Investasi Sektor Pariwisata Melonjak

Dadang Rizky Ratman (kanan) (Ist)

Pengembangan destinasi pariwisata yang dilakukan Kementerian Pariwisata telah mendorong investasi di sektor pariwisata melonjak pesat. Tahun lalu investasi pariwisata mengalami pertumbuhan hingga 31% atau senilai US$1,7 miliar.

Sementara pada tiga bulan petama (Q-1) tahun ini mencapai US$500 juta dari target yang ditetapkan sebesar US$2 miliar. Deputi Bidang Pengembangan Destinasi Pariwisata (Deputi PDP) Kementerian Pariwisata Dadang Rizky Ratman mengatakan, ada korelasi antara meningkatnya kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia dengan meningkatnya kebutuhan investasi pada destinasi wisata favorit wisatawan.

“Investasi di sektor pariwisata masih tertuju pada tiga destinasi utama yaitu Great Bali, Great Jakarta, dan Great Kepri karena destinasi ini yang paling banyak dikunjungi wisman,” kata Dadang Rizky Ratman dalam diskusi dengan wartawan yang tergabung dalam Forum Wartawan Pariwisata (Forwapar) di Hotel Red Top Jakarta, Senin (4/6/2018). 

Dadang Rizky Ratman menjelaskan, meningkatnya investasi pariwisata tersebut terkait pula dengan originasi wisman yang masuk ke Indonesia utamanya dari top 10 pasar wisman yaitu China, Eropa, Singapura, Malaysia, Australia, India, Amerika Serikat, Korsel, Jepang, Filipina, Thailand, Taiwan, Timteng, dan Hongkong.

“Investasi pariwisata tersebut direalisasikan di tiga wilayah atau regional yang menjadi tanggung jawab Deputi PDP,” kata Dadang Rizky dalam siaran pers yang diterima patainanews.com belum lama ini. Dadang Rizky Ratman pada kesempatan itu menjelaskan seputar tren daerah baik di tingkat provinsi, kota dan kabupaten mempunyai semangat tinggi untuk mengembangkan destinasi di daerah mereka.

“Tren ini terlihat dari usulan proyek pengembangan destinasi yang diajukan melalui DAK (Dana Alokasi Khusus) yang mencapai Rp15 triliun, namun kemampuan untuk merealisasikan hanya sekitar Rp500 miliar hingga Rp1 triliun,” kata Dadang Rizky.

Seperti diketahui dalam organisasi baru tupoksi PDP Kemenpar akan lebih fokus pada pengembangan unsur 3 A (Atraksi, Amanitas, dan Aksesibilitas) dalam rangka mendukung visi Kemenpar mendatangkan kunjungan wisman pada tahun ini mentargetkan 17 juta wisman dan akan meningkat menjadi 20 juta wisman pada 2019 mendatang. (Gabriel Bobby)

About author



You might also like

Nature

Hotel Horison NJ Semarang Buka Puasa Bersama Anak Jalanan

Berita Foto: Kolaborasi GSP dan Hotel Horison NJ Semarang buka puasa bersama on the street di Taman Srigunting Kota Lama, Semarang bersama kaum dhuafa dan anak jalanan, Sabtu (3/6/2017) (Ist)

SightSeeing

Sanur Village Festival 2017 Manjakan Wisatawan dengan 27 Kegiatan

Menteri Pariwisata Arief Yahya resmi membuka Sanur Village Festival 2017. Perhelatan yang ke-12 ini dan mengusung tema Bhinneka Tunggal Ika itu akan digelar mulai 9 hingga 13 Agustus mendatang (Ist) 

Heritage

Labuan Bajo Diminta Perhatikan Daya Tampung Kawasan

Labuan Bajo yang indah (Ist) Destinasi wisata Labuan Bajo di Nusa Tenggara Timur (NTT) diminta untuk memperhatikan daya tampung atau “carrying capacity” kawasan saat mendatangkan wisatawan untuk menjaga kelestarian dalam

Heritage

Cinta Wastra Nusantara, PRibuMI Lahir

Karya di PRibuMI… (Ist) Empat tahun yang lalu kehidupan saya memasuki babak baru. Memasuki area yang selama ini jauh dari apa yang pernah saya mimpikan, yaitu menjadi seorang women entrepreneur.

Culture

Menteri Pariwisata Nikmati Seblang Banyuwangi

Menteri Pariwisata Arief Yahya (Ist) Menteri Pariwisata Arief Yahya ikut larut dalam ritual Seblang Olehsari, Banyuwangi, Senin (18/6/2018). Bahkan, Menpar Arief ikut memborong 100 kembang dermo dalam ritual sakral dan

Slideshow

Akses Kian Banyak, Jumlah Kunjungan Wisman Melonjak

Menteri Pariwisata Arief Yahya (kiri) (Ist) Menteri Pariwisata Arief Yahya boleh tersenyum. Upaya menjaring wisatawan mancanegara semakin menunjukkan progress positif. Kegetolan Menteri Pariwisata yang mantan Dirut PT Telkom ini dalam