Indonesia Serius ‘Perang’ Lawan Malaysia

pesona danau toba

Menteri Pariwisata Arief Yahya (tengah) (Ist)

War Room M-17 di lantai 16 Gedung Sapta Pesona, Kementerian Pariwisata, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta disiapkan untuk mengalahkan negeri jiran, Malaysia. Seperti apa ‘ruang perang’ yang berbasis teknologi digital itu bekerja untuk mencapai tujuan mengalahkan Malaysia tahun depan.

Ada 16 layar LED touch screen yang memantau empat aktivitas utama di Kementerian Pariwisata oleh Menteri Pariwisata Arief Yahya diamati pergerakan angka-angkanya. Adapun empat layar untuk pemasaran mancanegara, empat layar untuk pemasaran Nusantara.

“Pergerakan wisman dan wisnus bisa dilihat real up date dari seluruh penjuru Tanah Air,” ungkap Arief Yahya di Jakarta. Keluhan, kritik, saran, semua testimoni, baik negatif maupun positif terekam oleh big data, langsung tampil di screen dengan warna merah (kritik), hijau (ok dan confortable).

Wisnus dari kota A ke kota B juga langsung terkoneksi dan terhitung dengan sangat tepat. Indikator positif negatif itu berdasarkan pada TTCI Tour and Travel Competitiveness Index di World Economic Forum (WEF) yang menggunakan global standar.

Diantaranya health and hygine, business environment, human resources and labour market, international openess, prioritization of tour and tourism, safety and security, price, tourism servicer infrastructure, environment sustainability, ground and port infrastructure, air transportation infrastructure, ICT readiness, dan tourist service infrastructure.

“Pertama, kita harus selalu menggunakan global standar, ukuran-ukuran yang dipakai dunia internasional. Kita harus bisa mengukur, dan menghitung posisi kita berada di mana? Kalau nggak bisa mengukur, kita nggak akan bisa memanah,” jelas Arief Yahya, yang juga pengarang buku-buku marketing, seperti Paradox Marketing Great Spirit Grand Strategy dalam siaran pers yang diterima patainanews.com belum lama ini.

Di sayap kanan, ada dashboard Pengembangan Destinasi Pariwisata Nasional. Di sana ada progress perkembangan 10 top destinasi, yang live reporting dengan kamera CCTV yang sudah terpasang dan bergerak.

“Misalnya pengembangan kawasan, dari land clearing, ground breaking, pembangunan fisik, selesai berapa persen, progress reportnya bisa langsung terpantau dari layar, kata Arief Yahya. Khusus Kelembagaan dan SDM, ada di layar monitor sayap kanan, yang setiap bulan akan di up date.

Dimasukkan data, berapa banyak yang sudah disertifikasi? Berapa daerah yang sudah dilatih hospitality? Di mana saja daerahnya? Dari target, capaiannya sudah sampai mana? “Kita bisa pantau, target berapa? Harus disediakan SDM dengan kualifikasi apa? Berapa banyak Supply tenaga kerja yang dibutuhkan?” ujarnya.

Data-data itu terus bergerak, terutama capaian jumlah wisatawan ke suatu daerah. “Kami sedang membangun koneksi house to house dengan imigrasi dan Kemenkumham agar setiap wisman yang masuk melalui pintu imigrasi, saat itu juga bisa terdata oleh Kemenpar. Memang hanya data-data teknis terkait jumlah, originasi, umur, laki-laki atau perempuan. Karena itu yang dibutuhkan untuk menganalisa pasar berdasarkan timeline maupun originasi,” kata dia.

Arief Yahya selalu berpatokan, hasil yang luar biasa caranya pasti tidak biasa. Hasil yang luar biasa hanya bisa didapatkan dengan cara yang tidak biasa. “Caranya adalah go digital! Karena semakin digital semakin personal, semakin digital, semakin global, dan semakin digital semakin profesional,” tandasnya.

Semua lini, dari marketing (pemasaran), pengembangan destinasi dan industri hingga kelembagaan dan SDM semua berbasis pada digital. Dashboard M-17 juga menggunakan teknologi digital. Inilah bagian dari winning for the future customers! (Gabriel Bobby)

About author



You might also like

Cuisine

Menikmati Traveling di Tanjung Lesung

Foto: Rombongan Kiswanto dari PT Trakindo di Cilandak, Jakarta selatan menikmati traveling ke Tanjung Lesung, Banten, Sabtu (14/10/2017). Tampak keceriaan ketika mereka menyusuri salah satu destinasi wsiata yang termasuk dalam 10

Tour Package

Pemerintah Perlu Promosi Wisata di Pulau Kecil

ITOP di PATA Travel Mart 2016 Indonesia terbentang mulai dari kawasan timur negeri ini hingga wilayah barat. Begitu banyak destinasi wisata di Nusantara yang tersebar di pulau besar dan pulau

Hotel

Kalbar akan Sambut GMT 2016

Ilustrasi GMT 2016 (Ist) Fenomena alam langka, Gerhana Matahari Total (GMT) 2016 yang melewati Indonesia pada 9 Maret mendatang akan menjadi momentum untuk mendongkrak sektor pariwisata. Adapun GMT ini bisa

Airlines

Pesona Bali yang Menggoda Tim Toyota Astra Finance

Bernardus Nadu di Bali (Ist) Daya tarik Bali memang selalu menggoda bagi wisatawan mancanegara dan wisatawan Nusantara. Ya, tak bisa dipungkiri pesona Pulau Dewata juga menjadi daya tarik tim Toyota

Travel Operator

Kembangkan Bisnis, Smailing Tour Resmikan Smailing Tour’s Bali Ticketing and Outbound Centre

Keris Bali jadi daya tarik wisatawan berkunjung ke Pulau Dewata (www.ninaflynnphotography.com) Sebagai bagian dari pengembangan bisnis dan pemberian solusi bagi turis domestik dan internasional yang terus meningkat dalam melakukan perjalanan dari

Slideshow

Tanjung Lesung Jadi Sponsor Pinky Promise

Film Pinky Promise (Ist) Film Pinky Promise bercerita tentang kehebatan perempuan dan kekuatan persahabatan dalam menghadapi kehidupan.  Film yang disutradarai Guntur Soeharjanto itu akan diputar di bioskop Indonesia mulai 13