Ingin Bahagia, Traveling ke Maluku Utara

WhatsApp Image 2018-03-14 at 05.26.11

Menteri Pariwisata Arief Yahya meluncurkan Calendar of Event Maluku Utara 2018 di Gedung Sapta Pesona, Kementerian Pariwisata, Jakarta, Selasa (13/3/2018) (Ist)

Menteri Pariwisata Arief Yahya menegaskan potensi pariwisata di Maluku Utara sangat besar karena didukung oleh kekayaan alam, tingkat kebudayaan dan kesenian yang tinggi. Hal tersebut terlihat dari hasil survei Badan Pusat Statistik yang menyebutkan bahwa Provinsi Maluku Utara menempati urutan teratas Indeks Kebahagiaan 2017 dengan skor 75,68.

“Berarti kalau ada wisatawan mancanegara (wisman) yang datang ke sana mereka akan merasa bahagia. Ini bagus, memang pariwisata di Maluku Utara sangat indah,” kata Menpar Arief Yahya saat peluncuran Calendar of Event Maluku Utara 2018 di Gedung Sapta Pesona, Kementerian Pariwisata, Jakarta, Selasa (13/3/2018).

Untuk menarik jumlah kunjungan wisman dibutuhkan pengembangan pariwisata berstandar internasional. Namun sayangnya, pengembangan sektor pariwisata berstandar internasional membutuhkan investasi besar dan jangka waktu yang lama.

Menpar Arief mencontohkan, untuk menjadikan suatu daerah sebagai destinasi kelas dunia, salah satunya wajib memiliki bandara internasional, yang tentunya pembangunannya cukup mahal dan bertahun-tahun. Adapun Morotai yang ada di Maluku Utara merupakan salah satu dari 10 Destinasi Pariwisata Prioritas dengan atraksi utama wisata bahari.

Saat ini sedang dibangun berbagai fasilitas pendukung, seperti pengembangan bandara, pengerasan dan pelebaran landasan dari 2.400×30 meter menjadi 2.400×45 meter. Saat ini pada tahap lelang. Gedung Terminal ditargetkan selesai pada akhir bulan ini atau April mendatang.

Nantinya bandara ini akan dijadikan bandara internasional, Kemenpar memiliki pengalaman dengan Bandara Silangit dan Belitung. Pengembangan pariwisata di Provinsi Maluku Utara, lanjut Menpar Arief, dapat dilakukan melalui konsep Nomadic Tourism.

Artinya segala sarana pendukung pariwisata dapat dibuat secara temporary. Menpar Arief Yahya menawarkan untuk membantu membangun fasilitas Seaplane untuk Aksesibilitas di Maluku Utara karena pembangunan bandara membutuhkan waktu lama.

“Nomadic Tourism adalah bentuk akomodasi sementara, seperti Glam Camp, Home Pod karena membangun hotel akan sangat lama. Nomadic Tourism dan Sea Plane jika dikombinasikan maka akan sempurna,” ujarnya. Karenanya Menpar Arief mendorong Kadispar Maluku Utara untuk menjalankan program tersebut, dan Kementerian Pariwisata akan membantu dengan menghubungkan ke para investor.

Sesuai karakternya, yaitu nomadic, maka fasilitas-fsilitas tersebut juga bisa dipindah-pindah alias tidak permanen. Dengan begitu, nomadic tourism ini sangat cocok dikembangkan di daerah-daerah yang belum tersedia akomodasi seperti perhotelan atau pun homestay.

Menpar Arief pun mendorong industri pariwisata untuk mengembangkan produk wisata nomadic tourism dan memasarkannya. Sementara PIC Program Nomadic Tourism Waizly Darwin mengatakan, Nomadic Tourism adalah jawaban Kemenpar untuk mendongkrak jumlah amenitas pariwisata.

Sekaligus mengimbangi pertumbuhan kunjungan wisatawan. “Sebab tren amenitas di tingkat global beralih ke amenitas berbasis experience. Jika dulu yang dicari adalah hotel berbintang atau non bintang, kini yang banyak diburu seperti specialty lodging, homestay/guesthouses atau bumi perkemahan glamping,” ujarnya.

Kini membangun ‘hotel berbintang’ cukup dengan modal investasi sebesar Rp70 juta per kamar. “Kamar ini bisa didirikan di daerah-daerah yang memiliki tempat wisata. Kamar hotel juga bisa dipindah bila lokasi dianggap kurang prospektif di kemudian hari,” terang Waizly. (Gabriel Bobby)



About author



You might also like

Indonesiaku

KPKu Imbau 2 Kepala Daerah Menyerahkan Diri ke KPK

Korps Pengacara Korupsi mengimbau kepada Bupati Tulungagung dan Walikota Blitar untuk menyerahkan diri kepada KPK. “Sehubungan pemberitaan pers dimana KPK meminta Bapak berdua menyerahkan diri, maka kami Korps Pengacara Korupsi

Investments

2016, Tren Arus Petikemas TPS Naik 2%

CC yang telah sandar di dermaga internasional TPS (Ist) Arus petikemas ekspor impor selama tahun 2016 melalui PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS)  secara total naik 1,6% dari tahun 2015. Capaian

Festival

PATA Dukung Earth Hour

PATA Earth Hour (Ist) PATA, termasuk PATA Indonesia Chapter mendukung penuh penyelenggaraan Earth Hour selama satu jam di seluruh dunia. Adapun Earth Hour kampanye global yang dimulai oleh WWF (World Wide Fund).

Hotel

Kereta Api Pariwisata Gandeng PATA Indonesia Chapter Tingkatkan Kunjungan Wisman

President/CEO PATA Indonesia Chapter Poernomo Siswoprasetijo (kedua dari kiri) dan President Director PT Kereta Api Pariwita Totok Suryono (kedua dari kanan) (Ist) Pemerintah diketahui tengah berupaya merealisasikan target Presiden Jokowi

Festival

Lombok Diminati Wisatawan Timteng

Menteri Pariwisata Arief Yahya dan Wakil Ketua PHRI NTB LA Hadi Faishal (Ist)  Kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) asal kawasan Timur Tengah (Timteng) menjadi incaran Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). “Untuk

Festival

Perlu Indonesia Incorporation untuk Mengalahkan Malaysia

Menteri Pariwisata Arief Yahya (Ist) Menteri Pariwisata Arief Yahya meminta para pejabat baru Eselon III dan IV yang baru dilantik di Balairung, Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona Jakarta itu menerapkan