Jelang PTM 2016 di ICE, RI Berjaya di PATA Gold Awards 2016

PATA GA 2016

PATA Gold Awards 2016 (Ist)

Kahar baik bagi dunia pariwisata Indonesia menjelang penyelenggaraan PATA Travel Mart (PTM) 2016 pada 7 hingga 9 September mendatang di ICE BSD City, Banten lantaran pariwisata negeri ini mencetak prestasi membanggakan, yakni Indonesia diketahui merebut Tiga PATA Gold Awards 2016 di Macau.

Menteri Pariwisata Arief Yahya boleh tersenyum bangga. Wonderful Indonesia kembali menorehkan prestasi emas dalam PATA Gold Awards 2016 yang digelar di Macau.

Tiga awards bergengsi berhasil disabet, yaitu Marketing – Primary Government Destination, Heritage and Culture – Culture, dan Travel Journalism – Travel Photograph.

Informasi itu dilansir oleh PATA, asosiasi pariwisata Asia Pasifik yang bermarkas di Bangkok, Thailand melalui https://www.pata.org/pata-announces-2016-grand-and-gold-award-winners/.

“Award ini memiliki 3 makna, yang sering saya sebut sebagia 3C. Yakni menaikkan confidence sebagai bangsa, mengangkat credibility sebagai negara, dan berfungsi sebagai calibration untuk memotret seberapa hebat Wonderful Indonesia itu? Sudah sampai di mana jika dilihat dari kacamata global standart? Ternyata kita terus bisa bersaing,” ucap Menpar Arief Yahya dalam siaran pers yang diterima patainanews.com pada akhiir pekan ini.

Adapun pengumuman PATA Gold Awards 2016 itu dilakukan di Bangkok sudah sejak Kamis, 21 Juli 2016 lalu.

Perhelatan yang didukung Dinas Pariwisata Pemerintah Macau (MGTO) dinilai dari 26 organisasi dan individu yang kategorinya terpisah.

Event ini adalah salah satu ajang yang punya kredibilitas kuat dan diakui oleh industri pariwisata di dunia.

PATA berdiri sejak 1951 sebagai asosiasi nirlaba yang eksis diakui dunia menjadi katalisator bagi pengembangan travel dan turisme yang bertanggungjawab.

Keanggotaan PATA terdiri dari 95 badan turisme pemerintah, negara dan kota, 29 perusahaan penerbangan internasional, bandara dan jalur pelayaran, 63 institusi pendidikan,dan ratusan perusahaan industri travel.

Sedangkan presentasi dan penyerahan penghargaan PATA Gold Awards akan dilaksanakan bersamaan dengan penyelenggaraan PATA Travel Mart 2016 di Indonesia Convention Exhibition (ICE), Tangerang, Jumat, 9 September 2016.

Di PATA Gold Awards, PATA memberikan 4 Grand Awards dan 29 Gold Awards. Ke-4 Grand Awards itu mencakup empat kategori: Pemasaran, Pendidikan dan Pelatihan, Lingkungan, dan Pusaka dan Budaya. Sukses

Indonesia meraih 3 Gold Awards tahun ini bisa dijadikan tolok ukur keberhasilan branding Wonderful Indonesia dalam pentas kompetisi pariwisata dunia.

Sementara Malaysia mendapat 2 Gold Awards, Singapura mendapatkan 1 Grand Award dan 1 Gold Award, sedangkan Thailand memborong 1 Grand Award dan 5 Gold Award.

Dalam PATA Gold Awards 2016, Wonderful Indonesia mendapatkan apresiasi untuk program Gerhana Matahari Total – GMT atau (Total Solar Eclipse) berhasil memenangkan penghargaan kategori Marketing – Primary Government Destination.

Kementerian Pariwisata RI dinilai berhasil melihat potensi turisme yang besar dalam peristiwa alam yang terjadi pada 9 Maret 2016.

“Kala itu, kami menggunakan istilah Destinasi Waktu!,” jelas Arief Yahya yng dipercaya Presiden Joko Widodo di Kabinet Kerja ini sebagai Menteri Pariwisata.

Mengapa disebut Destinasi Waktu? “Karena orang dari seluruh penjuru dunia mengejar waktu 2-3 menit saja saat GMT itu terjadi. Dari terang, gelap, terang lagi, di siang bolong. Itu peristiwa dunia yang langka, 350 tahun sekali, dan lokasinya juga belum tentu dapat daratan. Yang kita promosikan adalah 2-4 menit yang paling bermakna di dunia! Hanya ada di 12 kota di Indonesia. Maka orang berbondong-bondong ke 12 titik itu sehingga tiket pesawat dan penginapan penuh di mana-mana,” jelasnya.

Berbagai cara dilakukan Kemenpar kala itu untuk kampanye GMT.

Media nasional maupun internasional, astronom, fotografer, videographer semua dikerahkan untuk mengabadikan dan menjadi saksi sejarah langka itu.

Kampanye juga dengan mengadakan kompetisi fotografi, video serta penulisan Gerhana Matahari Total.

“Show music dan pentas kesenian juga mewarnai titik-titik strategis GMT ,” kata dia.

Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Mancanegara Kementerian Pariwisata I Gde Pitana mengatakan, PATA Gold Awards 2016 itu penting bagi branding Wonderful Indonesia.

Dia mengaku menerapkan strategi ‘jemput-bola’, tahun 2016 Indonesia berhasil meningkatkan raihan penghargaan dibanding tahun 2015 yang hanya mendapatkan 1 Gold Awards.

Arief Yahya menyebut, kedepan wajib berusaha meraih awards lebih banyak dari berbagai ajang pariwisata tingkat regional maupun tingkat global, seperti ITB Berlin, UNWTO, WTM, dan ajang pariwisata lainnya.

“Kemenangan itu direncanakan!” tegas Arief Yahya. Untuk mampu memenangkan berbagai penghargaan bergengsi di bidang pariwisata mesti ada upaya sistematis, terstruktur, terukur, dan terkendali untuk meraih kemenangan yang diinginkan. “Istilahnya kalibrasi (calibration). Kalau mengikuti kriteria yang berstandar internasional, yang sudah teruji dan terbukti di destinasi kelas dunia, itu sudah pasti baik. Otomatis, objek wisata kita juga available dengan wisman yang sudah berpengalaman internasional juga, kata dia.
Selain itu, penghargaan juga membuat kita semakin confidence, percaya diri, bahwa kualitas layanan dan atraksi yang dimiliki tidak kalah dari negara lain. Melihat potensi pariwisata Indonesia, memang tidak boleh merasa rendah diri apalagi merasa rendah. Kata Arief, award juga mendongkrak kredibilitas kita di dunia internasional. Apalagi award itu diperoleh dengan cara-cara yang fair, betul-betul karena kualitas, dan dikeluarkan oleh lembaga yang kredibel.
Arief bertekad bahwa Indonesia harus menjadi leader, pemimpin di regional ASEAN dan menuju ke global. Penghargaan dari ASEANTA dan UN-WTO itu adalah bukti bahwa jika serius, tidak ada yang tidak bisa. Mengejar award, dengan segala kriteria itu, secara otomatis akan mendekatkan diri pada standar dunia. Ada 14 pilar yang kita pakai sebagai acuan, yang juga dijadikan alat ukur competitiveness index oleh World Economic Forum (WEF). Jadi, sekali merengkuh dayung dua tiga pulau terlampaui. Membangun destinasi dengan standar dunia, membuat objek wisata semakin bagus, bisa dikompetisikan di tingkat dunia dan berpotensi menang.
Arief menargetkan untuk menemukan destinasi baru yang akan diformat menjadi calon-calon jawara. “Sekaligus ajang kompetisi yang fair. Kita punya banyak potensi kok?” sebutnya. Menpar menyebut 10 destinasi unggulan yang akan menjadi 10 “Bali baru”. Dari Toba, Tanjung Kelayang Belitung, Tanjung Lesung Banten, Pulau Seribu Jakarta, Borobudur Jawa Tengah, Bromo Jawa Timur, Mandalika Lombok, Labuan Bajo NTT, Wakatobi Sultra dan Morotai Maltara.
Pengamat ekonomi yang juga founder MarkPlus Hermawan Kertajaya memperkuat Arief Yahya itu. Hermawan menjelaskan, Brand Equity kuat, maka ada beberapa benefit. Indonesia akan makin masuk Consideration Set para turis yang mau milih destinasi. Terutama bagi yang belum punya awareness tinggi terhadap Indonesia.
Lalu, lanjut dia, Country Brand Association Indonesia akan menjadi makin tajam sesuai dengan kategori awards yg diperoleh. Hermawan juga mengungkapkan Ini sangat penting untuk masuk dalam segmen yang pas dengan kategori yang bersangkutan. ”Di sinilah, pentingnya memperkuat dan mempertajam branding Wonderful Indonesia di semua lini, termasuk memenangi persaingan di awarding,” sebutnya.
Apa lagi? Hermawan mengungkapkan bahwa menguatkan keyakinan customer dalam bentuk guarantee pada customer yang tercermin pada price differentiation. “Dengan begitu, dampaknya bukan hanya pada jumlah turis dan kunjungan yang akan datang, tapi juga spending-nya ketika berada di Indonesia,” kata dia.
Dengan begitu, para penerima penghargaan itu berhak memaksimalkan apa yang telah mereka capai dalam melakukan promosi dan publikasi. Tentu, promosi itu harus diiringi dengan prestasi yang dipertahankan. Dan, kita senantiasa belajar dari kesalahan.
”The PATA Gold Awards 2016 jatuh kepada pemenang yang melakukan terobosan berbagai cara baru yang kreatif dan yang efektif dalam memajukan industri pariwisata saat mengikuti prinsip-prinsip berkelanjutan, dalam kontribusi yang berharga untuk menginspirasi praktek yang baik dalam industri pariwisata di Asia-Pasifik,” ujar Direktur Kantor Pariwisata Pemerintah Macau, Nona Maria Helena de Senna Fernandes, seperti dikutip dari situs resmi PATA. (Gabriel Bobby)

About author



You might also like

Investments

Terminal Petikemas Surabaya Bantu Nelayan Pesisir

Bantuan reefer container (Ist) PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) berupaya membantu meningkatkan taraf hidup nelayan tradisional dan masyarakat pesisir di Pantai Prigi melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) dengan menghibahkan dua unit reefer container dengan ukuran masing-masing 20 Feet untuk nelayan di Pantai prigi, desa Tasikmadu gedung single cold storage milik Pemkab Trenggalek  Jawa Timur. “Ini adalah salah satu upaya kami agar  hasil produksi nelayan di Pantai Prigi dapat tetap fresh dan memiliki harga jual yang kompetitif di pasaran, dimana ujungnya semoga dapat meningkatkan kesejahteraan di wilayah ini,” kata President Director TPS Dothy disela-sela serah terima hibah dua unit reefer container ke Pemkab Trenggalek. Apalagi, secara demografi ribuan warga Kecamatan Watulimo Kabupaten Trenggalek mayoritas bermata pencaharian sebagai nelayan tradisional dan selama ini pengawetan ikan yang digunakan masyarakat Pesisir Prigi adalah pendinginan dengan es dan pemindangan yang seringkali tidak mampu mengcover semua produksi perikanan karena jika musim baik dalam sehari para nelayan dapat menangkap ikan 100 hingga 200 ton ikan yang terdiri dari ikan layur, ikan tuna, dan ikan tongkol.  Dengan latar belakang itulah, TPS bersama Universitas Negeri Malang tertarik untuk membantu sesama, agar para nelayan dapat menyimpan ikan hasil tangkapan dan kapanpun nelayan mau menjual atau memprosesnya dulu tanpa harus khawatir ikannya menjadi tidak fresh dimana harga jualnya rendah. “Semoga dengan hadirnya dua unit reefer container dapat membantu para nelayan, dan kami berharap agar para nelayan dapat ikut menjaga, merawat, dan mempergunakan sebagaimana mestinya, juga memperhatikan cara penggunaan agar kontainernya awet dan bisa dipergunakan dalam jangka waktu yang lama. Kita sama-sama di matra laut harus berjaya di dunia maritim.” tutup Dothy dalam siaran pers yang diterima patainanews.com, Kamis (22/12/2016). Pada kesempatan itu turut hadir Bupati Kabupaten Trenggalek Emil Elestianto Dardak beserta jajaran SKPD di lingkungan Kabupaten trenggalek, Rektor Universitas Negeri Malang, Prof Dr Achmad Rofi’udin, Komisaris TPS, Eko Harijadi, dan para nelayan di pantai prigi. Bupati Trenggalek Emil dalam sambutannya menuturkan, “inilah salah satu wujud sinergi yang sangat baik dari dunia akademisi, usaha, dan pemerintah. Kalau bisa sinergi seperti ini, niscaya para nelayan nantinya bisa memiliki kehidupan yang lebih layak. Karena jika hasil melimpah, nelayan tidak perlu menjualnya dengan harga yang sangat murah pada saat itu. Tinggal disimpan dulu di cold storage sambil menunggu harga ikan stabil dan kualitas ikan juga tetap terjaga. Semoga tidak hanya sampai disini, kedepan kita bisa bersinergi lagi demi memajukan kehidupan masyarakat yang masih membutuhkan pada umumnya”.

Travel Operator

Raja Salman, Emir Qatar Bukti Kualitas Layanan Ground Handling JAS

Emir Qatar Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani dan rombongan ke Indonesia dan mendapat layanan ground handling dari JAS (Ist) Emir Qatar Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani telah memulai

Culture

Presiden Jokowi Puji JFC 2017

Presiden Jokowi (kemeja putih) di JC 2017 (Ist) Jember Fashion Carnaval (JFC) adalah karnaval yang tidak kalah menarik, tidak kalah kreatif, tidak kalah heboh dengan karnaval tahunan yang diselenggarakan di

Hotel

Wisatawan Malaysia Suka Traveling ke Indonesia

Jakarta (Ist) Wisatawan asal negeri jiran, Malaysia ternyata suka traveling ke Indonesia. Rupanya turis Malaysia ketika berkunjung ke negeri ini senang belanja dan menikmati kuliner khas Nusantara. Demikian disampaikan Niko

Cuisine

Wings Air Perkuat Akses ke KEK Pariwisata Morotai

Penerbangan perdana Wings Air dari Manado ke Morotai (Ist) Semangat mengembangkan 10 ‘Bali’ baru terus direspons positif oleh industri yang bergerak di sektor transportasi udara. Akses Danau Toba sudah diterabas

Heritage

Peran Perempuan Indonesia Memajukan Pariwisata Nusantara

Sri Sudarwati, Founder #Indonesiabagus (Ist) April selama ini di Indonesia identik dengan bulan Kartini karena di Tanah Air setiap 21 April diperingati sebagai Hari Kartini. Menariknya perempuan Indonesia diketahui juga