ITdBI 2016 Sukses Perkenalkan Pariwisata Banyuwangi

tari gandrung banyuwangi

Tari Gandrung, tari khas Banyuwangi (Ist)

Puncak penyelenggaraan International Tour de Banyuwangi Ijen (ITdBI) 2016 dinilai sukses dan lancar. Event kelas dunia di Banyuwangi, Jawa Timur sukses menghidupkan industri pariwisata dan sukses promosi destinasi baru ke level yang lebih global.

Congratulation Banyuwangi! Kabupaten di ujung pulau Jawa itu boleh dijadikan benchmark buat kabupaten kota ataupun provinsi mana pun yang serius memilih pariwisata sebagai sektor prioritas,” kata Menteri Pariwisata Arief Yahya dalam siaran pers yang diterima patainanews.com belum lama ini.

Menurut Arief Yahya, selain 3A (atraksi, akses dan amenitas) yang terus disempurnakan, ada kekuatan CEO commitment yang total berkonsentrasi membangun daerahnya.

“Semua itu diawali dari komitmen orang nomor satunya, seperti bupati, wali kota, maupun gubernur. Yang pasti Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas sangat committed,” katanya.

ITdBI 2016 yang diselenggarakan pada 11-14 Mei 2016 ini diikuti 20 tim luar negeri dari 29 negara, termasuk Perancis, Belanda, Amerika Serikat, dan tentu saja tuan rumah Indonesia.

Perlombaan di etape terakhir kemarin mengambil rute dari kawasan Pelelangan Ikan (TPI) Muncar menuju kaki gunung Ijen, Paltuding, Banyuwangi sepanjang 145,7 kilometer.

Dalam ITdBI, etape menuju Ijen terbilang yang paling istimewa karena menyuguhkan salah satu tanjakan terekstrem di Asia dengan elevasi 1.889 meter di atas permukaan laut (mdpl) dengan tingkat kemiringan 22 persen.

Perbandingannya, tanjakan di Malaysia hanya berkisar 1.660 hingga 1.740 meter. “Ajang ITdBI adalah salah satu strategi mengenalkan pariwisata Indonesia ke wisatawan mancanegara, dibungkus dengan sport tourism. Terbukti bahwa tim-tim dari luar negeri mengaku senang dan antusias dengan ajang ini,” kata Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Kementerian Pariwisata Esthy Reko Astuti, Minggu (15/5/2016) didampingi Asisten Deputi Pengembangan Segmen Pasar Personal Raseno Arya.

Selama perhelatan ITdBI, geliat Banyuwangi juga begitu luar biasa. “Okupansi hotelnya 100 persen. Jelang ajang hingga pelaksanaan ITdBI 2016, semua hotel di Banyuwangi penuh. Sulit buat mendapatkan kamar jika tidak memesan jauh-jauh hari,” ujar Raseno.

Selain hotel, penerbangan ke Banyuwangi juga mengalami peningkatan signifikan. “Banyak rekan-rekan yang sudah tidak mendapat tiket pesawat,” imbuh Raseno.

Raseno juga melihat geliat ekonomi masyarakat yang positif selama perhelatan ITdBI 2016. “Pameran-pameran, wisata kuliner, aksesoris setempat laris manis dibeli wisatawan terutama yang mengikuti ajang ITdBI. Magnet pariwisata yang ada di Banyuwangi begitu kuat,” pungkas Raseno. (Gabriel Bobby)





About author



You might also like

Destinations

Menanti UKM Perempuan Indonesia Promosi di Inggris

Press conference SheTrades Global 2018 di Sarinah, Jakarta (Ist) Womanpreneur Community (WPC) mendorong UKM perempuan yang tersebar di Indonesia yang memiliki orientasi ekspor untuk ikut partisipasi dalam ajang SheTrades Global

SightSeeing

International Musi Triboatton 2016 Bakal Semarak

Sumsel siap sambut International Musi Triboatton 2016 dengan beragam lomba (Ist) Kegiatan tahunan sport tourism Internasional Musi Triboatton 2016 akan kembali digelar di Sumatera Selatan (Sumsel) pertengahan Mei mendatang, yakni

Hotel

Mendatangkan Wisman, RI Harus Belajar dari Thailand

Menteri Pariwisata Arief Yahya (kiri) (Ist) Mengurus pariwisata Indonesia, termasuk mendatangkan banyak wisatawan mancanegara (wisman) ternyata negeri ini harus belajar dari Thailand. Bukan dari negeri jiran Malaysia atau Singapura. Tahun

Culture

Indahnya Melestarikan Budaya Indonesia

Berita Foto: Kegiatan IWAPI di Kampung Budaya Ramah Anak di kawasan Megamendung, Bogor, Jawa Barat pada Senin (14/11/2-16) yang melestarikan kain khas tradisional, batik. Acara di Kampung Budaya Ramah Anak

Travel Operator

Mengemas Potensi Wisata Cirebon untuk Wisatawan

Di sela-sela peluncuran KA Ranggajati dengan rute Cirebon-Jember (PP), Selasa (1/11/2016) Hotel Manager Hotel Neo Samadikun Cirebon Gifta Oktavia Rappe foto bersama dengan Bupati Cirebon Sunjaya Purwadisastra dan Sultan Kanoman serta

Travel Operator

Melestarikan Budaya Negeri Bisa Mensejahterakan Masyarakat Indonesia

Suasana launching Festival Tidore 2017 (Ist) Pariwisata Indonesia tak bisa lepas dari budaya negeri inu yang beragam sebab banyak wisatawan mancanegara selama ini yang tertark berkunjung ke berbagai destinasi wisata di