Hasil Promosi Wisata Pasti tapi Tak Bisa Seketika

My Ary

Kalibiru di Yogyakarta, destinasi yang bakal menarik minat wisatawan asing ke Indonesia (Ist)

Hasil promosi pariwisata Indonesia hingga ke mancanegara tidak bisa dilihat seketika karena butuh proses meyakinkan wisatawan asing bahwa destinasi di Indonesia sangat menarik untuk dikunjungi.

Branding melalui promosi adalah sebuah investasi yang hasilnya tidak bisa dihitung secara linier. Tetapi semua negara melakukan itu dan ada strateginya karena karakter wisatawan setiap negara juga berbeda,” kata Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Mancanegara Kementerian Pariwisata I Gde Pitana kepada wartawan di Hotel Santika Cirebon, Jawa Barat, Minggu (25/10/2015).

Pada acara Sosialisasi Pemasaran Wisata Mancanegara itu, Pitana mencontohkan, meski angka kunjungan wisatawan tinggi tetapi Singapura, Korea dan Jepang terus melakukan promosi wisata ke negara lain untuk mengamankan angka kunjungan wisatawannya.

“Negara lain tentunya juga tidak bodoh mempromosikan negaranya dengan dana ratusan miliar. Semua ingin meningkatkan kunjungan wisatawan sebanyak-banyaknya,” ucapnya.

Namun, Pitana menjelaskan biaya promosi ke luar negeri ada ukurannya, yaitu sekitar dua persen dari pemasukan devisa wisatawan mancanegara. Sementara Asdep Pengembangan Pasar Eropa Timteng Amerika dan Afrika Nia Niscaya, menjelaskan pada Pameran Wisata Dunia (World Travel Market) di London, 2-5 November 2015, investasinya Rp1,6 miliar dan paket wisata yang terjual menghasilkan Rp 954 miliar atau persentase promosi sekitar dua persen.

Demikian juga pada European International Business Travel Mart di Barcelona pada 17-19 November 2015 investasi promosi mencapai Rp8,1 miliar dengan hasil mencapai Rp 4,2 triliun.

“Biaya promosi kita sangat efisien pada semua even promosi,” kata Nia. Ia menargetkan kunjungan wisatawan dari Eropa, Timteng, Amerika dan Afrika pada tahun 2015 mencapai 1,67 juta orang. (Gabriel Bobby)

 

About author



You might also like

Tourism

Semarak ASIAN GAMES 2018 Bersama BRI

Logo ASIAN GAMES 2018 (Ist) Penyelenggaraan ASIAN GAMES 2018 yang akan dilaksanakan di Indonesia dan digelar di Jakarta dan Palembang, Sumatera Selatan diperkirakan akan semakin bertambah semarak dengan adanya torch

Heritage

Mendatangkan Wisman, RI Harus Belajar dari Thailand

Menteri Pariwisata Arief Yahya (kiri) (Ist) Mengurus pariwisata Indonesia, termasuk mendatangkan banyak wisatawan mancanegara (wisman) ternyata negeri ini harus belajar dari Thailand. Bukan dari negeri jiran Malaysia atau Singapura. Tahun

Indonesiaku

Kapolri Copot Oknum Polisi yang Menendang Ibu di Babel

Muara Karta (Ist) Seorang oknum polisi Ajun Komisaris Besar Polisi Yusuf dicopot dari jabatannya setelah melakukan aksi penendangan serta pemukulan terhadap dua orang ibu dan seorang anak di minimarket Bangka Belitung

Airlines

Imlek 2569 Bintan Diserbu 5000 Wisman Tiongkok

Asdep Greater China Kemenpar Vinsensius Jemadu (kiri) (Ist) Imlek dan Cap Go Meh ikut membawa berkah bagi Bintan. Tak tanggung-tanggung, sekitar 5000 wisatawan mancanegara asal Tiongkok menyerbu Bintan pada Februari

Hotel

Turis Asing Tertarik dengan HUT Kota Yogyakarta

Kawasan Malioboro jadi andalan wisata Kota Yogyakarta (Ist) Pesta Rakyat yang menjadi tema HUT ke-259 Kota Yogyakarta menjadi daya tarik bagi wisatawan, termasuk turis asing lantaran ditampilkan potensi budaya masyarakat.

Slideshow

Terapi Bambu di Bambu Spa Kelapa Gading

Berita Foto: Bambu Spa, perawatan tubuh tradisional yang dikelola secara modern kini hadir di Kelapa Gading, Jakarta Utara. Bambu Spa ikut melestarikan budaya Indonesia sebab menggunakan produk berkualitas dari kekayaan