Indonesia Bidik Turis Tiongkok

My Ary

Kalibiru di Yogyakarta merupakan destinasi yang akan diminati turis asing yang berkunjung ke Indonesia (Ist)

Pemerintah terus mengembangkan pasar wisatawan asing. Negara-negara yang tersebar di dunia, seperti Great Tiongkok, Singapura, Malaysia, Australia, Jepang Amerika Serikat, Timur Tengah, Inggris, Filipina, Perancis, Jerman, Belanda, India, Thailand, dan Rusia.

Kendati demikian, Tiongkok tetap dianggap potensial untuk berkunjung ke Indonesia. Menurut Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Mancanegara I Gde Pitana, Tiongkok merupakan pasar wisatawan utama di Indonesia, terutama bagi mereka yang berada di Macau dan Hongkong.

“Ada tren orang Tiongkok belum hebat kalau belum ke Hongkong. Karenanya kita memiliki strategi khusus menarik wisatawan yang dari Hongkong. Kita memperhatikan kesukaan mereka, musim liburan di masing-masing negara, juga kebiasaan mereka saat berlibur,” jelasnya kepada wartawan di Hotel Santika Cirebon, Jawa Barat pada akhir pekan lalu.

Adapun implementasi strategi pemasaran itu sendiri dibagi menjadi tiga jenis. Pertama, yaitu pemasaran berdasarkan origin, destination dan time. Kedua, merupakan strategi yang terdiri dari branding, advertising dan selling.

Ketiga melalui media, baik itu paid media, owned media maupun media sosial. “Porsi branding pada unsur promosi adalah yang paling besar di sini. Apabila target pasar sudah mengenal branding, misalnya Perth sudah mengenal Bali, maka kami akan melakukan advertising. Selling itu tidak dilakukan oleh kami melainkan melalui industri,” tambah Pitana.

Pada target pasar Timur Tengah, Arab Saudi masih dibidik menjadi pasar yang utama disusul oleh Abu Dhabi. Nia Niscaya, Asisten Deputi Pengembangan Pasar Eropa, Timur Tengah, Amerika dan Afrika mengatakan bahwa turis Arab tergolong cukup unik.

Dalam satu keluarga, seorang ayah terbiasa menyerahkan keputusan kepada istri dan anaknya untuk memilih tempat berlibur. “Kalau di Arab, biasanya istri dan anak yang mengambil keputusan mau berlibur dimana. Oleh sebab itu, kami atur strategi untuk branding lewat majalah-majalah wanita misalnya,” kata Nia menjawab patainanews.com.

Sementara itu, Nia juga menjelaskan tentang beberapa kegiatan promosi mancanegara. Ini terbagi menjadi empat jenis yaitu berpatisipasi dalam pameran, misi penjualan destinasi, festival mancanegara, dan berupa dukungan promosi dalam event internasional. (Gabriel Bobby)

 

About author



You might also like

Investments

Kadin Apresiasi FPMDI

Forum Pimpinan Media Digital Indonesia (Ist) Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menyatakan akan menyiapkan sinergitas dengan Forum Pimpinan Media Digital Indonesia (FPMDI) menyusul hasil musyawarah dan mufakat Forum yang

Tourism

Jepang Belum Punya Destinasi Wisata Halal

Wisatawan mancanegara menyatu dengan warga setempat di Lombok (Ist) Kendati Jepang juga mulai tertarik untuk menggarap wisata halal, namun Negeri Sakura ini dinilai belum memiliki destinasi wisata halal seperti yang

Slideshow

GMT 2016 Peluang Meningkatkan Kunjungan Wisatawan

Ilustrasi Gerhana Matahari Total (Ist) Indonesia sudah menyiapkan diri untuk menyambut Gerhana Matahari Total (GMT) pada 9 Maret 2016. GMT diperkirakan terjadi mulai fajar, saat matahari terbit. Gerhana akan melintasi

Slideshow

Kuliah di The University of Nottingham Ningbo China Bisa Terima Bea Siswa Pemerintah Tiongkok

Professor Stephen L Morgan, Associate Provost (Planning) Professor of Chinese Economic History The University of Nottingham (Ist) Orang Indonesia yang memutuskan meneruskan pendidikan di Tiongkok dan memilih kuliah di The

Hotel

Potensi Wisata Manado Diminati Turis

Monumen Tuhan Yesus memberkati Manado menjadi daya tarik wisatawan (Ist) Manado di Sulawesi Utara semakin diminati wisatawan, termasuk turis asal Tiongkok. Karenanya Manado termasuk 15 destinasi wisata favorit 2017 untuk

All About Indonesia

Logo Dewan Pers Jangan Dijadikan Kartel Media Massa

Ilustrasi hoax (Ist) Forum Pimpinan Media Digital Indonesia (FPMDI) telah menjadi bagian dari verifikasi media abal-abal, media penyebar hoax dan media buzzer. “Kami pun memantau, mengedukasi serta meyakini anggota kami