‘Hidden Treasure of Art Deco: Sejarah Gedung Olveh Karya Firma Schoemaker dan Tantangan Revitalisasi’

Invitation_OLVEH__UMUM_3_white_SOSMED
‘Hidden Treasure of Art Deco: Sejarah Gedung Olveh Karya Firma Schoemaker dan Tantangan Revitalisasi’ (Ist)
‘Hidden Treasure of Art Deco: Sejarah Gedung Olveh Karya Firma Schoemaker dan Tantangan Revitalisasi’ yang menandai peluncuran Gedung OLVEH, sebuah gedung bersejarah hasil karya Firma Arsitek Schoemaker pada 1921 silam yang terletak di Jalan Jembatan Batu No 50 Pinangsia, Jakarta Barat.
Setelah sempat terlantar dan terlupakan selama puluhan tahun, gedung dengan arsitektur indah ini sukses direvitalisasi oleh tim arsitek dari Jakarta Old Town Revitalization Corporation (JOTRC) dan diresmikan kembali pada 2015 lalu.
Bekerja sama dengan Dirjen Kebudayaan, diskusi ini diharapkan dapat menginspirasi arsitek, pemerhati sejarah, heritage entrepreneur, serta masyarakat secara luas untuk lebih mencintai dan memperdulikan bangunan-bangunan sejarah yang kaya akan potensi.
Dalam diskusi ini juga akan membahas mengenai tantangan-tantangan yang dihadapi terkait dengan upaya revitalisasi bangunan bersejarah hingga upaya untuk memanfaatkan bangunan bersejarah sebagai lokasi bagi aktivitas kreatif yang sesuai dengan perkembangan jaman.
Gedung OLVEH yang nantinya akan dikelola oleh PT Svasti Sarasvati ini dipersiapkan menjadi tempat bertemunya insan kreatif dari dunia seni, desain dan arsitektur.
Melalui gedung ini, kami mengajak para penggiat seni, desain dan arsitektur untuk berkumpul, berdiskusi, bekerja dan mempromosikan karya kreatifnya ke tingkat internasional secara bersama-sama.
Adapun rincian tentang diskusi tersebut adalah sebagai berikut:
Judul acara     : ‘Hidden Treasure of Art Deco: Sejarah Gedung Olveh Karya Firma Schoemaker dan Tantangan Revitalisasi’
Hari, Tanggal : Sabtu, 19 Maret 2016
Pukul            : 09.00 – 11.00 WIB
Tempat          : Gedung OLVEH, Jalan Jembatan Batu No 50 Pinangsia (seberang pintu selatan Stasiun Kota)
Pembicara      : a. Hilmar Farid, Dirjen Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudyaaan
                       b. Boy Bhirawa, Arsitek Revitalisasi Gedung OLVEH
                       c. Agustin Widhiastuti, Kepala Divisi Keuangan dan Investasi PT Asuransi Jiwasraya
                       d. Candrian Attahiyat, Pakar Arkeologi
                       e. Pauline K.M. Van Roosmalen, Pakar Sejarah dan Arsitektur Kolonial. (Gabriel Bobby)

About author



You might also like

Slideshow

Pelindo III Dukung Pengembangan Pariwisata Joglosemar

Sinergi BUMN dukung pengembangan Joglosemar (Ist) Dua belas Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menyatakan komitmennya dalam mendukung pengembangan pariwisata di kawasan Yogyakarta-Solo-Semarang (Joglosemar) di hadapan Menteri BUMN Rini Soemarno di Prambanan,

Tour Package

Desember, Terbang dengan Helikopter ke Bandung

CEO Whitesky Aviation Denon Prawiraatmadja (Ist) Mulai 4 Desember mendatang, wisatawan yang mau traveling ke Bandung bisa menggunakan jasa helikopter. Menggnunakan moda transportasi udara jenis helikopter akan menambah pengalaman baru

SightSeeing

Slank Gelar Konser Sambut GMT 2016 di Palu

Ilustrasi GMT 2016 di Indonesia (Ist) Grup band papan atas, Slank, akan tampil menghibur wisatawan saat fenomena alam langka, gerhana matahari total (GMT) 2016 di Palu, Sulawesi Tengah. Hal tersebut

Festival

Colenak ala Hotel Santika Premiere ICE BSD City

Colenak Hotel Santika Premiere ICE BSD City (Ist) Nama Colenak mungkin sudah tidak asing di telinga masyarakat Indonesia terutama warga Jawa Barat dan menjadi salah satu kuliner populer. Colenak terbuat

World Heritage

Sarabba dan Pisang Janda, Nikmatnya Kuliner Khas Takalar

Ilustrasi Pisang Janda, Kuliner Khas di Takalar (Ist) Kabupaten Takalar pada 10 Februari 2016 memeringati HUT ke-56. Kabupaten yang terletak di Sulawesi Selatan (Sulsel) ini rupanya memiliki sejumlah kuliner khas

Tour Package

Bebas Visa Efektif Jaring Wisman

Menteri Pariwisata Arief Yahya (kiri) (Ist) Tahun 2016 menjadi tahun kedua pemerintahan Jokowi-JK. Dua tahun pemerintahan Presiden Jokowi, banyak program di sektor pariwisata yang telah dilakukan pemerintah. Dan, kebijakan bebas