HUT ke-33, JAS Luncurkan Together in Unity

Penyematan Pin Together Unity

Presiden Direktur PT JAS Adji Gunawan (kiri) menyematkan pin Together in Unity (Ist)

PT Jasa  Angkasa Semesta Tbk (JAS Airport Services), perusahaan ground handling swasta nasional telah memasuki usia ke-33.

Merayakan HUT ke-33, seremoni dilakukan hari ini di Terminal 2D berbarengan dengan acara buka puasa bersama dan dihadiri oleh karyawan, pelanggan maskapai, serta pemangku kepentingan lainnya. Selama ini JAS diketahui tak hanya sekadar mencari profit semata, namun memberikan santunan kepada puluhan anak yatim, termasuk juga bantuan dana pendidikan kepada anak karyawan JAS dan Yayasan Ardhya Garini (Yasarini) Cabang Lanud Halim.

Yasarini didirikan 1988 silam dan merupakan yayasan istri anggota TNI AU yang bertekad membantu meningkatkan kesejahteraan anggota TNI AU pada khususnya dan masyarakat sekitar pada umumnya. Yayasan tersebut salah satunya bergerak di bidang pendidikan, searah dengan pilar tanggung jawab sosial (CSR) JAS dan kerja sama ini sudah berlangsung selama 4 tahun berturut-turut.

Dalam sambutannya, Presiden Direktur PT JAS Adji Gunawan mengatakan, “Di usia 33 ini, JAS telah melewati berbagai pengalaman yang menghantarkan Perseroan menjadi salah satu ground handler nasional bersertifikasi internasional ISAGO untuk mendukung pelayanan jasa kebandar udaraan di Indonesia”.

ISAGO adalah program audit untuk perusahaan ground handling yang melayani maskapai di bandara. Audit ini memiliki standar yang relevan untuk seluruh perusahaan ground handling di dunia sehingga memiliki kualitas internasional. Tujuannya untuk meningkatkan keselamatan operasional di sisi darat bandara dengan cara mengurangi jumlah kecelakaan dan kerusakan pada pesawat dan peralatan.

Pada kesempatan yang sama, JAS juga meluncurkan kampanye ‘Together in Unity’ lewat atribut pin yang nantinya akan digunakan oleh lebih dari 3.000 karyawannya. Maksud kampanye tersebut menurut Adji adalah untuk mempromosikan kebersamaan dan persatuan seluruh sektor, khususnya di dunia penerbangan.

“Bersama-sama kita memiliki tanggungjawab untuk memelihara hubungan baik berdasarkan kepentingan bersama dan rasa saling menghargai. Dan itulah salah satu komitmen dasar kami. Dan ini adalah sebuah komitmen yang kita semua dapat perbaharui lagi dalam bulan suci ini,” demikian harapan Adji di HUT ke-33, Kamis (8/6/2017) dalam siaran pers yang diterima patainanews.com.

JAS Airport Services didirikan pada tahun 1984 dan telah menyediakan layanan ground handling ke maskapai internasional ternama selama lebih dari 30 tahun. Saat ini, JAS bersyukur melayani sekitar 35 maskapai penerbangan internasional dan domestik serta banyak mitra lainnya di industri perjalanan udara, kargo, dan perhotelan di 13 bandara besar di seluruh Indonesia.

JAS yang merupakan anak perusahaan PT Cardig Aero Services Tbk (CASS) bersama perusahaan sejenis juga menawarkan rangkaian penanganan penerbangan yang lengkap dan komprehensif. Dalam hal ini, PT  JAS Aero Engineering (JAES) yang menangani pemeliharaan teknikal pesawat serta PT Purantara Mitra Angkasa Dua (PMAD) yang bergerak di bidang catering pesawat.

Ditanya seputar rahasia kesuksesan, Adji mengungkapkan, “JAS akan selalu melakukan hal yang benar dengan cara yang benar untuk mendapatkan hasil yang tepat. Ini adalah pengalaman yang berulang-ulang kali kami alami dari waktu ke waktu. Bahwa praktik kerja yang baik akan menumbuhkan kepercayaan pelanggan. Tidak ada jalan instan yang kami tempuh seperti saat ini”.

Beberapa pencapaian terbaru yang cukup signifikan adalah bertambahnya pelanggan maskapai internasional dan domestik ke dalam keluarga besar JAS seperti Malaysia Airlines, Oman Air dan Lucky Air, pesawat kargo K-Mile dan Raya Airways, serta Sriwijaya dan NAM Air di beberapa lokasi. JAS juga berhasil menangani tamu-tamu VIP, seperti rombongan Raja Salman di bulan Maret 2017 dan beberapa tamu kenegaraan lainnya.

Demikian juga kerja sama dengan pihak lain lewat penanda tanganan MoU dengan PT Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB), PT Angkasa Pura Hotel (APH) untuk pengembangan dan pengelolaan International Lounge di Terminal 2 Bandara Juanda, dan Asosiasi Penyelenggara Haji Umrah dan Inbound Indonesia (Asphurindo) Asperindo untuk fasilitas Umrah Lounge Bandara.

Kinerja Perseroan sepanjang 2016-2017 pun diakui dan menerima berbagai penghargaan dari maskapai Cathay Dragon, Cathay Pacific, EVA Air, KLM, Singapore Airlines, Jetstar, terkait upaya ground handling dalam mendukung keselamatan, ketepatan waktu dan penanganan penumpang mereka. Sedangkan untuk pengembangan sistem, baru-baru ini JAS mengembangkan aplikasi Pajak eFaktur Mandiri yang mendapat apresiasi positif dari DPW ALFI Jakarta.

Menutup sambutan, Adji juga mengungkapkan rasa terima kasihnya. “Terima kasih atas dukungan dari karyawan dan seluruh pemangku kepentingan di industri ini. Istilahnya berat sama dipikul ringan sama dijinjing, kita tidak ingin maju sendiri-sendiri, kita tidak ingin makmur sendiri-sendiri, kita ingin maju dan makmur sejahtera bersama-sama,” paparnya. (Gabriel Bobby)

 

About author



You might also like

World Heritage

Desember, Terbang dengan Helikopter ke Bandung

CEO Whitesky Aviation Denon Prawiraatmadja (Ist) Mulai 4 Desember mendatang, wisatawan yang mau traveling ke Bandung bisa menggunakan jasa helikopter. Menggnunakan moda transportasi udara jenis helikopter akan menambah pengalaman baru

Tourism

UNIKOM Gandeng PATA Indonesia untuk Pelajari Pariwisata Bali

President/CEO PATA Indonesia Chapter Poernomo Siswoprasetijo Mahasiswa Ilmu Hubungan Internasional Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) Bandung, Riordan Immanuel Siregar yang akan menyelesaikan skripsi dalam bidang Ilmu Hubungan Internasional memilih PATA Indonesia

SightSeeing

Ke Cirebon, Ada Family Fun Bike Tour de Keraton

Keraton Kasepuhan Cirebon PATA Indonesia Chapter, dan Keraton Kasepuhan akan mengadakan Family Fun Bike di Cirebon, Jawa Barat. Demikian dijelaskan Sultan Sepuh XIV Keraton Kasepuhan Cirebon PRA Arief Natadiningrat ketika

Investments

Menatap Bisnis 2016 di Forum Bisnis Jawa Tengah

Tanjung Lesung (Ist) Para pelaku dunia usaha nasional berkumpul di Semarang, Jawa Tengah untuk membahas peluang dan tantangan sektor industri di 2016 dalam seminar Forum Bisnis Jawa Tengah (FBJT) pada

SightSeeing

Oktober, 25 Negara Ikut MesaStila Challenge & Ultra 2015

ilustrasi lari di alam Wisatawan asing, khususnya yang menyukai olahraga lari akan berkunjung ke Indonesia untuk mengikuti lomba lari ‘MesaStila Challenge & Ultra 2015’. Ajang lomba lari tahun ini bertambah

Cuisine

Kemenpar Dukung Promosi GMT 2016 di Palu

Jembatan ‘Kuning’ Ponulele di Palu (Ist) Pemerintah pusat melalui Kementerian Pariwisata (Kemenpar) memberikan dukungan dalam bentuk promosi gerhana matahari total (GMT) 2016 mendatang di Palu, Sulawesi Tengah. “Kementerian Pariwisata mendukung