Go Digital Panen Pujian

AY di madrid

Menteri Pariwisata Arief Yahya didampingi Duta Besar RI di Madrid Yuli Mumpuni memenuhi Undangan HE Dr Taleb Rifai, Sekjen UNWTO di Madrid, Spanyol (Ist) 

Selain melaporkan tiga rekomendasi UNWTO yang sudah dikalibrasi di Tanah Air, Menteri Pariwisata Arief Yahya juga menyampaikan tiga strategi besar yang sedang diimplementasi, yakni Go Digital, Homestay dan melanjutkan Sustainable Tourism Observatory (STO) menuju Sustainable Tourism Certificatios (STC).

Adapun tiga langkah itulah yang dilempar di depan Sekjen UNWTO Taleb Rifai bersama 9 Board of Executive Director-nya yang sudah kaya pengalaman dari ratusan negara yang pernah mencobanya.

Inilah prinsip dasar Arief Yahya yang khas. “Jangan pernah merasa kita paling jago dan paling pintar sendiri. Buka wawasan, benchmarking, terus diuji ahlinya agar on track. Jika ingin menjadi pemain global, kelas internasional, membuat lompatan mendunia, dan gunakan standar global!” jelasnya dalam siaran pers yang diterima patainanews.com, Selasa (11/10/2016).

Baginya, visi tanpa aksi itu hanya fantasi. aksi tanpa visi itu hanya sensasi. Dia tahu, lembaga PBB di bidang pariwisata, UNWTO punya segudang data, hasil riset, pengalaman, contoh terobosan di banyak negara yang sudah sukses di pariwisata.

Soal Go Digital, mereka tidak terlalu banyak menghabiskan energi untuk diskusi. “Mr Arief Yahya mantan CEO Telkom, background-nya IT, dunianya sudah digital. Anda tahu lebih banyak dan detail. Go digital tidak bisa ditolak,” kata Mr Xu Jing, Executive Secretary of the General Assembly and the Executive Council and Regional Director for Asia and the Pacific yang berasal dari China.

Di Tiongkok sendiri, 68% traveller sudah menggunakan digital online dalam searching mencari destinasi untuk liburan mereka. Karena itu dari sisi marketing, Kemenpar memanfaatkan big name seperti Trip Advisor, Google, Baidu, Ctrip, CCTV, Xinhua, dan lainnya yang menguasai market potensial.

Dari sisi selling, Arief Yahya mempresentasikan ITX Indonesia Travel X change, digital market place yang mempertemukan supplay and demand ke dalam satu platform.

Dari look, book sampai pay tersedia dalam layanan ITX yang sejak diluncurkan di Rakornas Kemenpar Go Digital Be The Best 15 hingga 16 September lalu diluncurkan sudah mendapatkan 5 ribu industri.

“Baik Airlines, Acomodations, maupun Attractions seperti restoran, tempat hiburan, dan lainnya,” katanya. Go Digital ini juga memfasilitasi industri pariwisata yang 90% masih masuk kategori UMKM, unit usaha kecil dan menengah.

Pemerintah yang menyediakan platformnya atau plaza online-nya, industri yang mengisi etalasenya dengan berbagai produk dan paket wisatanya.

Plaza itulah yang akan dipromosikan besar-besaran di semua target market dan originasi potensial. ITX itu nantinya akan seperti TripAdvisor, Booking.Com, CTrip, dan online service lainnya.

Mengapa di selling harus membangun platform sendiri? Arief Yahya sempat belajar dari Australia, yang memiliki platform yang sama, dengan nama TXA (Tourism X Change Australia).

Dalam sebuah business meeting yang mirip pengusaha, janjian dan ngobrol di Qantas Chairmans Lounge, Bandara Kingsford Smith, Sydney dengan Menteri Pariwisata Australia Minister for Tourism and International Education and Minister Assisting the Minister for Trade and Investment Australia, Senator the Honorary Richard Colbeck.

“Bedanya TXA Australia pemain bisnisnya besar-besar. ITX Indonesia lebih banyak pengusaha small and medium yang harus disupport. Di Indonesia itu ada 55 juta UMKM, dan uniknya 3% pengusaha yang besar-besar itu sudah menguasai 70 persen perekonomian negeri. Karena itu ITX hadir agar ada sharing economy,” kata dia.

Langkah pertama Go Digital diapresiasi hampir semua petinggi UNWTO yang dipimpin Taleb Rifai itu. Ke-9 board of directornya juga menganggukkan kepala.

Mereka itu adalah Mr Márcio Favilla (Brazil), Executive Director for Operational Programmes and Institutional Relations, Mr Zhu Shanzhong (China), Executive Director for Technical Cooperation and Services, Mr Carlos Vogeler (Spanyol), Executive Director for Member Relations, Mr Xu Jing (China), Executive Secretary of the General Assembly and the Executive Council and Regional Director for Asia and the Pacific, Mr John Kesler, Director of Tourism Market Trends Programme, Mr Dirk Glaesser (Jerman), Director of Sustainable Development of Tourism, Mr Marcel Leijzer (Belanda), Programme Manager of Tecnical Cooperation, Mr Harry Hwang (Korea), Deputy Director of Regional Programme for Asia and The Pacific, dan Ms Christine Brew, Senior Programme Assistant of Regional Programme for Asia.

Sedangkan delegasi Kemenpar yang mendampingi Arief Yahya adalah Yuli Mumpuni Widarso, Dubes RI untuk Spanyol yang juga perwakilan RI di UNWTO, Don Kardono, Stafsus Menpar Bidang Media, Giri Adnyani, Sesdep Pemasaran Mancanegara Kemenpar, Nia Niscaya, Asdep Pengembangan Pemasaran Wilayah Eropa Timur Tengah, Afrika dan Amerika, Ronald Pantun Mariso, Setmenpar dan Kurniawan, Staf KBRI Madrid. (Gabriel Bobby)

About author



You might also like

SightSeeing

‘Wonderful Indonesia’ Tenggelamkan Malaysia

‘Wonderful Indonesia’ (Ist) Country branding Indonesia, ‘Wonderful Indonesia’ semakin berjaya di pentas internasional lantaran mencetak prestasi membanggakan yang prestisius karena mampu menyingkirkan negeri jiran, Malaysia. Adapun Indonesia memboyong tiga kategori

Investments

Pertama di Indonesia, E-RTG Bertenaga Baterai Dioperasikan di Pelabuhan Tenau Kupang

Suasana peluncuran RTG bertenaga baterai di Pelabuhan Tenau Kupang (Ist) PT Pelindo III telah secara resmi mengoperasikan dua unit Electrical Rubber Tire Gantry (E-RTG) Crane bertenaga baterai di Pelabuhan Tenau

Cuisine

Destinasi Wisata Bahari Andalan Maluku

Pantai Natsepa di Ambon, Maluku (Ist) Potensi wisata bahari menjadi andalan Maluku untuk menarik minat wisatawan Nusantara dan wisatawan mancanegara berkunjung ke Bumi Raja-Raja. Menariknya di Maluku tersebar beragam destinasi

Tourism

Nostalgia Kue Cubit di Hotel Santika Premiere ICE BSD City

Kue Cubit (Ist) Ingatkah Anda si Kue Cubit? Putar kembali ke masa-masa sekolah dengan menikmati jajanan mungil ini. Mungkin sudah tidak asing lagi di telinga masyarakat Indonesia, khususnya yang menetap

SightSeeing

Wisata Spiritual Dikembangkan di Indonesia

Acara wisata spiritual (Ist) Enam agama utama yang ada di Indonesia bersanding erat dengan kepercayaan dan kearifan lokal yang menjadikan Nusantara ini dikenal sebagai negara yang majemuk. Maka, tak heran

Slideshow

Investor Asing Incar Pariwisata Jateng

The Phoenix Hotel Yogyakarta (Ist) Pariwisata Jawa Tengah yang tengah bertumbuh menarik minat investor asing untuk ikut mendukung perkembangannya dengan membangun hotel di sejumlah daerah di provinsi tersebut. Kepala Seksi