Indonesia Optimistis Wisata Halal Berjaya di Abu Dhabi

masyarakat pilih wisata halal

Masyarakat pilih wisata halal Indonesia berjaya di dunia (Ist)

Sepekan ini Anda sempat membuka timeline di Facebook, Twitter, Instagram, Line, Path atau media sosial lain? Apa posting yang paling heboh menyita perhatian dunia maya?

Yang non politik dan non pilkada? Ya! Ada gerakan online dan offline dari berbagai daerah untuk memastikan Indonesia merebut World Halal Tourism Award 2016 di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA) 24 Oktober hingga 24 November mendatang.

Gerakan mengajak vote yang semula hanya online melalui jejaring media sosial, pekan ini agak berubah. Sudah mulai offline. Dan pemandangan itu menjadi sangat atraktif, penuh semangat, bergairah sekaligus happy, menghibur!

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada semua pihak yang sangat tekun memviralkan ajakan vote for Indonesia itu.

“Kalian luar biasa semua! Merah Putih semua! Keren,” kata Arief Yahya dalam siaran pers yang diterima patainanews.com, Selasa (1/11/2016).

Yuk, kata Menteri Pariwisata Arief Yahya, masih ada satu minggu lagi ke depan, klik di alamat website ini http://bit.ly/VOTEindonesia.

“Berikan suara kalian buat 12 wakil Indonesia di kompetisi dunia yang bertitel World Halal Travel Award 2016 itu,” ucapnya. Sementara Ketua Tim Percepatan Wisata Halal Kemenpar Riyanto Sofyan juga terus mengerahkan semua link dan kolega bisnis yang dimiliki.

Sebagai contoh di Aceh, dibawah kontrol dan koordinasi Kadispar Reza Pahlevi tidak berhenti mencari votes dari segala penjuru. Bahkan, mereka memiliki pasukan khusus yang door to door, seperti sales di mal, yang mengejar siapa saja yang belum mewakafkan suaranya buat WHTA2016.

“Kami terus semagat, karena kami tidak punya pilihan lain, kecuali bergerak konkret dan cepat,” kata Reza. Sedangkan Di Lombok, Kadispar NTB Lalu Faozal juga mengerahkan semua pasukannya, termasuk GenPI dan public di car free day.

Sekaligus di kerumunan Minggu pagi itu untuk woro-woro soal vote itu. Bahkan, mereka juga mencetak tata cara memberi voting itu menggunakan kertas lalu dibagi-bagikan kepada masyarakat.

“Luar biasa, kami di daerah sangat antusias,” papar Faozal. Belum lagi di kampus-kampus, aktivitas voting juga seru. Mahasiswa dikumpulkan lalu diberikan penjelasan sampai mereka mengerti dan menyadari semangat untuk membuat sejarah baru, memenangkan Indonesia di World Halal Tourism Award 2016.

“Kami secara bergilir, terus bergerak, memberikan vote pada semua mahasiswa kami,” ungkap Byomantara, Kepala STP Nusa Dua Bali.
Hal serupa juga dilakukan oleh STP Bandung bersama Kepala STP Anang Sutono, juga Politeknik Pariwisata Medan Faisal, Politeknik Pariwisata Makassar Komang Mahawira, Politeknik Palembang Irene Camelyn Sinaga.

Tahun ini ada tiga destinasi yang memang dipush menuju wisata halal, yakni Lombok NTB, Aceh dan Sumatera Barat (Sumbar).
Aktivitas di online juga terus menerus dengan mengajak para artis, tokoh, dan bintang dunia maya untuk mengendors followers-nya untuk vote.

Seperti Laudya Chyntia Bella yang punya follower 5,5 juta, Shireen Sungkar yang mengantungi 6,7 juta follower, Fahira Idris, Garuda Indonesia, National Geographic Indonesia, semua me-retweet dan mengajak vote for Indonesia halal tourism.

Tahun 2015 lalu, Indonesia juara umum dengan memenangi tiga kategori sekaligus dari 15 kategori yang dilombakan, yakni Lombok sebagai World Best Halal Destination Award 2015 dan World Best Halal Honeymoon 2015 dan Sofyan Betawi Hotel Jakarta sebagai World Best Halal Hotel 2015.

Tahun 2016 lebih siap karena itu lebih banyak jumlah yang didorong ikut berkompetisi. Tim Pemenangan yang diketuai Don Kardono, Stafsus Menpar Bidang Media dan wakil Vita Datau Messakh, Ketua AGI dan sekaligus Ketua Tim Percepatan Wisata Kuliner dan Belanja itu tidak menurunkan ritme di minggu kedua ini.

Karena tugas tim ini adalah menggerakkan masyarakat dengan semua potensi yang dimiliki untuk vote. Hampir semua kota di tanah air punya industri berbasis halal, misalnya hotel, resort, resto, cafe, atraksi, dan lainnya.

Destinasi halal adalah tujuan wisata yang lengkap dengan fasilitas yang moslem friendly, pariwisata ramah wisatawan muslim (muslim friendly tourism).

Mudah menemukan masjid, tempat wudlu, di hotel juga ada arah kiblat, jam shalat, kitab suci, dan lainnya. Khusus Halal Destination, tahun lalu Kemenpar berhasil mengusung Nusa Tenggara Barat sebagai World’s Best Halal Destinatio 2015.

Tahun ini Kementerian Pariwisata Indonesia menjagokan Provinsi Aceh dan Sumatera Barat untuk memenangi destinasi halal itu.
Aceh adalah nomintator untuk kategori World’s Best Halal Cultural Destination, sedangkan Sumatera Barat menjadi nominator kategori World’s Best Halal Destination dan World’s Best Halal Culinary Destination.

Soal kuliner, siapa yang menyangkal Sumbar? CNN Travel pernah menempatkan Rendang sebagai makanan paling lezat dunia. Kali ini Nasi Padang yang dinominasikan.

Arief Yahya senantiasa mengajak masyarakat digital untuk vote 12 nominator Indonesia secara lengkap. Juga mengajak kawan, followers di media sosial untuk bersama-sama vote.

“Kita tunjukkan kepada dunia, bahwa kita bangsa besar, bangsa modern, dan bangsa pro digital,” katanya. Vote sudah berlangsung satu pekan sejak tanggal 24 Oktober hingga 6 November 2016.

Lalu akan dilanjutkan dengan memilih lima besar finalis (Top 5) masing-masing kategori dan voting putaran kedua padal 7 November- 24 November 2016.

Nominator Indonesia adalah:

1. World’s Best Airline for Halal Travellers: Garuda Indonesia
2. World’s Best Airport for Halal Travellers: Sultan Iskandar Muda International Airport, Aceh Indonesia
3. World’s Best Family Friendly Hotel: The Rhadana Hotel, Kuta, Bali, Indonesia
4. World’s Most Luxurious Family Friendly Hotel: Trans Luxury Hotel Bandung Indonesia
6. World’s Best Halal Beach Resort: Novotel Lombok Resort & Villas, Lombok, West Nusa Tenggara Indonesia
7. World’s Best Halal Tour Operator: West Sumatera Indonesia
8. World’s Best Halal Tourism Website: www.wonderfullomboksumbawa.com, Indonesia
10. World’s Best Halal Honeymoon Destination: Sembalun Village Region, Lombok, Nusa Tenggara Barat, Indonesia
11. World’s Best Hajj & Umrah Operator: ESQ Tours & Travel, Jakarta, Indonesia
13. World’s Best Halal Destination: West Sumatera, Indonesia
14. World’s Best Halal Culinary Destination: West Sumatera, Indonesia
15. World’s Best Halal Cultural Destination: Aceh, Indonesia. (Gabriel Bobby)

About author



You might also like

Festival

FBC untuk Majukan Cirebon

Narasumber FBC (Ist) Forum Bisnis Cirebon (FBC) yang terdiri dari pemangku kepentingan bisnis dari seluruh sektor industri dan bisnis di Cirebon, Jawa Barat resmi dikukuhkan. Dan, Sultan Sepuh Keraton Kasepuhan

Slideshow

Pesparani untuk Indonesia

Pesparani ikut mendukung kerukunan dan kedamaian di Indonesia (Ist) Usai menggelar  berbagai lomba, Lembaga Pembinaan dan Pengembangan PESPARANI Katolik Nasional (LP3KN) mengadakan seminar nasional dan musyawarah nasional (Munas)  di Islamic

Culture

Perlu Dukungan Pemerintah untuk Pelaku Industri Perkenalkan Batik ke Dunia

Lindy Ann Umarhadi (tengah) diapit model Batik Lindy Ann (Ist) Para pelaku bisnis batik nasional meminta dukungan pemerintah untuk semakin giat memperkenalkan batik Indonesia agar semakin banyak masyarakat dunia yang

Destinations

Menteri Pariwisata Paparkan Pariwisata Indonesia kepada Pengusaha Tiongkok

Berita Foto: Menteri Pariwisata Arief Yahya memberikan presentasi tentang pembangunan pariwisata Indonesia kepada pemerintah dan pengusaha dari Shenzhen, Tiongkok yang dipimpin langsung orang nomor satu Shenzen Mr Ma Xingrui di

Slideshow

Mermbangun Networking Menuju Indonesia Destinasi Wisata Dunia

Menteri Pariwisata Arief Yahya (ketiga dari kiri) memimpin media briefing PATA Travel Mart 2016 (Ist) Penyelenggaraan PATA Travel Mart 2016 di venue Indonesia Convention Exhibition (ICE) di BSD City, Banten

Culture

Kereta Api Malaysia Promosikan Pariwisata Indonesia

Wisatawan menikmati perjalanan menggunakan kereta wisata (Ist) Keretapi Tanah Melayu Berhad (KTMB) yang ada di negeri jiran, Malaysia akan memasarkan paket wisata yang ada di Nusantara, khususnya yang tersebar di Jawa