potensi yang sangat besar dalam bidang pariwisata dan Garuda Indonesia melalui berbagai progam dan kegiatan promosinya telah melaksanakan berbagai upaya untuk mempromosikan pariwisata Indonesia. Selain itu, dengan jaringan yang menjangkau hampir seluruh Nusantara dan mancanegara, kiranya akan semakin memudahkan wisatawan baik mancanegara maupun domestik untuk berkunjung ke Indonesia,” kata Arif Wibowo dalam siaran pers yang diterima patainanews.com belum lama ini.
Sementara Menteri Pariwisata Arief Yahya menyambut baik kerja sama antara Garuda Indonesia dan Kementerian Pariwisata dan mengharapkan kedepannya kerja sama tersebut dapat terus ditingkatkan.
“Indonesia merupakan negara yang memiliki potensi besar dalam bidang pariwisata untuk ditawarkan kepada wisatawan mancanegara maupun wisatawan domestik, seperti ragam kebudayaan, seni, sejarah, serta keindahan alamnya. Kementerian Pariwisata dan Garuda Indonesia akan dapat terus menciptakan inovasi-inovasi baru yang dapat menarik wisatawan untuk datang ke Indonesia,” kata Arief Yahya.
Sebelumnya pada 2012 lalu Garuda Indonesia dan Kemenpar pernah melaksanakan kerja sama di bidang promosi pariwisata yang dilaksanakan oleh masing-masing pihak.
Kerja sama tersebut meliputi ‘Nation Branding’ melalui penyediaan  bahan-bahan promosi pariwisata Indonesia. Melalui berbagai programnya, Garuda Indonesia telah melaksanakan berbagai upaya untuk mempromosikan pariwisata nasional antara lain dengan menyelenggarakan berbagai ‘special event’ seperti penyelenggaraan Garuda Indonesia Travel Fair (GATF) setiap tahunnya, menyediakan paket-paket wisata bekerja sama dengan biro-biro perjalanan domestik maupun internasional dalam bentuk educational tour, familiarization tour dengan special/promo fare, serta memanfaatkan kantor-kantor perwakilan Garuda Indonesia khususnya yang berada di luar negeri untuk melaksanakan promosi pariwisata Indonesia dan juga melalui duta-duta wisata Garuda di negara-negara tujuan. (Gabriel Bobby)




About author



You might also like

Hotel

TNI AL-PWI Sukseskan HPN 2016

Berita Foto: Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (AL) Laksamana Pertama TNI M Zainudin, Kamis, (19/11/2015), menyerahkan replika peluru kendali anti kapal Exocet sebagai kenang-kenangan kepada Ketua Umum PWI Pusat Margiono

SightSeeing

Mengemas Acara Pariwisata Agar Ditonton Wisatawan

Jembatan Kuning di Palu (Ist) Mengemas acara pariwisata di destinasi yang tersebar di Indonesia sudah seharusnya tidak hanya ditonton masyarakat setempat, namun juga bisa menarik minat wisatawan asing untuk berkunjung

Tourism

Riau Andalkan Bono

  w Wisatawan menikmati ombak Bono (Ist) Riau resmi meluncurkan Calender of Event Riau 2017. Fenomena alam ombak Bono akan jadi andalan untuk menarik wisatawan, termasuk turis asing. Acara peluncuran

World Heritage

Berkah untuk Joglosemar Dilayani Kereta Wisata dengan Layanan VVIP

 President Director PT KA Pariwisara Totok Suryono (kedua dari kanan) didampingi direksi lainnya dalam press conference kereta wisata kelas Priority (Ist) Destinasi wisata yang termasuk dalam 10 Bali baru, Joglosemar

Investments

Creating New Cities, Semangat Anak Bangsa Membangun Kota Baru di Indonesia

SD Darmono, Founder Jababeka Group PT Jababeka Tbk selama ini dikenal menjadi top of mind di bidang Kawasan Industri. Sudah lebih dari 27 tahun perusahaan ini berkiprah membangun negeri sehingga

Cuisine

Jepang Belum Punya Destinasi Wisata Halal

Wisatawan mancanegara menyatu dengan warga setempat di Lombok (Ist) Kendati Jepang juga mulai tertarik untuk menggarap wisata halal, namun Negeri Sakura ini dinilai belum memiliki destinasi wisata halal seperti yang