Jababeka Kembangkan Destinasi Wisata Cikarang

WhatsApp Image 2018-01-04 at 10.41.50

Chairman Jababeka Group Setyono Djuandi Darmono (kiri) (Ist)

Pariwisata Indonesia seperti tidak pernah kehabisan bahan bakar. Kali ini ada kawasan industri yang ikut memanaskan pariwisata Indonesia. Pertengahan bulan ini ada Jababeka Convention Center, Cikarang, yang diset jadi destinasi wisata melalui Bekasi Industrial Tourism (BIT).

Dan acaranya, siap dinikmati mulai 17 Januari mendatang. Suguhan acaranya dijamin keren. Semua diset sangat maksimal. Cantolannya Samsung Industrial Tour di Korea. Diprakarsai oleh PT Jababeka Tbk, BIT akan berfungsi sebagai meeting-point ABG-C yaitu tempat berkumpulnya para Akademisi, Bisnis atau pelaku industri serta komunitas.

“Kawasan ini memiliki potensi kekayaan yang cukup besar untuk dimanfaatkan. Bukan sekedar kawasan industri tetapi juga sebagai kawasan wisata dan edukasi,” kata Chairman Jababeka Group Setyono Djuandi Darmono dalam siaran pers yang diterima patainanews.com pada akhir pekan lalu.

Jaminan patennya acara pun terlihat dari jumlah peserta pada perhelatan BIT. Tak kurang 48 hotel, 215 restoran, 15 executive spa, 21 business club, 3 lapangan golf, 1 stadium olahraga, 1 waterpark, 7 entertainment center, Jakarta Heli Club (JHC) dan Kereta Api Pariwisata ikut memeriahkan acara tersebut.

Bukan hanya itu saja. Pameran Seni Lukis kelas dunia bertajuk Indonesia Art Exhibition Standing with the Masters pun dihadirkan. Pameran tersebut akan diikuti galeri-galeri papan atas Indonesia. Mereka akan menampilkan karya lima maestro seni rupa Indonesia versi OHD, yaitu Affandi, Kartika Afandi, Hendra Gunawan Soedibio serta H Widayat.

“Kita garap maksimal. Kita gandeng semua untuk meramaikan BIT. Acuannya Educational Tour, Educational Entertainment, Educational Training Development, Cultural Culinary Center dan Audio Tour,” ujar Darmono. Bagi dunia pariwisata khususnya pariwisata domestik, BIT diharapkan dapat menciptakan kenaikan jumlah kunjungan dan ‘traffic load’ kegiatan ke destinasi industri.

Selain itu mendorong tingkat ekonomi pariwisata di destinasi industri tersebut. “Rekreasi industri bersifat experience learning atau outing class. Ini dapat mengembalikan esensi dari study tour yang seharusnya mengedepankan nilai edukasi yang penuh fun and joy. BIT ini adalah jawabannya,” pungkas Darmono.

Sementara Menteri Pariwisata Arief Yahya pun ikutan happy dengan even kreatif tersebut. Menurutnya, industrial tourism merupakan potensi yang layak dikembangkan. “Industrial tourism di Indonesia potensinya sangat besar. Jika digarap serius pasti akan semakin berkembang. Jepang misalnya sudah lama mengembangkan industrial tourism. Dan merupakan salah satu jualan utama pariwisata mereka. Yang penting konsisten serta serius menggarapnya. Saya yakin akan semakin berkembang dengan baik,” kata Menpar Arief Yahya. (Gabriel Bobby)

About author



You might also like

Hotel

Cirebon Masa Depan Jabar

Yoseph Umarhadi (Ist) Cirebon merupakan masa depan Jawa Barat di wilayah pantai utara (pantura) Jawa karena infrastruktur yang ada di kabupaten Cirebon dan kota Cirebon semakin banyak lantaran kemajuan Cirebon

Travel Operator

Pesona Kota Lama Semarang Memikat Wisatawan

Gereja Blenduk di Semarang (Ist) Semarang kaya akan destinasi wisata dan tetap mempertahankan budaya khas Jawa. Destinasi wisata yang terkenal di Semarang, seperti Kelenteng Sam Poo Kong yang banyak dikunjungi

Investments

Korsel Serius Investasi di Tanjung Lesung

Wisatawan bisa diiving di Tanjung Lesung (Ist) Tidak sia-sia Menteri Pariwisata Arief Yahya one on one meeting tanpa jeda dengan delapan perusahaan di Seoul, Korea Selatan (Korsel) Jumat (3/6/2016) lantaran

Tour Package

Promosikan Pariwisata Maumere Melalui Jazz

Patung Bunda Maria Segala Bangsa di Maumere jadi daya tarik wisatawan (Ist) Maumere yang terletak di Sikka, Nusa Tenggara Timur semakin gencar mempromosikan pariwisata. Selepas Festival Teluk Maumere 2016, kini

Slideshow

Sriwijaya Ekspansi ke Timur

Ilustrasi pesawat Sriwijaya Air (Ist) Mengawali ekspansi bisnis di tahun 2016, Sriwijaya Air Group (Sriwijaya Air dan NAM Air) membuka dua rute baru sebagai upaya memperluas konektivitas antarkota di Indonesia

Tourism

JAS Siap Sukseskan ASIAN GAMES 2018

Presiden Direktur PT JAS Adji Gunawan (kiri) (Ist) Manajemen PT Jasa Angkasa Semesta Tbk (JAS Airport Services), perusahaan ground handling swasta nasional menyatakan siap untuk ikut mensukseskan penyelenggaraan ASIAN GAMES