Jelajah Kampus, Pemerintah Serius Garap Wisman Tiongkok

Arief Yahya di asita

Menteri Pariwisata Arief Yahya

Bukan hanya masuk ke kuliner, promosi ‘Wonderful Indonesia’ juga menggoyang kampus-kampus yang membidik target mahasiswa. Saat mengikuti Travel Mart atau bursa pasar pariwisata di Tiongkok selalu dijajaki untuk “Jelajah Kampus” yang ada di kota itu.

“Selain juga menemui media massa, press conference, gubernur, sampai ke menteri pariwisatanya China. Itu agenda rutin setiap berkunjung ke Negeri Tirai Bambu itu,” jelas Menteri Pariwisata Arief Yahya dalam siaran pers yang diterima patainanews.com, Rabu (17/2/2016).

Karenanya tidak heran jika Menteri Pariwisata sudah bertemu tiga kali dengan Chairman CNTA (China National Tourism Administration) atau Menteri Pariwisata RRT Mr Li Jinzao.

Mengapa kampus? “Mahasiswa itu hebohnya luar biasa di media digital. Mahasiswa itu paling hobi bermain media sosial. Media sosial adalah channel yang paling efektif untuk melepas promosi viral. Kami serius di promosi digital ‘Wonderful Indonesia’, kami sadar ke depan adalah era aplikasi digital,” ungkap Arief Yahya yang basic-nya memang teknologi digital itu.

Bermain ‘keyword’ itu, kata Arief Yahya, adalah pintu untuk menembus benteng apapun dalam dunia digital. “68 persen, mereka mencari destinasi untuk berliburan melalui jaringan internet. Hanya sedikit yang datang fisik ke traval agent dan tour operator. Ke depan, persentase itu sudah pasti akan semakin besar. Nah, ‘Wonderful Indonesia’ akan menjemput tren penggunakan media digital itu, dengan memperkuat content promosi ‘Wonderful Indonesia’ via digital,” tutur pria asli Banyuwangi itu.

Karena itu pula, tahun 2016 ini pemerintah memperbanyak promosi via Baidu, semacam searching engine-nya China. Google yang menjadi spesialis di mesin pencari itu, tidak bisa diakses jika masuk melalui provider di Negeri Tembok Raksasa itu.

Begitu juga media sosial, seperti Facebook, Twitter, Pinterest, Instagram dan lainnya. “Karena itu, on line kita geber. Off line pun kita terobos. Lalu TV-TV di sana yang dikontrol kuat oleh pemerintah juga kami masuk dengan promosi ‘Wonderful Indonesia’,” jelas Arief Yahya.

Asdep Pemasaran Asia Pacific Kemenpar Vincensius Jemadu yang pernah keliling ke kampus Fudan University juga mengakui, respons mahasiswa itu sangat cepat.

Diskusi mereka melalui media sosial bisa menjadi viral yang positif buat promosi pariwisata. “Kami promosikan soal kemudahan ke Indonesia, akses ke Bali, Jakarta, Batam, Bebas Visa Kunjungan (BVK), dan tentu bagi-bagi lucky draw bekerjasama dengan airline,” ucap Vincen yang mengerti pasar Tiongkok itu sangat sensitif dengan diskon dan paket khusus.

Di Travel Mart terbesar, seperti ICTM (International China Tourism Mart) Kunming, hampir semua negara di dunia berbondong-bondong memasarkan produk destinasinya ke China.

Mereka sadar sekali, outbond 2014 sudah 100 juta orang dari China. Lalu 2015 sekitar 114 juta orang. Mereka sedang punya capital, punya uang untuk belanja dan jalan-jalan ke luar China.

“Pasar China itu pasar terbesar dunia,” ungkapnya. Beberapa travel mart yang mulai disusun oleh pemerintah, antara lain Chengdu Travel Mart, Xian Silk Road Exhibition, Adex Beijing, Shanghai Fair, China Golf Travel Fair, Diving and Resort Travel Fair, dan lainnya.

“Dari sinilah, Sales Mission, Festival dan Expo kami lakukan,” kata dia. (Gabriel Bobby)

 



About author



You might also like

World Heritage

Menjual Destinasi ‘Bunyi’ Indonesia ke Mancanegara

‘KORG Bagimu Negeriku Melestarikan Tradisi dengan Cara yang Tidak Tradisional’ (Ist) Indonesia selama ini dikenal kaya akan beragam potensi wisata dan itu memang sudah terbukti. Negeri ini tak hanya dikenal

Tour Package

Indonesian Day di Perancis

Chef Anita Sobron (Restaurant Indonesia), Direktur FNAC, Manager FNAC Voyages, Eka MONCARRE dari VITO Perancis (Ist) Vito Perancis bekerja sama dengan FNAC Voyages menggelar Indonesian Day di salah satu toko

Slideshow

Bandeng Rorod, Kuliner Khas Bekasi

Yesi Herawati, owner Bandeng Rorod Mpok Omah Bandeng rupanya tak hanya identik dengan Semarang di Jawa Tengah sebab Bekasi, Jawa Barat juga punya Bandeng. Ya, di Bekasi ada Bandeng Rorod.

Indonesiaku

President University Menularkan Budaya Negeri pada Mahasiswa Asing

Serah terima buku dari Rektor President Universtiy Chandra Setiawan (kanan) kepada kepala perpustakaan President University Mahasiswa yang belajar di President University rupanya beragam. Tak hanya dari seluruh Indonesia, kampus milik

Nature

Menteri Pariwisata akan Meresmikan TIC

Menteri Pariwisata Arief Yahya (kiri) (Ist) Menteri Pariwisata Aroef Yahya memastikan akan meresmikan Tourist Information Center (TIC) di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta. Hal tersebut disampaikan Arief Yahya kepada wartawan dalam

Heritage

Gairah Wonderful Indonesia di Perancis

Wonderful Indonesia (Ist) Promosi pariwisata Indonesia di Eropa, khususnya di Perancis semakin gencar. Mulai dari 20 hingga 23 September 2016 , Indonesia akan hadir di pameran pariwisata B2B terbesar di