Indonesia Berjaya di The 12th UNWTO Awards

Wonderful-Indonesia-Logo-1 (1)

The 12th United Nations – World Tourism Organization (UNWTO) Awards,  Rabu (20/1/2016) di Madrid, Spanyol saat Gala Ceremony The 12th UNWTO Awards mengumumkan:

1. The winner of the UNWTO Award in Innovation in Public Policy and Governance
Culture and Tourism Banyuwangi Regency Office dari Indonesia.

2. The first runner up of the UNWTO Award for Innovation in Enterprises
Garuda Indonesia and coca cola amatil Bali Beach Clean-up dari Indonesia.

3. The first runner up of the UNWTO Award for Innovation in Non-Governmental Organizations Yayasan Karang Lestari – Coral Reef Reborn Pemuteran, Bali dari Indonesia.

Ajang internasional bergengsi yang diselenggarakan sejak 18 Januari 2016 tersebut merupakan penghargaan inovasi di sektor pariwisata yang diselenggarakan oleh Badan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang membidangi sektor pariwisata dunia, yaitu UNWTO.

Banyuwangi menjadi pemenang setelah bersaing ketat dengan tiga negara lainnya dalam kategori yang sama yakni Kenya, Kolombia dan Puerto Rico.

Indonesia menjadi satu-satunya negara dengan tiga nominasi sekaligus bersaing dengan 109 proyek lainnya yang digagas oleh berbagai negara, yaitu Kolombia, Kenya, Puerto Rico, Lithuania, Spanyol, Swiss, Kamboja, Nepal, Afrika Selatan, Kroasia, dan Korea Selatan.

Banyuwangi sukses mempresentasikan tema besar strategi pengembangan pariwisata berkelanjutan pada 18 Januari 2016 dalam event 12th UNWTO Awards Forum di Madrid, Spanyol.

Program yang digadang Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, tersebut memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi (ICT) di bidang pariwisata.

Selain itu Banyuwangi juga memaparkan bagaimana daerahnya mengidentifikasi potensi wisata yang dimilikinya, menjaga kearifan lokal hingga pengembangan pariwisata bersama stakeholder.

Khusus yang menjadikan faktor penentu perkembangan pariwisata Banyuwangi adalah dicanangkannya program ekoturisme yang berpatokan pada dua hal, yaitu budaya dan keindahan alam.

Pencapaian Banyuwangi juara dalam 12th UNWTO Award menjadi hal istimewa mengingat sejak 2003 silam atau sejak awal bergulirnya ajang penghargaan tersebut, Indonesia tidak pernah sekalipun berhasil keluar sebagai juara.

Indonesia menempatkan wakil di tiga kategori, dua kategori menjadi The 1st Runner Up, dan menjadi juara 1. Dengan keberhasilan itu berhasil mengangkat pariwisata Indonesia dan semakin diakui dunia Internasional.

Selain Banyuwangi, dua wakil Indonesia turut menjadi finalis di dua kategori lain. Garuda Indonesia berhasil mendapatkan nomine ‘Innovation in Enterprises’ dengan program ‘Bali Beach Clean Up’, dan Yayasan Karang Lestari melalui program ‘Coral Reef Reborn’ dalam katregori ‘Innovation in Non-Governmental Organizations’.

Ajang United Nations World Tourism Organization (UNWTO) Awards for Excellence and Innovation in Tourism ke-12 memiliki empat nominasi, yaitu UNWTO Award for Innovation in Public Policy and Governance, UNWTO Award for Innovation in Enterprises, UNWTO Award for Innovation in Non Governmental Organizations, dan UNWTO Award for Innovation in Research and Technology.

UNWTO sendiri adalah organisasi pariwisata dunia yang merupakan bagian dari PBB. UNWTO saat ini beranggotakan 157 negara, 6 anggota asosiasi, dan 480 anggota afiliasi dari sektor swasta, lembaga pendidikan, serta otoritas pariwisata. UNWTO menawarkan dukungan dalam memajukan pengetahuan tentang kebijakan pariwisata di seluruh dunia.

Sebagai organisasi internasional terkemuka di bidang pariwisata, UNWTO bertugas mempromosikan pariwisata sebagai pendorong pertumbuhan ekonomi, pembangunan yang inklusif dan kelestarian lingkungan.

Nilai tambah lainnya, dari 4 Kategori Awards UNWTO yang ada Indonesia menempatkan wakil di 3 Kategori, 2 kategori menjadi The 1st Runner Up, dan menjuarai 1 Kategori.

Lebih lanjut, berikut detail negara pemenang The 12th UNWTO Awards lainnya:

– Inovasi kebijakan publik:
1. Indonesia (Banyuwangi) 2. Medellin, Colombia. 3. Puerto Rico

– Kategori enterprises:
1. Lithuania 2. Indonesia (Garuda) 3.Swiss

– Kategori NGO:
1. Nepal 2. Indonesia (Bali) 3.Kamboja (Gabriel Bobby)

 

 

About author



You might also like

Slideshow

Ingin Tambah Cantik, Jangan Ragu ke Tanjung Lesung

Kolintang di acara seminar kecantikan di Menara Batavia, Jakarta (Ist) Semua perempuan tentunya ingin merasa lebih cantik lagi. Dan, semua perempuan bisa menjadi lebih cantik lagi jika jalan-jalan ke Tanjung

Indonesiaku

Lulusan SD Membangun Warteg Kharisma Bahari untuk Angkat Derajat Warteg

Kuliner di Warteg Kharisma Bahari (Ist) Hanya bermodalkan ijazah sekolah dasar (SD) tak membuat sosok pria yang terbilang masih muda asal Tegal, Jawa Tengah ini menyerah pada kenyataan hidup di

Indonesiaku

Akhir Tahun, WKB Punya 140 Warteg

Kuliner khas WKB (Ist) Keberadaan Warteg Kharisma Bahari (WKB) semakin diminati masyarakat.  Ya, kuliner khas Tegal, Jawa Tengah ini semakin diminati masyarakat Indonesia. Buktinya disukai etnis lain, seperti dari Sumatera Utara

SightSeeing

Kepulauan Seribu, Destinasi Wisata Bahari di Jakarta

Wisatawan ke Kepulauan Seribu (Ist) Daya tarik Jakarta tak hanya sekadar untuk wisata belanja sebab Ibukota RI ternyata juga memiliki destinasi wisata bahari yang tak kalah dengan destinasi lainnya di

Destinations

Bersama Pasangan, Bulan Madu di Tanjung Lesung

Tanjung Lesung (Ist) Menikmati bulan madu tentunya menjadi momen berharga bagi pasangan pengantin baru. Karenanya tak perlu bingung memilih destinasi wisata untuk menikmati bulan madu bersama pasangan terkasih. Jika biasanya

Tour Package

Membaca Tren Pariwisata 2018

Menteri Pariwisata Arief Yahya (ketiga dari kiri) di ITO 2018 (Ist) Tren pariwisata Indonesia dinilai positif sebab traveler sudah mulai banyak tertarik yang berkunjug ke berbagai destinasi wisata yang beragam dan