Halal Tourism Keunikan Tersendiri Wisatawan Australia di Lombok

hadi di jkt

LA Hadi Faishal (Ist)

Indonesia pantas berbangga lantaran berhasil dalam event dunia, World Halal Travel Awards 2015 sebab Lombok, Nusa Tenggara Barat menyumbang dua gelar.

Dan, adanya halal tourism akan menjadi keunikan tersendiri bagi turis asal Australia dan wisatawan dari kawasan Eropa yang tengah berlibur ke Pulau Seribu Masjid itu.

“Wisatawan asal Australia dan turis dari Eropa tak terganggu dengan Lombok yang menjadi halal tourism. Justru halal tourism menjadi keunikan tersendiri bagi mereka,” kata LA Hadi Faishal, Wakil Ketua PHRI NTB kepada patainanews.com di Jakarta pada akhir pekan lalu.

Hadi, begitu ia biasa disapa, menuturkan bahwa turis dari Eropa dan wisatawan asal Negeri Kangguru bukan orang bodoh sehingga mereka tidak khawatir dengan Lombok yang kini dikenal sebagai destinasi halal tourism.

Hadi menjelaskan, kendati kini Lombok mulai serius menggarap wisatawan mancanegara asal Timur Tengah, namun wisatawan asal Negeri Kangguru itu tetap memilih Lombok sebagai destinasi utama mereka untuk berlibur.

Ia mengatakan, turis asal Australia dan Eropa tidak menggubris dengan berbagai isu yang terjadi di Indonesia sehingga mereka tetap saja tertarik berlibur ke negeri ini, khususnya ke Lombok.

“Selama turis Australia dan dari kawasan Eropa mau berlibur ke Lombok, apa yang terjadi di Indonesia tidak mereka hiraukan,” ucapnya. Menurutnya, turis asal Australia dan Eropa pintar sehingga mereka tidak risau dengan isu yang terjadi di Indonesia.

Perlu Seremonial Ucapan Syukur

Keberhasilan Indonesia menyabet tiga gelar dalam ajang berskala dunia, World Halal Travel Awards 2015 membuat sektor pariwisata nasional bangga. Dan, negeri ini pantas mengucap syukur lantaran merasa senang bisa meraijh prestasi internasional.

Ya, tak salah jika Menteri Pariwisata Arief Yahya mengadakan acara seremonial sebagai bentuk ucapan syukur tersebut mengingat prestasi dunia itu merupakan kado manis satu tahun pemerintahan Jokowi-JK.

“Acara seremonial sebagai bentuk ucapan syukur itu bisa dilakukan di Jakarta atau di Lombok. Jika dilakukan di Lombok, tentunya bisa melihat langsung apa yang dilakukan Lombok menyambut Indonesia yang sukses dalam World Halal Travel Awards 2015,” kata Wakil Ketua Perhimpunan Hotel & Restoran Indonesia (PHRI) Nusa Tenggara Barat LA Hadi Faishal kepada patainanews.com di Jakarta pada akhir pekan lalu.

Hadi, demikian ia kerap disapa, menuturkan bahwa tak menutup kemungkinan Presiden Jokowi tertarik untuk hadir dalam acara tersebut lantaran keberhasilan itu didapat ketika usia pemerintahan Jokowi-JK mencapai satu tahun.

Sebelumnya Hadi yang juga General Manager d’Praya Lombok Hotel ini menyampaikan apresiasi tinggi kepada Menteri Pariwisata Arief Yahya yang berhasil mencetak prestasi pariwisata Indonesia hingga dikenal hingga ke mancanegara dan berjaya dalam event pariwisata dunia, World Halal Travel Awards 2015.

“Menteri Pariwisata Arief Yahya rupanya mampu membangun program pariwisata Indonesia, termasuk untuk Lombok sehingga bisa menang dalam event dunia, World Halal Travel Awards 2015,” ucap Hadi yang juga sebagai Ketua Dewan Penasihat ASITA NTB ini.

Ia menjelaskan bahwa tentunya tidak mudah bagi sosok Arief Yahya sebagai seorang Menteri Pariwisata bisa mempersembahkan tiga gelar internasional untuk negeri tercinta ini dalam World Halal Travel Awards 2015.

“PHRI NTB menyampaikan apresiasi terhadap kinerja maksimal Menteri Pariwisata Arief Yahya yang telah bekerja keras memajukan pariwisata Indonesia, termasuk untuk Lombok yang bisa membawa nama Indonesia berkibar dalam World Halal Travel 2015,” kata Hadi.

Seperti diketahui, Lombok baru-baru ini menyumbang dua gelar untuk Indonesia dalam ajang internasional, World Halal Travel Award 2015. Lombok berhasil mendapat World’s Best Halal Tourism Destination dan World’s Best Halal Honeymoon Destination.

Sedangkan satu gelar lagi untuk negeri ini dipersembahkan Hotel Sofyan yang mendapat World’s Best Family Friendly Hotel sehingga total Indonesia menyabet tiga gelar dalam World Halal Travel Awards 2015.

Menjadi kebanggaan bagi Hadi lantaran Lombok yang terletak di NTB berhasil membawa nama Indonesia semakin dikenal di dunia. Menurutnya, industri pariwisata di Pulau Seribu Masjid ini tengah sumringah karena Lombok akan menjadi destinasi menarik bagi turis asing sehingga wisatawan mancanegara tak hanya sebatas ke Bali saja.

Hadi mengemukakan bahwa tentunya keberhasilan negeri tercinta ini dalam World Halal Travel Awards 2015 akan membuat kunjungan wisatawan asing ke Lombok akan meningkat. (Gabriel Bobby)

 

 

 

About author



You might also like

Cuisine

Citilink Terbangkan 500 Wisman Tiongkok ke Kepri

Citilink terbangkan turis Tiongkok ke Kepri (Ist) Salah satu poin Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) IV Kementerian Pariwisata (Kemenpar), 6-7 Desember 2016 di Jakarta adalah air connectivity. Membangun akses menuju Indonesia

Indonesiaku

Menteri Yuddy Apresiasi Inovasi Pelayanan Publik Pelindo III

Direktur Keuangan PT Pelindo III U Saefudin Noer (kiri) menerima penghargaan dari Mepan RB Yuddy Chrisnandi (kemeja putih) (Ist)  Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Yuddy Chrisnandi memberikan

SightSeeing

BWJ Bangun Taman Wisata Laut di Tanjung Lesung

Terumbu Karang PT Banten West Java Tourism Development Corporation (BWJ) sebagai pengelola Kawasan Tanjung Lesung membangun taman laut. “Taman wisata laut di Tanjung Lesung dikerjakan dari Juni dan berakhir di

Nature

‘Ada Marina, Tanjung Lesung Bakal ‘Gila’ Bagusnya’

Ketua Indonesia Jet sport Boating Association (IJBA) Syaiful Ihsan (Ist)   Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung menempatkan marina dalam masterplan-nya. Rencana pembangunan marina akan dilakukan pada tahun ini guna

Investments

Bangun Morotai, Jababeka Gandeng Taiwan

Menteri Pariwisata Arief Yahya (Ist) PT Morotai Jababeka positif mengembangkan destinasi prioritas di Morotai, Maluku Utara. Mereka akan menggandeng mitra dari Taiwan untuk membangun amenitas dan atraksi di areal seluas

Cuisine

Go Digital Bisa Mengalahkan Malaysia

Menteri Pariwisata Arief Yahya (Ist) Menteri Pariwisata Arief Yahya bakal membawa Kementerian Pariwisata melompat jauh menuju target menjaring 20 juta wisatawan di 2019. Caranya dengan Go Digital. Jurus ini dibahas