Indonesia Raih Transaksi Rp13,4 Miliar di VITM 2018

WhatsApp Image 2018-04-03 at 11.49.26

Indonesia partisipasi dalam VITM 2018 (Ist)

Kementerian Pariwisata (Kemenpar) bersama pelaku bisnis pariwisata Indonesia berpartisipasi pada pameran pariwisata Vietnam International Travel Mart (VITM) 2018, berlangsung di Ha Noi International Center for Exhibition (I.C.E. Ha Noi), Hanoi pada 29 Maret hingga 1 April 2018.

Kemenpar memfasilitasi 12 pelaku bisnis pariwisata yang terdiri 7 travel agent/tour operator dari Indonesia, 4 travel agent dari Vietnam yang menjual paket wisata Indonesia, dan satu dari Dinas Pariwisata Provinsi DI Yogyakarta, sebagai sellers di VITM 2018.

Delegasi Indonesia menempati booth seluas 72 meter persegi, berada di Hall B1 ICE Ha Noi. Deputi Bidang Pemasaran I Kementerian Pariwisata (Kemenpar) I Gde Pitana menjelaskan, menengok tahun kebelakang, pada VITM tahun 2017 lalu tercapai transaksi Rp5,2 miliar.

Tahun ini Kemenpar menargetkan tumbuh 20% dari pencapaian tahun 2017 atau senilai Rp6,1 miliar. Luar biasanya, realisasi tahun 2018 tercapai penjualan sebanyak 2.669 pax atau senilai Rp13,4 miliar (tumbuh 257%) yang terdiri dari real transaction Rp724 juta dan potential transaction Rp12,7 miliar.

“Transaksi yang dihasilkan tahun ini meningkat 257% dibandingkan tahun lalu sebesar Rp5,3 miliar. Peningkatan transaksi antara lain dikarenakan adanya kontrak paket wisata golf selama 1 tahun sebesar US$ 346.700 atau senilai Rp4,78 miliar. Pameran ini dikemas dalam konsep bisnis ke konsumen dan bisnis ke bisnis sehingga peserta bisa langsung menjual paket wisata atau menjajaki kerja sama dengan pelaku industri pariwisata Vietnam serta negara lain peserta VITM,” kata I Gde Pitana dalam siaran pers yang diterima patainanews.com, .

Dijelaskannya, Vietnam merupakan pasar yang sedang berkembang, kondisi ini seiring dengan membaiknya perekonomian negeri tersebut yang memberikan dampak langsung terhadap meningkatnya kemampuan masyarakat Vietnam untuk bepergian dan berwisata ke luar negeri (outbound) dan ini merupakan peluang bagi Indonesia untuk dapat menggaet calon wisatawan asal Vietnam.

Pada pameran di VITM Hanoi 2018, booth Indonesia (Kemenpar) menerima penghargaan (awards) sebagai ‘The Most Impressive Booth’, mengalahkan booth Korea, Thailand, Jepang, Malaysia, dan peserta lainnya. Piagam penghargaan diberikan langsung oleh Vice Chairman of Vietnam Tourism Association President, Vu The Binh.

Duta Besar RI Indonesia untuk Vietnam Ibnu Hadi mendampingi Wakil Perdana Menteri Vietnam Vu Duc Dam berkesempatan mengunjungi Paviliun Indonesia di pameran itu. Dia memberikan apresiasi terhadap Booth Indonesia yang dinilai paling menarik dari segi dekorasi, aktivasi, dan paling banyak dikunjungi pengunjung, serta memiliki nilai lebih dalam memberikan pengalaman bagi pengunjung mengenai produk dan destinasi pariwisata Indonesia, yaitu melalui aktivasi batik corner, VR360, dan coffee corner.

“Tahun 2017 jumlah wisatawan Vietnam ke Indonesia berkisar 67.000 orang. Dengan promosi yang gencar diharapkan jumlah tersebut bisa meningkat hingga mendekati 80.000 orang,” ujar Ibnu Hadi. Menteri Pariwisata Arief Yahya memberi apresiasi pada keikutsertaan Indonesia pada VITM 2018 kali ini.

Pihaknya optimistis kehadiran Indonesia di Vietnam International Travel Mart (VITM) 2018 mampu menjaring banyak wisatawan Vietnam. “Pasar ASEAN masih cukup potensial untuk digali. Dengan strategi pemasaran dan promosi yang tepat, banyak wisatawan ASEAN bisa dihadirkan. Kehadiran Wonderful Indonesia di VITM 2018 adalah strategi tepat untuk mendatangkan wisatawan Vietnam,” paparnya. (Gabriel Bobby)

About author



You might also like

Slideshow

Istana Peringati Sumpah Pemuda dengan Nusantara Berdendang

Budaya Indonesia (Ist) Istana Kepresidenan Jakarta akan menggelar peringatan 88 Tahun Sumpah Pemuda tahun 2016 dengan pergelaran seni dan budaya ‘Nusantara Berdendang’. Acara ini akan dilaksanakan tepat pada Hari Sumpah

Heritage

ITO, Optimisme Kunjungan 20 Juta Wisman

ITO 2018 (Ist) Indonesia Tourism Outlook (ITO) 2018 segera digelar di Jakarta pada 1 November mendatang sebagai upaya untuk menganalisis prospek, peluang, dan mengumpulkan masukkan dari berbagai pihak menuju optimisme

All About Indonesia

Cesbbi Semakin Eksis ke Malaysia

Cessbi (Ist) Traveling ternyata bisa menciptakan peluang bisnis. Ya, bermula dari suka traveling bersama keluarga keliling berbagai destinasi wisata di Indonesia menimbulkan ide bisnis bagi Ayu Hermanu. Sosok satu ini

Travel Operator

The World is in Our Hand

S Seminar bertajuk The Power of Guerilla Tourism & Hospitality Networking yang diselenggarakan TTC Travel Mart di Jakarta, Sabtu (10/12/2016) (Ist) Seiring perkembangan teknologi yang semakin canggih, tak bisa dipungkiri

Cuisine

Putra-Putri Pariwisata Nusantara, Endorser Promosi Daya Tarik Pariwisata

Menteri Pariwisata Arief Yahya dan Ketua Yayasan EL JOHN Indonesia Johnnie Sugiarto (Ist) Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya minta Putra-Putri Pariwisata Nusantara bisa menjadi duta wisata atau endorser untuk mengenalkan dan mempromosikan potensi

Destinations

Kalbar akan Sambut GMT 2016

Ilustrasi GMT 2016 (Ist) Fenomena alam langka, Gerhana Matahari Total (GMT) 2016 yang melewati Indonesia pada 9 Maret mendatang akan menjadi momentum untuk mendongkrak sektor pariwisata. Adapun GMT ini bisa