HPN 2016 tak Ganggu Kunjungan Wisatawan Asing ke Lombok

hadi di jkt

LA Hadi Faishal (Ist)

Penyelenggaraan Hari Pers Nasional (HPN) 2016 di Lombok, Nusa Tenggara Barat diyakini tidak akan mengganggu kunjungan wisatawan, termasuk turis asing ke Pulau Seribu Masjid itu lantaran HPN 2016 akan dilakukan ketika low season.

Malah, keberadaan media massa selama HPN 2016 akan membantu promosi Lombok kepada publik sehingga akan mengetahui potensi wisata di Pulau Seribu Masjid itu secara keseluruhan dan bisa berdampak positif terhadap kunjungan wisatawan, termasuk turis asing ke Lombok.

Hal tersebut dikatakan Wakil Ketua PHRI NTB LA Hadi Faishal ketika dihubungi patainanews.com belum lama ini. “Rencana penyelenggaraan HPN 2016 di Lombok dilakukan pada Februari mendatang yang biasanya kunjungan wisatawan, termasuk turis asing mengalami low season,” ucap Hadi, begitu ia biasa disapa.

Hadi yang juga General Manager d’Praya Lombok Hotel ini menuturkan bahwa saat low season tingkat okupansi hotel cenderung menurun sehingga bisa dimanfaatkan sebagai tempat menginap wartawan yang meliput HPN 2016 di Lombok.

Sebelumnya Perhimpunan Hotel & Restoran Indonesia (PHRI) Nusa Tenggara Barat (NTB) mendukung Lombok menjadi tuan rumah penyelenggaraan Hari Pers Nasional (HPN) 2016.

Hal tersebut dikatakan Wakil Ketua PHRI NTB LA Hadi Faishal ketika dihubungi patainanews.com, Senin (9/11/2015). Hadi berharap pemerintah provinsi NTB mengajak rombongan media massa untuk keliling Lombok agar wartawan bisa mengetahui Lombok secara keseluruhan.

“Penting bagi wartawan untuk mengetahui semua potensi wisata yang ada di Lombok,” ucap Hadi. Menurutnya, selama media massa berada di Lombok, wartawan tidak hanya sekadar mengetahui destinasi wisata tapi juga dapat mengetahui potensi wisata kuliner khas Lombok, kerajinan tangan, dan lainnya sehingga bisa diinformasikan kepada publik yang akan berdampak positif terhadap kunjungan wisatawan, termasuk turis asing ke Lombok.

Jadi, lanjut Hadi yang juga sebagai Ketua Dewan Penasihat ASITA NTB ini, wartawan bisa meliput Pulau Seribu Masjid ini secara keseluruhan sehingga bisa menulis secara komprehensif mengenai potensi wisata Lombok.

Adapun Lombok dipilih menjadi tuan rumah penyelenggaraan Hari Pers Nasional 2016. Perhelatan ini juga dimeriahkan dengan kegiatan pelayaran jurnalis (sail journalist).

TNI Angkatan Laut akan mengerahkan satu uni KRI untuk mengangkut peserta ke lokasi HPN 2016. Informasi yang dikumpulkan patainanews.com beberapa waktu lalu, rencana sail journalist ini dibicarakan dalam pertemuan antara Kepala Staf TNI Angkatan Laut Laksamana Ade Supandi dengan Panitia HPN 2016 di Mabes TNI AL di Cilangkap, Jakarta, Kamis (5/11/2015).

“TNI AL mendukung kegiatan sail journalist dan kami yakin ini akan sangat bermanfaat bukan hanya untuk kalangan pers tetapi juga untuk masyarakat Indonesia secara umum,” ujar Laksamana Ade Supandi yang dalam pertemuan didampingi Aspam KSAL Laksamana Muda TNI Agus Heryana dan Kadispenal Laksamana Pertama TNI M Zainuddin.

Adapun rombongan Panitia HPN 2016 dipimpin Penanggung Jawab HPN 2016 yang juga Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan Ketua Panitia HPN Teguh Santosa dan didampingi pengurus harian PWI Kiki Iswara, Agus Yuli dan Dar Edi Yoga.

“HPN adalah ajang terbesar masyarakat pers Indonesia. Diharapkan dapat menghasilkan sejumlah rekomendasi penting terhadap kehidupan berbangsa dan bernegara,” ujar Margiono.

Wakil Ketua Dewan Pers itu berharap perjalanan dengan menggunakan KRI menuju lokasi HPN dapat memperkuat pemahaman masyarakat pers Indonesia mengenai isu-isu laut dan maritim serta wawasan kebangsaan.

“Pada praktiknya, laut dan maritim sudah menjadi hal yang dibicarakan masyarakat Indonesia sehari-hari. Karena itu masyarakat pers di Indonesia tidak bisa tidak harus memiliki pemahaman yang memadai mengenai hal ini,” ujar Margiono.

Usai pertemuan, Ketua Panitia HPN Teguh Santosa mengatakan, pihaknya sedang menyiapkan berbagai program sepanjang perjalanan menuju lokasi HPN 2016.

Selain mengangkut jurnalis, pihak TNI AL juga akan melakukan sejumlah kegiatan lain di arena HPN 2016, seperti pameran alutsisa, operasi pembersihan pantai dan penanaman terumbu karang serta mangrove.
“Kami juga mengundang TNI AL untuk ikut dalam kegiatan operasi katarak. Bima di NTB merupakan salah satu daerah dengan penderita katarak terbanyak di dunia.” tutup dia. (Gabriel Bobby)

 

About author



You might also like

Destinations

Murni Wisata Indonesia Raih Apresiasi di MATTA Fair 2017

Penghargaan untuk Murni Wisata (Ist) Pariwisata Indonesia kini semakin dikenal di dunia. Prestasi membanggakan terus ditorehkan sektor pariwisata negeri ini, termasuk menerima penghargaan di negeri jiran, Malaysia. Murni Wisata, travel

Tour Package

Yogyakarta bukan Hanya Malioboro

Menikmati Kalibiru (Ist) Yogyakarta bukan hanya Malioboro, Pantai Parangtritis, maupun Candi Prambanan. Menyaksikan Waduk Sermo yang berselimutkan kabut pada pagi hari dan pemandangan mentari yang terbenam di barat saat senja

Slideshow

Tingkatkan Infrastruktur, Turis Asing Datang

Falentina Cotton (tengah) (Ist) Pemerintah dinilai perlu meningkatkan kualitas infrastruktur yang menunjang pariwisata Indonesia sehingga wisatawan asing, termasuk turis dari Tiongkok akan semakin tertarik datang ke negeri ini untuk berlibur.

Tour Package

PHRI NTB Usul Menteri Pariwisata Buat Ucapan Syukur Keberhasilan RI dalam World Halal Travel Awards 2015

Menteri Pariwisata Arief Yahya (Ist) Keberhasilan Indonesia menyabet tiga gelar dalam ajang berskala dunia, World Halal Travel Awards 2015 membuat sektor pariwisata nasional bangga. Dan, negeri ini pantas mengucap syukur

Slideshow

ICE Jadi Venue GIIAS 2016

ICE (Ist) Menjelang penyelenggaraan PATA Travel Mart 2016 pada 7 hingga 9 September mendatang, Indonesia Convention Exhibition (ICE) di BSD City, Banten dipercaya sebagai venue penyelenggaraan event berskala internasional, Gaikindo

Festival

Promosi Pariwisata Kepulauan Seribu Lewat Film

Gelar Peduli Gerakan 1000 untuk Kepulauan Seribu Kepulauan Seribu di DKI Jakarta termasuk dalam 10 destinasi unggulan yang dikembangkan pemerintah yang sering disebut sebagai Bali Baru. Upaya mengembangkan potensi pariwisata