Hari Batik Nasional, Batik Fractal Memimpin Votes di ISIF

nancy margried

Nancy Margried (Ist)

Hari Batik Nasional sepertinya membawa berkah bagi Batik Fractal. Hingga siang ini, Batik Fractal memimpin perolehan voting dalam ajang ISIF Award (Information Society Innovation Fund) untuk menjadi pemenang favorit, jauh meninggalkan pesaingnya dari Pakistan.

Berdasarkan pengamatan patainanews.com, Jumat (2/10/2015), di http://www.isif.asia/projects Batik Fractal memimpin 22 votes. Pesaing terdekatnya Jaroka-Mobile Based Tele-Healthcare dari Pakistan mengumpulkan 13 votes.

Nancy Margried, CEO Batik Fractal ketika dihubungi patainanews.com belum lama ini meminta dukungan kepada masyarakat Indonesia agar Batik Fractal bisa terpilih menjadi pemenang favorit.

“Silakan klik http://isif.asia/projects untuk mendukung Batik Fractal. Tolong bantu vote Batik Fractal sebagai pemenang favorit dari Indonesia,” ucapnya. Tak salah memang Presiden Jokowi menyempatkan diri untuk mengunjungi booth Batik Fractal ketika melakukan kunjungan kerja ke Bandung Creative City Forum (BCCF) pada Januari lalu lantaran Batik Fractal kini terpilih menjadi pemenang ISIF Award (Information Society Innovation Fund) sehingga CEO Batik Fractal Nancy Margried akan berangkat ke Brasil menerima penghargaan pada November mendatang.

“Di tempat kami, Presiden Jokowi melihat produk busana Batik Fractal dan melihat jBatik; piranti lunak yang menghasilkan motif batik dengan menggunakan fraktal. Beliau juga tertarik terhadap produk-produk yang dihasilkan oleh komunitas ibu-ibu dari Batik Fractal Community,” ucap CEO Batik Fractal Nancy Margried ketika dihubungi patainanews,com, Rabu (23/9/2015).

Nancy menuturkan bahwa Batik Fractal terpilih menjadi pemenang ISIF Award (Information Society Innovation Fund) untuk kategori Code for The Common Good dan akan berangkat ke Brasil menerima penghargaan ini bulan November nanti.

Adapun Bandung Creative City Forum (BCCF) atau Perkumpulan Komunitas Kreatif Kota Bandung adalah sebuah forum dan organisasi lintas komunitas kreatif yang di deklarasikan dan didirikan oleh berbagai komunitas kreatif di kota Bandung pada 21 Desember 2008 silam.

Sebagai organisasi resmi, BCCF telah menjelma menjadi sebuah organisasi mandiri yang memiliki tujuan untuk dapat memberikan manfaat bagi masyarakat pada umumnya dan komunitas kreatif di kota Bandung.

Ya, sepertinya tak salah jika masyarakat Indonesia mendukung Batik Fractal dalam event internasional pada November mendatang di Brasil. (Gabriel Bobby)

 

 

 

About author



You might also like

Tour Package

Golden Siap di Era Digital

Golden Mind, diversifikasi usaha yang dilakukan Rina Darmawan (Ist) Tak bisa dipungkiri kini dunia, termasuk Indonesia sudah masuk zaman digital. Dan, era digital memudahkan banyak orang unutk melakukan beragam aktivitas,

Destinations

Ini 7 Alasan Kenapa Harus Ikut PATA Travel Mart 2016 di ICE

7 Alasan Ikut PATA Travel Mat 2016 (Ist) PATA Travel Mart merupakan event tahunan dari Pacific Asia Travel Association (PATA) yang berupa acara business matching dimana para pengusaha pariwisata (seller)

Tourism

The edge Bali Menangkan Penghargaan Conde Nast Johansens

The edge Bali Menangkan Penghargaan Conde Nast Johansens (Ist) MESA Hotel dan Resorts dengan bangga mengumumkan terhadap pencapaian besar lainnya dari The edge Bali sebagai pemenang dari penghargaan bergengsi pada

Investments

NTB Kian Dilirik Investor

LA Hadi Faishal (Ist) Pariwisata semakin menjadi primadona di Nusa Tenggara Barat (NTB). Investor pun semakin tertarik untuk membangun hotel di Lombok. “Ini di luar dugaan saya. Begitu gencarnya investor

Festival

Sumpah Pemuda, WWF Indonesia Gandeng HSBC untuk Konservasi Laut Indonesia Timur

Logo WWF (Ist) Momentum Hari Sumpah Pemuda dimanfaatkan WWF Indonesia untuk mengembangkan potensi wisata bahari di kawasan Indonesia timur. Keindahan pelosok Indonesia Timur selama ini menawarkan pesona laut, pariwisata dan

Slideshow

Bali yang Masih Tetap Butuh Promosi

Ilustrasi turis asing di Bali (Ist) Pulau Dewata selama ini sudah lama dikenal banyak orang. Bahkan, Bali sudah begitu populer hingga ke mancanegara sehingga sepertinya tidak butuh promosi wisata lagi