Jababeka Longlife City Finalis 4th APAC Eldercare Innovation Awards 2016

jababeka

Penghargaan untuk PT Jababeka Tbk Asia Pacific dalam 4th Eldercare Innovation Awards 2016 (Ist)

Asia Pacific Eldercare Innovation Awards diadakan oleh Ageing Asia Pte Ltd untuk memberikan penghargaan tahunan kepada organisasi di negara-negara Asia Pasifik yang menunjukkan inovasi perawatan orang lansia dalam model bisnis, operasional dan layanan mereka untuk mengubah gaya hidup para lansia.

Pada tahun ini acara penghargaan APAC Eldercare Innovation Awards 2016 sudah memasuki yang ke-4 diadakan di Marina Bay Sands Convention Centre, Singapura, Rabu (27/4/2016). Diikuti lebih dari 150 organisasi perawatan lansia dari lebih dari 15 negara.

Menurut panitia acara tersebut, karena jumlah kiriman pengajuan oleh organisasi yang diterima sangat besar, panitia menilai telah memutuskan untuk memperluas kategori penghargaan untuk mengenali karya yang lebih luar biasa.

Dari beberapa kategori penghargaan yang diberikan, PT Jababeka Tbk melalui PT Jababeka Longlife City menjadi finalis untuk kategori Fasilitas Terbaik ( Facility Of The Year – Independent Seniors Living ) dengan Senior Living @ D’Khayangan dan kategori Program Kesehatan Terbaik ( Best Wellnes Programme – Community ) dengan Reflexology Garden.

Dalam acara ini, PT Jababeka Tbk diwakili oleh Presiden Komisaris PT Jababeka Tbk Setyono Djuandi Darmono yang juga menjadi pembicara serta Direktur PT Jababeka Long Life City Marlin Marpaung. (Gabriel Bobby/berbagai sumber)

About author



You might also like

Slideshow

Terminal Petikemas Surabaya Bantu Nelayan Pesisir

Bantuan reefer container (Ist) PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) berupaya membantu meningkatkan taraf hidup nelayan tradisional dan masyarakat pesisir di Pantai Prigi melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) dengan menghibahkan dua unit reefer container dengan ukuran masing-masing 20 Feet untuk nelayan di Pantai prigi, desa Tasikmadu gedung single cold storage milik Pemkab Trenggalek  Jawa Timur. “Ini adalah salah satu upaya kami agar  hasil produksi nelayan di Pantai Prigi dapat tetap fresh dan memiliki harga jual yang kompetitif di pasaran, dimana ujungnya semoga dapat meningkatkan kesejahteraan di wilayah ini,” kata President Director TPS Dothy disela-sela serah terima hibah dua unit reefer container ke Pemkab Trenggalek. Apalagi, secara demografi ribuan warga Kecamatan Watulimo Kabupaten Trenggalek mayoritas bermata pencaharian sebagai nelayan tradisional dan selama ini pengawetan ikan yang digunakan masyarakat Pesisir Prigi adalah pendinginan dengan es dan pemindangan yang seringkali tidak mampu mengcover semua produksi perikanan karena jika musim baik dalam sehari para nelayan dapat menangkap ikan 100 hingga 200 ton ikan yang terdiri dari ikan layur, ikan tuna, dan ikan tongkol.  Dengan latar belakang itulah, TPS bersama Universitas Negeri Malang tertarik untuk membantu sesama, agar para nelayan dapat menyimpan ikan hasil tangkapan dan kapanpun nelayan mau menjual atau memprosesnya dulu tanpa harus khawatir ikannya menjadi tidak fresh dimana harga jualnya rendah. “Semoga dengan hadirnya dua unit reefer container dapat membantu para nelayan, dan kami berharap agar para nelayan dapat ikut menjaga, merawat, dan mempergunakan sebagaimana mestinya, juga memperhatikan cara penggunaan agar kontainernya awet dan bisa dipergunakan dalam jangka waktu yang lama. Kita sama-sama di matra laut harus berjaya di dunia maritim.” tutup Dothy dalam siaran pers yang diterima patainanews.com, Kamis (22/12/2016). Pada kesempatan itu turut hadir Bupati Kabupaten Trenggalek Emil Elestianto Dardak beserta jajaran SKPD di lingkungan Kabupaten trenggalek, Rektor Universitas Negeri Malang, Prof Dr Achmad Rofi’udin, Komisaris TPS, Eko Harijadi, dan para nelayan di pantai prigi. Bupati Trenggalek Emil dalam sambutannya menuturkan, “inilah salah satu wujud sinergi yang sangat baik dari dunia akademisi, usaha, dan pemerintah. Kalau bisa sinergi seperti ini, niscaya para nelayan nantinya bisa memiliki kehidupan yang lebih layak. Karena jika hasil melimpah, nelayan tidak perlu menjualnya dengan harga yang sangat murah pada saat itu. Tinggal disimpan dulu di cold storage sambil menunggu harga ikan stabil dan kualitas ikan juga tetap terjaga. Semoga tidak hanya sampai disini, kedepan kita bisa bersinergi lagi demi memajukan kehidupan masyarakat yang masih membutuhkan pada umumnya”.

Destinations

Awal 2018, Destinasi Wisata Indonesia Ramai

Presiden Jokowi menggendong cucu menghabiskan libur pergantian tahun di Yogyakarta (Ist) Menyambut awal tahun 2018, sejumlah lokasi wisata ramai dikunjungi wisatawan. Destinasi wisata yang ramai dikunjungi wisatawan antara lain Bali,

Destinations

Terobosan Cerdas, Presiden Bentuk Badan Otorita Pariwisata Borobudur

Presiden Jokowi (kemeja putih) (Ist) Presiden Jokowi memimpin rapat terbatas (Ratas) di Manohara, Kompleks Candi Borobudur, Jumat (29/1/2016). Apa lagi kalau bukan mengenai Percepatan Prmbangunan Daerah Pariwisata Nasional Candi Buddha terbesar di dunia

Tour Package

PHRI NTB Apresiasi Gubernur NTB Majukan Wisata Halal

Penyerahan Pataka PHRI dari ketua bidang organisasi BPP PHRI Maulana Yusran kepada Ketua PHRI BPD NTB Lalu Abdul Hadi Faishal sesaat setelah dikukuhkan menjadi Ketua Phri NTB preiode 2016-2021 di

Destinations

Menteri Pariwisata akan Terapkan Kurikulum Berstandar Global untuk PTN Pariwisata

Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya akan menerapkan kurikulum berstandar global untuk seluruh Perguruan Tinggi Negeri (PTN) Pariwisata di seluruh Indonesia. “Saya selalu mengingatkan bahwa kalau ingin menjadi global player, maka

Tourism

Melihat Penyu di Samber Gelap

Kepala Bidang Pariwisata Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kotabaru Rusian Ahmadi Jaya berpose dengan penyu di Samber Gelap  Pesona wisata bahari di Samber Gelap tak hanya terbatas pada terumbu karang yang