Goa Sunyaragi, Menunduk untuk Menghormati Sang Pencipta

gua sunyaragi

Goa Sunyaragi (Ist)

Berkunjung ke Cirebon, Jawa Barat jangan hanya datang ke satu destinasi saja. Beragam obyek wisata, termasuk wisata sejarah bisa menjadi pilihan wisatawan. Salah satu obyek wisata sejarah itu adalah Taman Sari Goa Sunyaragi.

Adapun Goa Sunyaragi dikenal di Kota Sedulur Kabeh ini. Terbilang mudah untuk mencapai kompleks goa yang dikenal sebagai tempat peristirahatan Keraton Kasepuhan Cirebon dan telah ditetapkan sebagai cagar budaya oleh Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala Serang.

Tak hanya itu, Goa Sunyaragi juga menjadi tempat persembunyian tentara Keraton Kasepuhan ketka dikejar tentara Belanda. Taman Sari Goa Sunyaragi terletak di Jalan Brigjen AR Dharsono, Kota Cirebon.

Di tempat peninggalan bersejarah Keraton Kasepuhan Cirebon ini, wisatawan dapat melihat arsitektur goa yang terbuat dari batuan karang dengan bangunan-bangunan pelengkap layaknya taman.

Taman Sari Goa Sunyaragi merupakan satu tempat yang didesain sebagai tempat beristirahat para sultan dan para pembantu Kasepuhan Cirebon yang berbentuk taman.

Seperti taman pada umumnya, terdapat beberapa pohon-pohon yang tumbuh dan ada pula yang telah berumur tua yang dapat melindungi panas matahari. Berdasarkan pengamatan patainanews.com, Sabtu (24/10/2015), sebagian besar tempat ini merupakan tempat terbuka yang langsung terpapar sinar matahari.

Ketika berwisata ke Sunyaragi, disarankan untuk membawa pelindung kepala, seperti topi agar nyaman keliling Goa Sunyaragi. Taman Sari Gua Sunyaragi memiliki goa-goa yang dapat dimasuki oleh para wisatawan.

Goa-goa tersebut bernama, seperti Goa Peteng, Goa Pengawal, Goa Pawon, Goa Arga Jumut, dan beberapa goa lain. Pintu goa didesain dengan bentuk pintu yang rendah sehingga mengharuskan wisatawan untuk merunduk ketika memasuki goa.

Hal tersebut memiliki filosofi bahwa setiap manusia hendaknya menghormati Sang Pencipta ketika memasuki tempat ini agar tidak terantuk bangunan goa yang terbuat dari batuan karang tajam, disarankan untuk waspada ketika memasuki goa.

Taman Sari Goa Sunyaragi memiliki wilayah seluas 1,5 hektar. Di dalam kompleks goa, wisatawan akan diajak menjelajah dengan cara berjalan kaki. Dari memasuki goa, menelusuri taman hingga menaiki anak tangga bangunan.

Stamina wisatawan akan diuji ketika berwisata di bangunan cagar budaya ini. Agar tetap bertenaga dan nyaman ketika berwisata di Sunyaragi, bawalah makan dan minuman secukupnya di dalam kantung atau tas. Namun, jangan lupa untuk membuang sampah pada tempatnya.

Ajak Pemandu Wisata

Taman Sari Goa Sunyaragi adalah tempat yang memiliki sejarah panjang yang berkaitan dengan Kasepuhan Cirebon. Setiap sudut-sudut kompleks goa menyimpan cerita-cerita yang siap membawa para wisatawan ke masa lampau.

Agar wisata sejarah di bangunan cagar budaya ini menambah pengetahuan wisatawan, ajaklah pemandu wisata yang berada di pintu gerbang. Pemandu wisata siap menemani penjelajahan menembus ruang-ruang yang ada di Taman Sari Sunyaragi. Pemandu wisata akan menemani rombongan wisatawan minimal lima orang. (Gabriel Bobby)



About author



You might also like

World Heritage

Cinven, CPPIB Capai Kesepakatan Akuisisi Hotelbeds Group

Joan Vilà, CEO Hotelbeds Group (Ist) Cinven, perusahaan ekuitas swasta asal Eropa dan Canada Pension Plan Investment Board (CPPIB) mengumumkan kesepakatan untuk mengakuisisi Hotelbeds Group (Hotelbeds), penyedia layanan perjalanan global

SightSeeing

Menikmati GMT 2016 dan Wisata Religi di Palembang

Acara GMT 2016 di Palembang (Ist) Palembang di Sumatera Selatan tak hanya sebatas untuk melihat fenomena alam langka, gerhana matahari total (GMT) 2016. Namun, ada juga yang tertarik mengemas GMT

All About Indonesia

‘Sumsel Mampu Memukau Dunia’

Jembatan Ampera di Sungai Musi Palembang, Sumatera Selatan (Ist) Malam Budaya Manusia Bintang digelar untuk kelima kalinya. Kali ini Kantor Berita Politik Rakyat Merdeka Online (RMOL) Group memilih Bumi Sriwijaya,

SightSeeing

Jogja Fashion Rendezvous 2017 Ikut Melestarikan Kain Tradisional Nusantara

Rika Hermalin, desainer asal Semarang, Jawa Tengah (tengah) yang ikut tampil dalam Jogja Fashion Rendezvous 2017 (Ist) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) diketahui tak pernah berhenti mempromosikan pariwisata Indonesia, budaya khas

Slideshow

Jalan-Jalan ke Morotai Jangan Lupa ke Pulau Dodola

Keindahan Morotai (Ist) Wisatawan yang tengah merencanakan berlibur ke Morotai di Maluku Utara jangan lupa mengunjungi Pulau Dodola. Pulau Dodola indah dengan pasir putih yang membuat wisatawan mengagumi pulau ini. Eka

Airlines

Perlu Upaya Bersama Pertahankan Pertumbuhan Tinggi Pariwisata ASEAN dengan MRA TP

Jumpa Pers MRA TP (Ist) Perlu upaya bersama untuk mempertahankan pertumbuhan pariwisata ASEAN yang meningkat, antara lain melalui peningkatan layanan pariwisata berkualitas oleh tenaga profesional sebagaimana diharapkan dalam implementasi MRA TP