IWABA Gelar Peningkatan Kualitas UKM Kediri

WhatsApp Image 2018-03-26 at 12.55.28

IWABA gelar workshop untuk UKM (Ist)

Ikatan Wanita Bank Kediri Jawa Timur (IWABA) menggelar workshop usaha kecil dan menengah (UKM) untuk peningkatan kualitas UKM.

Adapun kegiatan tersebut digelar di Kediri, Sabtu (24/3/2018). Menariknya acara tersebut juga didukung PT Telkom, JNE, PT Garuda Indonesia, dan  Bikinprodukku.com. Sebagai narasumber, PT Telkom melakukan presentasi mengenai produk baru Telkom dan akses permodalan bergulir Telkom untuk UKM.

Sementara pihak JNE memaparkan produk baru JNE dan pendampingan untuk UKM. Menjadi pengusaha tanpa repot produksi disampaikan Bikinprodukku.com. Sedangkan percaya Diri dimanapun berada bagi wirausaha/etiket bisnis dipersembahkan Harry Herlambang, Senior Manager General Support & Training Fasility Garuda Indonesia Training Centre. 

Saat acara JNE Kediri memberikan door prize tiga dispenser, tiga mixer dan dua blender. PT Telkom Kediri memberikan door prize sepeda, bingkisan. dan satu voucher diskon umrah senilai RP3,5 juta dari Arminareka Kediri yang diberikan oleh Susi.

WhatsApp Image 2018-03-26 at 13.18.23

IWABA Gelar Peningkatan Kualitas UKM di Kediri (Ist)

Tak mau ketinggalan IWAPI Kediri juga memberikan doorprize dua magicom dan mixer yang diberikan oleh Fenny. Acara hiburan ikut mengisi kegiatan menarik tersebut yang terdiri dari vocal grup dari English Club yang terdriri dari berbagai UKM yang ikut program kursus bahasa Inggris dengan guru bahasa Inggris, ketua guru bahasa Inggris  yang ada di Jawa Timur.

Pada kesempatan itu Billy memberikan testimoni mengenai UKM yang telah berhasil melakukan ekspor ke Amerika Serikat. Selain itu, Sri memberikan testimoni tentang komunitas yang pernah anjangsana pameran produk-produk UKMdi Kedutaaan RI di Malaysia.

Dan ada juga hiburan fashion show produk batik dan tenun dari Luxecar, Ervina, Numansa dan Batik Latifa Kediri. Serta ada juga beberapa display produk  Adapun acara ini diikuti berbagai komunitas dan umum, yakni FPPI (Forum Pemberdayaan Perempuan Indonesia) cabang Kediri, IWAPI (Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia) cabaang Kediri, IPEMI (Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia) cabang Kediri, Asosiasiasi UMKM Kediri, Perbakri (Persatuan Pembatik Kediri), ASPEMMTARI (Asosiasi Makanan Minuman Kota Kediri), KOPMMI (Kkomunitas Pengusaha Makanan Minuman), dan Perwira (Perhimpunan Perempuan Wirausaha Indonesia). (Gabriel Bobby)

About author



You might also like

Heritage

Wisatawan Mancanegara Menikmati Banyuwangi Ethno Carnival 2018

Peserta BEC 2018 Event Banyuwangi Ethno Carnival (BEC) 2018 yang digelar di Banyuwangi, Jawa Timur ternyata mampu menyedot perhatian wisatawan mancanegara (wisman). Berdasarkan pantauan patainanews.com, Minggu (26/7/2018) di Banyuwangi, tampak

Slideshow

‘Flavors of Indonesia, William Wongso’s Culinary Wonders’

Sate, kuliner khas Indonesia (Ist) Makanan dan seni kuliner adalah inti kehidupan dan peradaban. Makanan adalah salah satu alat diplomasi tertua di dunia sekaligus sesuatu yang merekatkan manusia dan dunia

Hotel

Ketika Wartawan Pariwisata Belajar Vlog

Asisten Deputi Strategi dan Komunikasi Pemasaran I Deputi Pemasaran I Kemenpar Hariyanto (Ist) Forum Wartawan Pariwisata (Forwapar) bekerja sama dengan Deputi Pemasaran I Kementerian Pariwisata (Kemenpar) menggelar pelatihan Video Blog

Tour Package

Menikmati Berlayar Singapura-Malaysia dengan Genting Dream Cruise

Genting Dream Cruise di Marina Bay Cruise Center Singapura Traveling dengan kapal pesiar menjadi bagian gaya hidup yang kekinian. Ya, wisatawan kini berkunjung ke suatu destinasi wisata bukan lagi sekadar

Festival

Bangka tak Hanya Wisata Pantai

Peserta Sungailiat Triathlon 2016 di Pantai Tanjung Pesona, Bangka (Ist) Meski dikenal punya destinasi wisata bahari, seperti Pantai Tikus, Pantai Tanjung Pesona, dan Pantai Parai Tenggiri namun Bangka tak hanya

Hotel

Indonesia Incorporated, Meraih Target 15 Juta Kunjungan Wisman 2017

Menteri Pariwisata Arief Yahya (Ist) Kementerian Pariwisata (Kemenpar)  menggelar Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Kepariwisataan ke-IV sebagai upaya meningkatkan sinergitas semua unsur pariwisata dalam pentahelix (akademisi, pelaku bisnis, komunitas, pemerintah, dan media massa)