Ini Sepak Terjang Arief Yahya yang Diacungi Jempol

menpar dan hadi

Menteri Pariwisata Arief Yahya (kiri) (Ist)

Sejumlah pihak memberikan apresiasi terhadap kinerja Menteri Pariwisata Arief Yahya dalam mengembangkan dan mempromosikan pariwisata Indonesia hingga ke mancanegara sebagai upaya merealisasikan target Presiden Jokowi mendatangkan 20 juta wisatawan asing hingga 2019 mendatang.

Informasi yang diperoleh patainanews.com, sejumlah wartawan menilai positif kinerja Arief Yahya dalam upaya memajukan pariwisata nasional.

Menurut beberapa wartawan Indonesia, hanya bencana alam yang sempat terjadi di negeri ini yang membuat upaya Menteri Pariwisata meningkatkan performa pariwisata Indonesia sedikit tersendat.

Adapun Menteri Pariwisata ini juga mengedepankan kerja sama dengan media massa lantaran pemerintah melakukan pendekatan pentahelix yang terdiri dari unsur pemerintah, pelaku bisnis, akademisi, komunitas, dan media massa.

AY, sapaan akrab Menteri Pariwisata, dinilai sebagai menteri yang simpatik, ramah dan pekerja keras. Penilaian itu diberikan oleh karyawan d’Praya Lombok Hotel yang sangat antusias menyambut sosok satu ini ketika Arief Yahya menyempatkan datang untuk melihat hotel ini disela-sela kunjungan kerja ke Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) belum lama ini.

Begitu disampaikan General Manager d’Praya Lombok Hotel LA Hadi Faishal ketika dihubungi patainanews.com beberapa waktu lalu Adapun Menteri Pariwisata mendampingi Wakil Presiden Jusuf Kalla dalam kunjungan kerja untuk melihat perkembangan pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika Resort.

Hadi mengatakan, Menteri Pariwisata menilai d’Praya Lombok Hotel sebagai hotel yang bagus dan dekat Bandara Internasional Lombok (BIL) sehingga dalam waktu sekitar lima menit bisa tiba di BIL.

Sebagai daerah yang punya potensi wisata dan menjadi andalan Indonesia dimasa mendatang setelah Bali, Lombok yang terletak di NTB pantas diprioritaskan menjadi destinasi pariwisata unggulan dan ditetapkan menjadi Kawasan Ekonomi Terpadu.

Demikian tanggapan Ketua Dewan Penasihat ASITA NTB LA Hadi Faishal ketika dihubungi patainanews.com, Senin (29/6/2015). “Saya menyampaikan apresiasi terhadap Menteri Pariwisata Arief Yahya yang mempunyai perhatian untuk pariwisata NTB. Ini adalah wujud komitmen Presiden Jokowi dan Menteri Arief Yahya yang secara terus-menerus memberikan atensi khusus bagi pembangunan dan pengembangan pembangunan sektor pariwisata NTB,” paparnya.

Sebagaimana diketahui, Kementerian Pariwisata mengapresiasi kiprah para Senator Senayan, seperti yang dilakukan Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) beserta senator dari NTB yang mendukung Lombok Utara (Bandar Kayangan) dan Mandalika Resort, NTB sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).

Menindaklanjuti pembicaraan yang pernah dilakukan sebelumnya dengan Presiden Joko Widodo, DPD RI telah mengadakan pertemuan dengan berbagai pihak secara komprehensif mengenai langkah-langkah pembangunan Kota Baru Global Hub Bandar Kayangan di Kabupaten Lombok Utara dan pengembangan Kawasan Mandalika.

Adapun Bandar Kayangan dan Mandalika Resort memiliki potensi pariwisata serta ekonomi yang luar biasa. “Kawasan ini telah diusulkan menjadi kawasan prioritas pengembangan, namun dalam perkembangannya mengalami beberapa kendala teknis maupun non teknis, seperti lahan dan infrastruktur pendukung yang belum memadai. Karenanya DPD RI menginisiasi untuk memfasilitasi  solusi dengan seluruh pemangku  kepentingan,” ungkap Farouk Muhammad, senator dari NTB yang juga merupakan Wakil Ketua DPD RI.

Hadi yang juga Wakil Ketua PHRI NTB ini menjelaskan bahwa sebagai daerah yang punya potensi geografis strategis dan terletak di wilayah segi tiga emas, NTB kedepan akan menjadi strategis karena menghubungkan wilayah pelayaran menuju Indonesia timur.

Dan, lanjut Hadi, ini sesuai dengan program pemerintahan Jokowi-JK dalam konteks Tol Laut. “Pengembangan Global hub ataupun sea port yang akan mengambil lokasi di Kahyangan Lombok Utara adalah pilihan cerdas dalam pengembangan di wilayah Indonesia Timur, dan lokasi ini berhadapan lansung dengan Selat Lombok, selat yang termasuk selat terdalam dan terderas di dunia,” urainya.

Sedangkan, lanjut Hadi yang juga sebagai General Manager d’Praya Lombok Hotel ini, di Lombok bagian selatan bisa dikembangkan menjadi satu kawasan dengan panorama pantai dan pegunungan yang sangat indah dan tentu menjadi jawaban untuk menghadirkan resort berkelas dunia.

Apalagi, lanjut Hadi, transportasi udara begitu lancar dengan dibangunnya Bandar Udara Internasional Lombok (BIL) yang bisa didarati pesawat middle body dan pesawat komersial Indonesia lainnya.

Jadi, lanjutnya, ini betul-betul konsep pembangunan yang sangat terintegrasi dengan penyiapan infrastruktur laut darat dan udara. “Pengembangan pembangunan pariwisata di Lombok menjadi sangat mudah karena lokasi dan tanah untuk penataan seluruh jaringan transportasi pun tersedia dan belum terbangun. Kami berharap agar pemerintah pusat segera merealisasikan pembangunan bandar laut Kahyangan dan pembangunan Mandalika Resort serta menambah run way dan apron bandara BIL karena semuanya saling terkait untuk mengangkat kualitas perekonomian masyarakat serta penopang utama fasilitas pembangunan pariwisata lombok NTB,” tuturnya.

Adanya perhatian khusus dari Menteri Pariwisata Arief Yahya terhadap pariwisata di NTB, termasuk di destinasi Lombok membuat pelaku bisnis wisata di NTB, utamanya di Lombok semakin nyaman dan optimistis angka kunjungan wisatawan, termasuk wisatawan mancanegara (wisman) akan semakin meningkat.

“Kami salut pak Arief Yahya ternyata mampu mengemban tugas sebagai Menteri Pariwisata dan kalangan pelaku pariwisata Lombok akan selalu mendukung setiap program kerja pak Arief karena program kerja beliau sesuai kebutuhan kalangan pariwisata dan terbukti berdampak bagus pada peningkatan hunian hotel kami dan ampuh memikat wisatawan asing datang ke Indonesia,” tutur LA Hadi Faishal, Ketua Dewan Penasihat ASITA NTB ketika dihubungi patainanews.com, Kamis (2/7/2015).

“Karena itu saya optimistis akan terjadi lonjakan jumlah turis yang akan masuk ke Lombok,” ucapnya. Hadi yang juga Wakil Ketua PHRI NTB ini mengungkapkan bahwa peningkatan itu sebagai dampak positif dari kunjungan kerja Presiden Jokowi beberapa waktu lalu yang telah mengunjungi beberapa kawasan wisata unggulan Lombok saat perayaan Tambora Menyapa Dunia.

Menurut Hadi yang juga General Manager d’Praya Lombok Hotel ini, NTB mendapat promosi gratis karena Presiden Jokowi dapat menikmati kawasan wisata strategis Lombok dan dipublikasikan secara luas sehingga publik pun mendapat informasi mengenai pariwisata NTB secara lengkap.

Daerah Memberikan Apresiasi

Tak hanya NTB, sejumlah daerah lainnya pun memberikan apresiasi terhadap kinerja Menteri Pariwisata. Sebut saja Kotabaru di Kalimantan Selatan, Sumatera Selatan dan Maumere, Nusa Tenggara Timur. (Gabriel Bobby)

 

 

 

About author



You might also like

Heritage

Pigijo.com Dukung Ikatan Motor Indonesia

Pigijo.com dukung JAMNAS IMI (Ist) Pigijo.com bekerja sama dengan Ikatan Motor Indoensa (IMI) memperkenalkan IMI Travel Planner di Jambore Nasional (JAMNAS) IMI di Lombok tanggal 23 hingga 25 agustus 2019.

Heritage

Pangeran Albert II Monaco Puji Wonderful Indonesia

Country branding Wonderful Indonesia (Ist) Pamor Wonderful Indonesia bukan saja nyaring di kota-kota penyelenggara Travel Mart di dunia. Kerajaan kecil dengan penduduk super kaya dan bergaya hidup elegan seperti Monaco

Airlines

RI Berpartisipasi di Darkmofo Festival Tasmania

Menteri Pariwisata Arief Yahya (kedua dari kanan) (Ist) Kementerian Pariwisata (Kemenpar) bekerja sama dengan Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Melboune berpartisipasi dalam Darkmofo Festival, yang berlangsung  di Kota Hobart, Tasmania,

World Heritage

Astindo Travel 2019 di JCC

Jumpa pers Astindo Travel Fair 2019 Salah satu pameran pariwisata terbesar di Indonesia ASTINDO Travel Fair 2019 digelar di Assembly Hall, Jakarta Convention Center (JCC). Pameran ini dibuka mulai Jumat

Slideshow

NTB Kian Dilirik Investor

LA Hadi Faishal (Ist) Pariwisata semakin menjadi primadona di Nusa Tenggara Barat (NTB). Investor pun semakin tertarik untuk membangun hotel di Lombok. “Ini di luar dugaan saya. Begitu gencarnya investor

Nature

Indonesian Women in Diving Dukung Pengembangan Wisata Bahari Nasional

Indonesian Women in Diving (Ist) Wanita yang suka diving kini bisa berkumpul di Komunitas Indonesian Women in Diving. Dan, komunitas ini mengaku siap mendukung pengembangan wisata bahari di Indonesia. Adapun