‘Jadikan Laut Sebagai Beranda Depan Rumah Kita’

lomba wartawan

Menteri Pariwisata Arief Yahya bersama para pemenang lomba penulisan wisata bahari 2016 (Ist)

Berkah untuk Indonesia sebab kaya akan bahari yang komplet. Meski begitu potensi yang dimiliki negeri ini belum dimanfaatkan sebaik mungkin untuk wisata dan kesejahteraan masyarakat Indonesia.

Adapun wisata bahari bagian dari upaya Presiden Jokowi mengedepankan maritim sebagai ujung tombak untuk membangun negeri dan Indonesia memang dikenal kaya akan beragam potensi destinasi wisata bahari.

“Presiden Jokowi di tahun 2014 pernah berkata sudah lama kita memunggungi lautan. Maka itu, jadikan laut dan sungai sebagai beranda depan rumah kita,” ujar Menteri Pariwisata Arief Yahya dalam Anugerah Pesona Wisata Bahari Indonesia 2016 di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Selasa (30/8/2016).

Menteri Pariwisata tak sesumbar bicara sebab dia langsung menjelaskan dalam angka. Dalam hitungannya, potensi wisata bahari Indonesia dapat mencapai angka US$ 12 triliun atau 7 kali lipat dari APBN 2015.

Potensi tersebut berdasarkan kekayaan bahari Indonesia yang terbentang dari Sabang sampai Merauke, dari pantai hingga bawah laut.

“Kita punya 710 titik selam di 33 destinasi. Komodo dan Raja Ampat sudah masuk daftar tempat menyelam terbaik di dunia. Panjang garis pantai kita 100 ribu km, salah satu yang terpanjang di dunia. Dari wisata bahari, kita bisa mempekerjakan 40 juta orang atau 1/3 dari angkatan kerja di Indonesia,” terangnya.

Kendati demikian, masih banyak PR yang harus dikerjakan pemerintah. Berbagai masalah harus diselesaikan, seperti membabat regulasi yang begitu menyulitkan turis untuk datang. Khususnya regulasi soal yacht dan kapal pesiar, yang mana turis yang datang dengan cara itu akan membawa uang lebih banyak.

Beberapa cara sudah dilakukan untuk mengerjakan PR itu, seperti menetapkan 10 detinasi wisata prioritas dan tujuh diantaranya merupakan destinasi wisata bahari seperti sebut saja Wakatobi dan Morotai.

“Kita potensi besar tapi performa buruk,” terangnya. (Gabriel Bobby)

About author



You might also like

Indonesiaku

Siswa SMA Maluku Ikut Creativeleadership

Logo Hari Pers Nasional (HPN) 2017 (Ist) Rangkaian kegiatan pra Hari Pers Nasional (HPN) 2017 kembali dilakukan di Maluku sebagai tuan rumah HPN 2017. Kali ini, panitia HPN 2017 menyelenggarakan

SightSeeing

Chef Benny Perkuat Grandkemang Jakarta

Chef Benny (Ist) Grandkemang Jakarta memperkenalkan Executive Chef baru Benny Sarta, yang baru saja bergabung ke dalam tim. Chef Benny memulai kariernya langsung setelah lulus dari kuliah. Ia memiliki cita-cita

Tourism

Menjaring Wisatawan Asing dengan Kuliner Indonesia

Didukung Chef yang profesional, Oasis Heritage Restaurant diminati turis asing Indonesia memang terbukti diminati wisatawan asing. Tak hanya sebatas pesona alam dan budaya saja, tapi wisatawan mancanegara ternyata juga mencari

Destinations

Batik Membuat Warga Dunia Jatuh Hati pada Indonesia

Koleksi batik milik Lindy Ann (Ist) Batik selama ini dikenal sebagai wastra tradisional asli Nusantara. Dan, kesadaran mengenakan batik semakin menguat sejak 2009 silam batik telah secara resmi diakui UNESCO

Slideshow

Takalar, Mutiara Terpendam dari Sulsel

Bupati Takalar Burhanuddin Baharuddin (kiri) dan President/CEO PATA Indonesia Chapter Poernomo Siswoprasetijo di Hotel Sultan, Jakarta  Indonesia memang kaya akan potensi wisata bahari. Menariknya banyak mutiara terpendam yang terkesan belum

All About Indonesia

Kanomas Tour & Travel Terpercaya untuk Masyarakat Indonesia yang Mau Umrah

Ninik Irawan di Kanomas Tour & Travel (Ist) Kanomas Tour & Travel adalah perusahaan tur dan travel berizin terbaik di Jakarta, bahkan di  Indonesia, maka tidak heran begitu banyak jamaah