Investor Timteng Minati KEK Tanjung Lesung

 

Christmas 2015-02-01-01

Sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) yang terus berkembang pesat, Tanjung Lesung, Banten kian menarik di mata para investor. Salah satu investor yang belum lama ini berminat untuk berinvestasi di Tanjung Lesung dari kawasan Timur Tengah (Timteng).

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said, selaku menteri yang bertanggung jawab untuk mengawal investasi asing di kawasan Timteng pun berkunjung ke Tanjung Lesung, Selasa (15/12/2015).

Kedatangan Menteri Sudirman Said disambut Chairman PT Jababeka Tbk SD Darmono dalam rangka pembekalan untuk mengetahui produk-produk Tanjung Lesung yang akan dipromosikan kepada para investor Timur Tengah.

“Jadi akan ada rencana investor Timur Tengah mau investasi di KEK Tanjung Lesung. Menteri ESDM Sudirman Said perwakilannya. Kedatangan beliau lebih banyak untuk mengetahui lebih jelas soal produk-produk KEK Tanjung Lesung,” kata Direktur Utama PT Banten West Java Tourism Development Corporation (BWJ) Setiawan Mardjuki pada Rabu (16/12/2015).

Managing Director Banten West Java Tourism Development Rully Lasahido mengungkapkan,rencana investor Timteng akan datang ke Tanjung Lesung pada Selasa depan untuk membicarakan kelanjutan investasi ini.

“Setelah memberikan product knowledge kepada menteri ESDM, selanjutnya Tanjung Lesung akan di tawarkan ke investor Timur Tengah yg rencana nya akan datang Selasa Minggu depan,” ujar Rully.

Adapun Tanjung Lesung merupakan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata yang diresmikan operasionalnya oleh Presiden Joko Widodo pada 23 Februari 2015 lalu. Kawasan ekonomi khusus pariwisata tersebut meliputi Kecamatan Sobang dan Kecamatan Panimbang.

Nantinya, kawasan wisata Tanjung Lesung dijadikan master design pariwisata Kota Air tahun 2020 seperti Venesia, Italia. Kawasan Tanjung Lesung merupakan obyek wisata andalan Banten, di samping obyek wisata lainnya seperti Pantai Carita.

Kawasan ini memiliki cultural heritage karena lokasinya dekat dengan kawasan Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK), Gunung Anak Krakatau, dan Pulau Umang.

PT Banten West Java Tourism Development Corporation (BWJ),sebagai anak usaha dari PT Jababeka Tbk dengan bermodalkan lahan seluas 1.500 hektare, telah mempercantik Tanjung Lesung dengan sejumlah penginapan bertaraf internasional seperti 44 unit vila istimewa dengan fasilitas private pool yaitu Kalicaa Villa Estate, 61 unit villa di Tanjung Lesung Beach Hotel, the Blue Fish, the Sailing Club, dan Green Coral Exclusive Camping. (Gabriel Bobby/berbagai sumber)

 

About author



You might also like

SightSeeing

Wisatawan Banyak Pilihan Moda Transportasi Saat Traveling

Menteri Pariwisata Arief Yahya (ketiga dari kiri) (Ist) Destinasi wisata yang tersebar di Indonesia memang begitu beragam. Ketika wisatawan memilih untuk pergi traveling, kini sejumlah moda transportasi siap melayani kebutuhan

Tourism

UKM Dolly Diminati Turis Mancanegara

Wisatawan asing dengan UKM eks lokalisasi Kampung Dolly yang menjadi mitra binaan PT Pelindo III (Ist) Sandarnya kapal-kapal pesiar internasional di Surabaya North Quay, Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya membawa berkah

Indonesiaku

Pelindo III Peduli Sesama di Pelabuhan Tanjung Perak

Direktur Utama PT Pelindo III Orias Petrus Moedak (kiri) saat menyerahkan paket sembako gratis. (Ist) Manajemen PT Pelabuhan Indonesia III tak melulu mengejar profit lantaran kembali membagikan paket sembako gratis

Airlines

Wonderful Indonesia Rebut 2 Awards di Johannesburg

2 penghargaan untuk Wonderful Indonesia (Ist) Wonderful Indonesia rupanya tak hanya moncer di kawasan Asia Pasik dan Asia Tenggara saja. Di Afrika, kepak sayap national brand pariwsata Indonesia ini juga

Tour Package

Ini 7 Alasan Kenapa Harus Ikut PATA Travel Mart 2016 di ICE

7 Alasan Ikut PATA Travel Mat 2016 (Ist) PATA Travel Mart merupakan event tahunan dari Pacific Asia Travel Association (PATA) yang berupa acara business matching dimana para pengusaha pariwisata (seller)

Culture

Pariwisata Indonesia Memadukan Business dan Leisure

Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Mancanegara Kementerian Pariwisata I Gde Pitana, Ketua AKSES, Suroto, GM Pacto Baliprima Holidays Rika Larasati, dan Praktisi MICE PNJ Christina L Raudatin menjadi narasumber dalam FGD