Group Dharmawangsa Dukung KEK Tanjung Kelayang

menpar di belitung

Peletakan batu pertama pembangunan hotel di KEK Tanjung Kelayang tahap pertama oleh Menteri Pariwisata Arief Yahya, Gubernur dan Konsorsium Belitung Maritime, Tanjung Binga, Tanjung Kelayang. Jumat (2/9/2016) (Ist)

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengapresiasi kecepatan dan keseriusan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata Tanjung Kelayang, Belitong, Babel.

Adapun Group Dharmawangsa yang terdiri dari lima perusahaan di bawah bendera Konsorsium Belitung Maritime Silk Road itu langsung action setelah PP no 6/2016 diteken Presiden RI Jokowi pada 18 Maret 2016.

Menariknya Jumat, 2 September 2016 sudah langsung ground breaking. “Terima kasih konsorsium bergerak sangat cepat. Ini menjadi KEK Pariwisata pertama di era Kabinet Kerja Presiden Jokowi. KEK dengan pengurusan izin tercepat sepanjang sejarah. Lalu, tercepat pula ground breaking, hanya membutuhkan waktu 6 bulan dari sejak ditetapkan secara resmi sebagai KEK. Ini bisa menjadi contoh bagi kawasan lain yang sedang mengurus KEK Pariwisata,” katanya dalam siaran pers yang diterima patainanews.com, Selasa (6/9/2016).

Speed atau kecepatan adalah salah satu ciri khas corporate culture atau budaya di Kemenpar selama dipimpin mantan Dirut PT Telkom Indonesia ini.

Prinsipnya 3S, Solid, Speed dan Smart. Gerak cepat, langkah cepat, progresif ini diharapkan bisa diikuti oleh daerah lain yang tengah merancang KEK.

Tiga KEK Pariwisata yang lain, Tanjung Lesung Banten, Mandalika Lombok dan Morotai Maltara sudah berusia lebih dari 20 tahun, baru saat ini juga mulai bergerak cepat.

Lima perusahaan yang berada di bawah konsorsium ini adalah PT Belitung Pantai Intan (Belpi), PT Bumi Belitung Indah, PT Nusa Kukila, PT Tanjung Kasuarina, dan PT Sentra Gita Nusantara.

Mereka sudah peletakan batu pertama di Tanjung Binga, Kecamatan Sijuk, Kab Belitung. “Saya berharap konsorsium ini terus melakukan percepatan pembangunan Tahap I dan segera melanjutkan ke tahap berikutnya,” harap Arief Yahya agar gairah pariwisata di Negeri Laskar Pelangi ini semakin berkembang pesat.

Fase I pembangunan setelah ground breaking adalah membangun The Kapitein House, dengan 98 kamar hotel, 30 vila dengan target beroperasi 17 Agustus 2018 mendatang.

The Kapitein bertema ‘Indonesia Heritage at Dutch Era’ seluas 7,4 Hektare. Kelak fase II dibangun dengan konsep Kota Agung yang Sirna, dengan desain Majapahit Heritage seluas 25,38 Hektare.

“Saya percaya, Dharmawangsa punya expert di heritage dan punya teste yang tinggi,” katanya. Total KEK Tanjung Kelayang ini adalah 324.4 hektar.

Tugas pemerintah adalah membangun akses yang juga akan kebut seiring sejalan dengan kecepatan dengan konsorsium ini bergerak. Karena itulah Menhub Budi Karya Sumadi menjanjikan sebelum liburan akhir tahun 2016, status bandara H A S Hanandjoeddin dengan kode penerbangan TJQ itu akan dinaikkan menjadi international airport.

“Kami segera urus CIQP-nya, Costume, Immigration, Quarantine, dan Port-nya. Karena itu adalah syarat untuk menjadi bandara internasional,” sebut Menhub Budi Karya Sumadi, yang sempat duduk di pantai Tanjung Binga, lokasi ground breaking dan penanaman pohon itu.

Bukan hanya itu, Budi Karya yang mantan Dirut PT Angkasa Pura II itu juga menjanjikan bus Damri dari Bandara menuju ke KEK itu yang jaraknya sekitar 30 kilometer, termasuk Kapal Roro yang berkeliling dari pulau ke pulau untuk cruising sebagai kelengkapan dengan destinasi wisata bahari.

“Kita tidak perlu menunggu 2018 untuk menjadi bandara internasional. Saat ini sudah bisa didarati Boeing 737-800, sehingga dari Singapura dan Kuala Lumpur Malaysia sudah bisa dibuka aksesnya,” ungkapnya.

Karenanya, lanjut Budi Karya, pihaknya mengundang tiga airlines yang diminta untuk melakukan persiapan membuka jalur penerbangan internasional ke Belitung.

Diantaranya Garuda Indonesia, Sriwijaya Air dan Lion Air. “Secara bertahap, panjang landasan akan dibangun sampai 2.500 meter, terminal penumpang juga akan dibesarkan untuk kapasitas 20.000 orang. Dengan begitu, perekonomian masyarakat di Belitung juga akan meningkat,” kata Budi Karya. 

Dua menteri itu, Arief Yahya dan Budi Karya berharap Pemkab Belitung dan Pemprov Bangka Belitung terus menjalin kerja sama yang mesra dengan para pelaku bisnis pariwisata.

Karena mereka itulah kelak yang akan menjadi driver pendorong kemajuan daerah itu. “KEK Pariwisata ini nantinya akan menyerap 23.100 tenaga kerja, dan akan meningkatkan pendapatan regional 28 kali,” tambah Adek Julianwar, Koordinator Konsorsium Belitung Maritime Silk Road.

Menurut Adek Julianwar, Belitung itu akan menjadi pusat pertukaran budaya antara barat dan timur. Itu semua kelak akan tergambar dari apa yang akan dibangun di kawasan KEK Pariwisata Tanjung Kelayang ini. (Gabriel Bobby)

About author



You might also like

Festival

Melestarikan Budaya Jawa sebagai Bagian Budaya Nusantara

Press conference Bhisma Mahawira Yayasan Alumni SMA 6 Jakarta (YASMA 6) dan Gending Enem kembali memprakarsai pagelaran wayang orang Bhisma Mahawira yang diadakan pada 17 Februari 2019 mulai pukul 15.00-17.00

Tour Package

Festival Wonderful Indonesia Diserbu Pengunjung di Perbatasan Indonesia-Timor Leste

Festival Wonderful Indonesia (Ist) Festival Wonderful Indonesia yang untuk pertama kalinya digelar di Pos Lintas Batas (PLB) Napan yang terletak di wilayah Kecamatan Bikomi Utara, Kabupaten Timor Tengah Utara, Provinsi

Destinations

Pasar Terapung Kalsel Pindah ke TIM

Press conference Festival Banjar 2018 (Ist) Mulai 30 Juni hingga 1 Juli mendatang,  Pasar Terapung di Kalimantan Selatan (Kalsel) akan pindah ke Taman Ismail Marzuki (TIM) dan Bundaran HI. Pasar

Heritage

Kembangkan Destinasi Wisata Sapoong, Dinas Pariwisata Sumenep Siap Latih Masyarakat Panjenangger

Kepala Dinas Pariwisata Sumenep Sufiyanto (Ist) Sebagai upaya meningkatkan potensi alam daerah khususnya di sektor pariwisata, Dinas Pariwisata Kabupaten Sumenep, Madura siap memberikan pelatihan kepada masyarakat Desa Panjenangger berupa keterampilan-keterampilan

Slideshow

Indonesia Tawarkan Super Deduction Tax Bagi Investor Pariwisata di Destinasi Super Prioritas

Menteri Pariwisata Arief Yahya (kiri) (Ist) Pemerintah Indonesia akan menawarkan super deduction tax kepada investor pariwisata di lima destinasi super prioritas sebagai upaya meningkatkan pertumbuhan investasi. Kelima destinasi tersebut meliputi

SightSeeing

Merawat Laut Indonesia, Permata Bahari yang Rentan Rusak

Taman Nasional Taka Bonerate Tidak ada yang meragukan kekayaan bahari Indonesia yang luar biasa indah. Deretan pantai berpasir putih, ikan dan spesies laut yang beragam, aneka jenis terumbu karang, bahkan