Jangan Ragu Menghabiskan Libur Lebaran di NTT

Taman-Laut-Selat-Pantar-Alor-Nusa-Tenggara-Timur

Idul Fitri 1436 H akan segera tiba. Dan, tentunya akan ada libur panjang. Kendati tidak ada persiapan khusus menyambut Lebaran tahun ini, traveler yang ingin menghabiskan waktu libur dan memilih untuk berkunjung ke Nusa Tenggara Timur (NTT) tak perlu khawatir lantaran semua destinasi wisata yang ada di NTT telah siap melayani kedatangan wisatawan, baik wisatawan domestik maupun turis asing.

Demikian penjelasan Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif NTT Marius Ardu Jelamu ketika dihubungi patainanews.com, Rabu (1/7/2015). “Semua destinasi wisata yang ada di NTT, termasuk hotel dan restoran stand by menanti kedatangan tamu selama libur Lebaran tahun ini,” urainya.

Provinsi NTT selama ini dikenal memiliki beragam obyek wisata, mulai wisata bahari sampai wisata budaya. Alam yang indah dan potensial menarik wisatawan domestik dan luar negeri untuk segera datang ke sana.

NTT bertekad menjadi tujuan wisata kelas dunia karena memiliki obyek wisata yang tergolong unik, seperti biawak raksasa Komodo dan danau tiga warna Kelimutu.

Belum lagi Sikka yang terus menggenjot potensi wisata bahari untuk menarik minat turis asing berkunjung menikmati taman laut yang ada. Jadi, lanjutnya, silakan berlibur ke NTT bagi wisatawan yang berniat untuk menikmati libur Lebaran 215.

Marius menjelaskan bahwa selama libur Lebaran juga dimanfaatkan pihaknya untuk persiapan menyambut kedatangan Sail Indonesia 2015 di Kupang. Adapun peserta dilepas dari Darwin Harbour, Australia pada 25 Juli mendatang.

Sail Indonesia Yacht Rally terbuka bagi yacht berlambung tunggal dengan panjang garis air tidak kurang dari 7,3 meter dan yacht multilambung dengan panjang garis air tidak kurang dari 8,0 meter.

Dan, semua yacht melanjutkan perjalanan menuju Kupang, NTT dan Saumlaki, Maluku akan start bersamaan. Sekedar untuk diketahui, Yacht Rally ini selalu dimulai dari Darwin setiap tahun pada Sabtu terakhir di bulan Juli.

Sail Indonesia 2015 memasuki tahun ke-15 sejak diadakan sejak 2000 silam. Peserta Rally akan berlayar selama tiga bulan di perairan Indonesia, dan semua peserta diajak untuk berpartisipasi dalam serangkaian acara dan festival seni budaya yang saling berkaitan di titik singgah yang berbeda-beda mulai dari Pulau Timor, Banda, Lembata, Wakatobi, Flores, Sulawesi, Bali, Jawa, Kalimantan, Belitung dan akhirnya di Batam atau Bintan sebelum berlayar ke Singapura atau Malaysia.

Marius menuturkan bahwa pihaknya telah menyiapkan sejumlah kegiatan untuk menyambut yachters dari Negeri Kangguru itu. “Berbagai event telah kami siapkan, seperti lomba trekking, mengajak mereka mengunjungi tempat-tempat wisata dan kuliner, pertunjukan seni, dan lainnya,” paparnya. (Gabriel Bobby)

 

About author



You might also like

Destinations

Capa Resort Maumere Gelar Travel Agent Gathering

Capa Resort Maumere (Ist) Capa Resort Maumere yang dikelola manajemen PT Petrada Widya Radhasa menggelar travel agent gathering bertajuk Heavenly Maumere. Kegiatan yang digelar di Jakarta pada Jumat (16/10/2015) ini

Tourism

KADIN Jabar Gandeng PATA Indonesia Resmikan Forum Bisnis Cirebon

Kamar Dagang Dan Industri Indonesia (KADIN) Jawa Barat bersama PATA Indonesia Chapter akan meresmikan Forum Bisnis Cirebon (FBC) yang sekaligus membahas tema menyongsong masa depan perekonomian wilayah Cirebon dengan dibangunnya

Slideshow

Astindo Fair 2017 Sukses

Suasana di booth PATA Indonesia Chapter (Ist) Penyelenggaraan Astindo Fair 2017 terbilang sukses. Pameran wisata yang diadakan Astindo pada tahun ini adalah yang ketujuh kalinya digelar. Bersama dengan BCA sebagai

Tourism

Pariwisata Indonesia Siap Bersaing dalam MEA

President/CEO PATA Indonesia Chapter Poernomo Siswoprasetijo (paling kanan) dalam diskusi publik ‘Kesiapan Sektor Pariwisata Indonesia dalam Kompetisi di Era Masyarakat Ekonomi ASEAN’ di Jakarta, Rabu (20/4/2016). Pariwisata Indonesia siap mengalahkan negeri

Travel Operator

Menteri Pariwisata Puji Palembang Siap Sambut GMT 2016

Jadwal Acara GMT 2016 di Palembang (Ist) Menteri Pariwisata Arief Yahya memberikan pujian kepada sejumlah daerah, termasuk Palembang, Sumatera Selatan yang telah siap menyambut fenomena alam langka, gerhana matahari total

Heritage

Memotret Perempuan Sasak Menenun Subahnale

Ilustrasi tenun Subahnale (Ist) Lantunan kalimat tasbih Subhanallah (Maha Suci Allah SWT) tak berhenti diucapkan dari mulut wanita suku Sasak di Desa Sekarara, Lombok, Nusa Tenggara Barat ketika melihat hasil menenun.