Indonesia Banget di Oasis Heritage Restaurant

oasis heritage

Appetizer yang ada di Oasis Heritage Restaurant

Makan ala rijsttafel yang menjadi ciri khas Oasis Heritage Restaurant. Rijsttafel menjadi menu andalan di restoran yang terletak di Jalan Raden Saleh, Jakarta, ini.

Sebenarnya ini bukan nama makanan, namun cara makan yang pertama kali muncul ketika masa kolonial Belanda. Arti kata itu mungkin sederhana, meja nasi. Tapi menu yang terhidang lebih dari nasi.

Makanan yang tersaji sebenarnya sangat sederhana. Ada nasi, sate, ayam goreng atau panggang, opor daging, rendang, kerupuk, sambal, tempe, dan tahu.

Adapun Oasis Heritage Restaurant memiliki kelebihan dalam penyajiannya. Kenyamanan juga ditunjang dari bangunan restoran yang bergaya kolonial klasik.

Bentuknya kotak, dengan dua lantai, dan jendela-jendela yang melengkung. Dindingnya berwarna putih. Balok-balok kayu jati terbentang menyangga atap.

Kelebihan dari restoran ini adalah soal tampilan. Dan, tentu saja rasa. Di Jakarta, hanya resto ini yang konsisten menghidangkan rijsttafel. Jadi, tidak heran banyak tamu negara yang datang ke sana.

Bangga Kuliner Indonesia

Menjadi kebanggaan tentunya kuliner asli Indonesia diminati wisatawan mancanegara. Bahkan, tak hanya sekadar bersantap menu masakan negeri ini, di Oasis Heritage Restaurant tamu pun terhibur dengan aksi pramusaji yang menampilkan budaya dari sejumlah daerah di Indonesia.

Ya, di Oasis Heritage Restaurant, tamu bisa merasakan bagaimana bersantap bak bangsawan Belanda yang dilayani oleh banyak pramusaji. Kenangan tempo doeloe itu akan membuat kesan yang tak terlupakan bagi tamu, termasuk turis asing yang sedang ada di Jakarta.

Sudah banyak restoran atau tempat makan yang menawarkan menu atau penyajian yang mengusung konsep casual atau fine dining, namun masih terbatas restoran yang menyajikan dengan cara rijsttafel.

“Oasis menghadirkan konsep makan rijsttafel yang sebenarnya. Jadi pada dasarnya rijsttafel menyajikan minimal tujuh jenis makanan dengan cara diarak oleh pelayan yang banyak,” kata James de Rave, Cultural Liaison Oasis Heritage Restaurant kepada wartawan di Jakarta, Kamis (13/8/2015).

James menuturkan, konsep makan rijsttafel bukan hanya membuat tamu kenyang dengan makanan, tapi juga dihibur dengan aksi dari para pramusaji. Restoran Oasis yang sudah berdiri hampir 50 tahun ini menyajikan menu rijsttafel dengan hiburan tradisional, yakni pelayan yang berbaris membawa makanan diiringi musik tradisional dan juga dilengkapi dengan lengser khas Jawa Barat.

Pada kesempatan ini, Oasis Heritage Restaurant memperkenalkan Firdaus Rhapsody sebagai Head Chef Oasis Heritage Restaurant yang baru yang sekaligus meluncurkan menu makan siang terbaru, termasuk Mie Aceh.

James menambahkan bahwa kebanyakan wisman yang datang ke Oasis Heritage Restaurant dari Belanda dan Jepang. (Gabriel Bobby)

 

About author



You might also like

Culture

Wonderful Indonesia Promosi di London

Menteri Pariwisata Arief Yahya di London, Inggris (Ist) Di sela-sela persiapan keikutsertaan Indonesia di ajang World Travel Market London ke-37, Menteri Pariwisata Arief Yahya roadshow ke berbagai tempat, memantau langsung

Slideshow

Hotel Santika Cirebon Bersiap Menyambut Nadran

Kolam renang di Hotel Santika Cirebon (Ist) Nadran atau Festival Pesisir Nelayan Kota Cirebon akan kembali digelar pada tanggal 7 November 2015. Festival tahunan ini bertujuan mensyukuri hasil tangkapan ikan,

Heritage

7 yang Menarik untuk Wisatawan Berkunjung ke Sumsel

Kopi Bubuk Empat Lawang, kuliner khas Sumsel Menikmati Air Terjun Batu Betiang (Ist) Kapal tradisional berlayar di Sungai Musi  Kebetulan esok sudah masuk akhir pekan. Tak salah jika wisatawan berkunjung

Culture

Wisatawan Memberikan Perhatian terhadap Pelestarian Lingkungan

Finalis Miss Earth Indonesia 2017 ikut serta mengumpulkan sampah di Bundaran Hotel Indonesia, Minggu (9/7/2017) (Ist) Pelestarian terhadap lingkungan hidup menjadi tren di seluruh dunia. Dan, wisatawan pada masa kini

Slideshow

Memotret Indonesia lewat Museum

JJI di Museum Wayang (Ist) Mentari pagi menyambut kedatangan komunitas Jalan Jalan Indonesia (JJI) di kawasan Kota Tua Jakarta. Bangunan Museum Fatahillah tampak kokoh di tengah begitu ramainya wisatawan Nusantara

Airlines

Kemenpar Siap Promosikan Potensi Pariwisata Kepulauan Sula

Deputi Bidang Pemasaran I Kementerian Pariwisata I Gde Pitana (kiri) (Ist) Kementerian Pariwisata (Kemenpar) siap mendukung promosi potensi destinasi pariwisata Kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara. Secara demografi berada di antara