Januari, Kunjungan Wisman ke Jatim Meningkat

WhatsApp Image 2018-03-04 at 11.06.24

Menteri Pariwisata Arief Yahya di Banyuwangi (Ist)

Hasil manis ditorehkan Provinsi Jawa Timur (Jatim) terkait raihan kedatangan wisatawan mancanegara (wisman) di tahun 2018. Hal itu menyusul Bandara Juanda Surabaya sepanjang Januari 2018 menjadi pintu besar bagi 26.700 wisman.

Raihan tersebut jika dikomparasi dengan Januari 2017, lonjakannya mencapai 54,52%. Waktu itu jumlah riilnya sekitar 17.279 wisman. Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur Teguh Pramono mengatakan, pertumbuhan wisman progresif di awal tahun 2018 ini.

“Pertumbuhan 54,52% pada Januari kemarin sangat luar biasa. Sebab Januari 2017 hanya 17.279 wisman saja. Pertumbuhan ini tentu sangat menjanjikan karena masih berada di awal tahun. Pariwisata Jatim ini
prospeknya luar biasa tahun ini,” ungkap Teguh dalam siaran pers yang diterima patainanews.com pada akhir pekan lalu.

Jika memakai asumsi bulan berjalan, jumlah 26.700 wisman pun tetap saja kompetitif. Jumlah wisman di Jatim tumbuh 15,05% atau melejit 3.492 orang. Sebab kedatangan wisman pada Desember 2017 hanya 23.208 orang. “Secara prinsip jumlah wisman di Jatim terus naik dalam tiga tahun terakhir. Promosi yang dilakukan Jatim sangat gencar. Kondisi ini  ditunjang oleh aspek lain, seperti akomodasi dan kualitas destinasi. Event-event yang digelar juga sangat banyak,” lanjutnya.

Dari jumlah 26.700 wisman, Malaysia menjadi penyumbang terbesar. Jumlah kunjungan warga Malaysia pun mencapai 4.156 orang. Strip berikutnya dihuni Singapura dengan 1.368 wisman. Tiongkok berada di strip ke tiga dengan jumlah kunjungan 1.245 orang.

“Malaysia itu sangat dominan. Jatim favorit mereka. Semuanya aspek menunjang. Jatim juga memiliki banyak tujuan baru,” tuturnya. Dari beberapa destinasi, status pariwisata Banyuwangi memang sedang naik daun. The Sun Rise of Java tahun 2017 bahkan sukses mendulang devisa Rp546 miliar.

Buah manis dari kunjungan 91.000 wisman. Angka tersebut fantastis karena pada 2010 silam hanya 5.205 wisman yang masuk kesana. Wilayah ini juga mampu menyedot anemo 4,01 Juta wisnus pada 2016 lalu. Besarnya respon terhadap Banyuwangi juga menarik minat maskapai penerbangan.

Saat ini sudah ada empat airlines yang melayani rute domestik Banyuwangi. Pengembangan berlanjut, The Sun Rise of Java menyiapkan rute internasional. Beberapa poros yang terhubung Malaysia, Australia, Singapura, bahkan India.

“Posisi pertubumbuhan Banyuwangi paling menjanjikan. Posisi ini tentu menguntungkan bagi Jatim,” ujarnya. Kenaikan jumlah wisman ke Jatim pun sebanding dengan huniannya. Jumlah hunian hotel berbintang sepanjang Januari 2018 mencapai 51,41%.

Tingkat Penghunian Kamar hotel bintang 4 mencapai 54,58%. Selain okupansi, progress positif ditunjukan durasi waktu menginap. Rata-rata lama menginap wisman di Januari 2018 mencapai 1,81 hari. Angka ini naik 0,12 point dari Desember lalu.

“Tingkat hunian kamar hotel berbintang di Januari itu yang tertinggi. Rapor menjadi semakin positif kala diikuti lama waktu menginapnya. Kenaikan point 0,12 di Januari itu sangat bagus. Sebab di Desember lalu hanya mencapai 1,69 hari. Kondisi ini menjadi isyarat kalau para wisman ini nyaman di Jatim,” kata Teguh lagi.

Posisi menjanjikan Jatim di awal tahun tentu menjadi angin segar karena pariwisata Indonesia sedang fokus kepada percepatan recovery Bali pasca erupsi Gunung Agung. Sementara Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya menjelaskan, pertumbuhan wisman di Jatim sangat menggembirakan. 

Sebab berbagai upaya dan usaha keras yang dilakukan selama ini sangat positif. “Performa Jatim memang bagus pada beberapa tahun terakhir. Ada banyak destinasi baru di sana. Bila mengacu 3A, kualitasnya level dunia. Kami  harap, wilayah lain terpacu untuk mengikuti jejak Jatim. Bagaimanapun, kalau pariwisatanya naik itu, pasti masyarakatnya akan sejahtera,” kata Menpar Arief Yahya. (Gabriel Bobby)



About author



You might also like

Slideshow

1300 Jurnalis akan Meriahkan World Press Freedom Day

Wartawan siap meriahkan World Press Freedom Day 2017 (Ist) Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara bersama Dewan Pers melaksanakan jalan santai untuk mempromosikan peringatan Hari Kebebasan Pers Dunia (World Press Freedom

SightSeeing

Lembata Kaya akan Biota Laut

Peluncuran Buku Lembata Underwater (Ist) Lembata yang terletak di Flores Timur, Nusa Tenggara Timur mungkin bukan wilayah yang familiar bagi sebagian masyarakat Indonesia. Meski begitu, pulau dengan luas 1.266,39 km

Airlines

Promosi Pariwisata dengan Memberikan Perhatian Lingkungan Hidup

Finalis Miss Earth Indonesia 2017 (Ist) Pariwisata dan lingkungan hidup sepertinya tak bisa dipisahkan. Dan, pada masa kini turis juga mulai memberikan perhatian mengenai kelestarian lingkungan hidup. Perhatian terhadap lingkungan

Tour Package

Selayar Kembangkan Wisata Bahari

Bupati Kabupaten Kepulauan Selayar Muhammad Basli Asli didampingi Ketua Umum GIPI Didien Junaidy tengah menjawab pertanyaan wartawan (Ist) GIPI (Gabungan Industri Pariwisata Indonesia) memfasilitasi pertemuan bertajuk ‘Selayar Tourism Investment Forum

SightSeeing

Ketika Wisatawan Tertarik Ngaben di Puri Agung

Menteri Pariwisata Arief Yahya (kiri) (Ist) Lautan manusia membanjiri seluruh sudut jalan di sekitar Puri Agung Ubud, Gianyar, Bali, Jumat (2/3/2018). Semua antusias menyaksikan Upacara Ngaben terbesar untuk menghormati Anak Agung Niang,

Airlines

Solo Raya Consortium Ajak 30 Buyers Mancanegara Naik Lokomotif Uap Sepur Kluthuk Jaladara

Wisatawan mancanegara berpose di depan Sepur Kluthuk Jaladara (Ist) Keseruan Family Trip Gathering 2017 Wonderful Solo pada 1 hingga 4 Agustus 2017 yang diadakan Solo Raya Consortium menyenangkan hati para