Gerakan Sadar Wisata di Labuan Bajo

WhatsApp Image 2017-03-10 at 20.41.34

Sadar Wisata di Labuan Bajo (Ist)

Labuan Bajo, destinasi yang pernah dikunjungi Gwyneth Paltrow dan Valentino Rossi tak pernah sepi dari pemberitaan. Selain pembenahan infrastruktur fisik, ada juga Gerakan Sadar Wisata yang langsung menyentuh masyarakat.

Soft skill masyarakat, keramahtamahan, culture dalam menerima tamu, kebersihan, kerapian, kesehatan lingkungan, semua ikut ditularkan ke masyarakat yang ada di Labuan Bajo. Soal kualitas, keunikan dan kehebatan, Labuan Bajo memang tak perlu diragukan lagi.

Beberapa hari lalu, ikon Komodo yang kental dengan Labuan Bajo bahkan sampai masuk menjadi Google Doodle. Pesonanya sudah banyak membius para pesohor dunia. Rinca, Wae Rebo hingga ke Ende yang punya Danau Kelimutu, Alor hingga Larantuka jadi ikutan ngetop lantaran berada tak jauh dari Labuan Bajo.

“Semua bagus-bagus, semua layak disebut kelas dunia!” tutur Menpar Arief Yahya, Sabtu (11/3/2017). Aksesnya pun kini kian mudah. Arief Yahya sudah mendapatkan komitmen dari Menhub Budi Karya Sumadi untuk menaikkan status Bandara Komodo. Tentu ini kabar baik dari Kementerian Perhubungan yang selama ini banyak men-support kepariwisataan dari sisi akses.

Landasan diperpanjang dan diperlebar sebagai syarat bisa didarati pesawat-pesawat langsung dari negara originasi. Saat ini Bandara Komodo rata-rata mengangkut 600 orang setiap harinya. Dan kapasitas serta daya angkutnya akan terus dinaikkan, untuk memenuhi target 500 ribu wisman setahun di 2019.

Amenitasnya juga tengah dikebut. Nah, selain memperkuat Atraksi, Akses dan Amenitas, kualitas SDM masyarakat yang ada di Labuan Bajo pun ikut disentuh. Gerakan Sadar Wisata pun digelar di Labuan Bajo.

Pesertanya? Datang dari 200 anggota masyarakat setempat. Menpar Arief Yahya memang secara khusus meminta 10 Top Destinasi Prioritas itu didahulukan dalam menyiapkan masyarakat sadar wisata. Namanya juga destinasi prioritas, karena itu timeline atau gilirannya juga harus dipercepat.

“Utamakan yang utama, prioritaskan 10 destinasi prioritas,” tegas Arief Yahya dalam siaran pers yang diterima patainanews.com. Permintaan Menpar tadi langsung direspon Asisten Deputi Tata Kelola Destinasi dan Pemberdayaan Masyarakat Kemenpar Oneng Setya Harini.

Gerakan Sadar Wisata dan menjadikan Sapta Pesona menjadi life style ikut disebar di Labuan Bajo, Jumat (10/3/2017). Gerakan ini sebagai implementasi Win-Way, solid, speed, smart. “Community Based Tourism Development adalah keharusan. Jadi kami harus mati-matian membangun dan mengembangkan pariwisata berbasis masyarakat. Kami edukasi masyarakat supaya sadar wisata dan menjadikan Sapta Pesona (menjaga ketertiban, keamanan, kebersihan, kesejukan, keindahan, ramah tamah dan kenangan, red) menjadi bagian dari lifenstyle,” terang Asisten Deputi Tata Kelola Destinasi dan Pemberdayaan Masyarakat Kemenpar Oneng Setya Harini.

Bagi wanita berkerudung itu, kesan yang baik sangat dibutuhkan dalam peningkatan minat wisatawan. Unsur masyarakat harus dilibatkan bersama pemerintah, lembaga dan industri pariwisata, pers dan regulator pariwisata.

Jika ini semua berkolaborasi, dia optimistis gerakan ini akan menjadi people power toward tourism. Gerakan ini akan menjadikan pariwisata Indonesia bersaing di tingkat global. “Kami juga mengundang Deputi Bidang Ekonomi Bappenas Leonard Tampubolon dan Direktur Ekonomi dan Parekraf Bappenas Teguh Sambodo untuk ikut memberikan pembekalan. Semua berkolaborasi untuk mendukung program pemerintah yang menargetkan kunjungan 20 juta wisatawan mancanegara (wisman) dan 275 juta wisatawan Nusantara (wisnus) di 2019 mendatang,” ucap Oneng. (Gabriel Bobby)

About author



You might also like

Hotel

Promosi Pariwisata NTT Lewat Tour Di Timor

Menanti Tour Di Timor (Ist) Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) membuat gebrakan untuk promosi pariwisata melalui Tour Di Timor. Untuk menyasar pasar wisatawan mancanegara, soft launching Tour Di Timor

World Heritage

Mengenal Indonesia di Museum

Museum Nasional (Ist) Berkunjung ke museum ketika akhir pekan sepertinya menjadi hal menarik bagi sebagian orang di kota-kota besar, seperti Jakarta. Tak salah memang mencoba jalan-jalan ke museum untuk mengetahui

Heritage

Festive Season Celebration di grandkemang Jakarta

Room Grand Deluxe grandkemang Jakarta (Ist) Festive Season tahun ini, grandkemang Jakarta akan membawa tamu untuk mengenang kembali film tahun 2004, Around the World in 80 Days, yang diadaptasi dari

Hotel

Jakarta Tujuan Favorit Wisman

Toko Merah di kawasan Kota Tua Jakarta (Ist) Jakarta memang dikenal macet. Namun, itu tidak membuat wisatawan mancanegara (wisman) membatalkan kunjungan ke Ibukota Republik Indonesia ini. Sebut saja kawasan Kota

SightSeeing

Rhino Cross Triathlon 2018 Resmi Diluncurkan

Peluncuran Rhino Cross Triathlon 2018 di Tanjung Lesung (Ist) Ajang kejuaraan terbuka cross triathlon pertama di Indonesia yang terdiri dari lomba berenang, balap sepeda dan lari melintasi keindahan dan tantangan

SightSeeing

Segera ke Sangihe, Ada Gunung Berapi di Bawah Laut

Menteri Pariwisata Arief Yahya meluincurkan Festival Pesona Sangihe 2016 dan Calendar of Event 2017 di Balairung Soesilo Soedarman, Gd. Sapta Pesona, Jakarta. Selasa (19/7/2016) Kepulauan Sangihe di Sulawesi Utara (Sulut)