JJI Belajar Sejarah Indonesia melalui Museum

JJI jalan2.jpg.crdownload

JJI di Museum Fatahillah (Ist)

Indonesia memang dikenal sebagai negara yang kaya akan beragam potensi yang bisa dipelajari oleh pewaris negeri. Sebut saja potensi pariwisata Nusantara yang tak pernah bisa dilepaskan dari berbagai budaya tradisional khas negeri ini dan kearifan lokal yang ada.

Adapun museum bisa menjadi pilihan tepat untuk melihat lebih dekat sejarah Indnesia. Ya, museum selama ini dianggap merupakan saksi bisu yang menyimpan perjalanan panjang sejarah negeri ini. Momen libur Idul Fitri 1438 H pun dimanfaatkan wisatawan Nusantara (wisnus) dan wisatawan mancanegara (wisman) untuk mengujungi kawasan Kota Tua di Jakarta.

Libur Lebaran 2017 itu tepatnya Kamis (29/6/2017) juga dipilih komunitas Jalan Jalan Indonesia (JJI) untuk belajar sejarah Indonesia. Tak salah memang Kota Tua di Jakarta menjadi pilihan menarik untuk mengetahui sejarah Indonesia sebab di kawasan Kota Tua ada sejumlah museum yang bisa didatangi wisnus dan wisman, seperti Museum Wayang, Museum Fatahillah, dan Museum Bahari.

Irma Sustika, pendiri JJI kepada patainanews.com mengaku senang bisa bersama anggota komunitas lainnya belajar dan mengenal lebih dekat sejarah Indonesia. Irma, begitu ia biasa dipanggil selama ini juga dikenal sebagai CEO and Founder Womanpreneur Community (WPC).

“Saya memilih museum-museum yang ada di kawasan Kota Tua karena JJI ingin belajar mengenai sejarah Indonesia juga mengenal lebih dekat heritage yang ada di Jakarta,” tuturnya. Menariknya sejumlah anggota WPC juga ikut.

Berdasarkan pengamatan di lapangan beberapa diantaranya, yakni Inawati, ibunda Akeylanaraya Alyandina, desainer cilik yag namanya lagi naik daun lantaran hasil karyanya semakin diminati di Tanah Air dan Agustus mendatang diundang ke Rusia untuk ikut mengenalkan Indonesia di Rusia, Ayu Hermanu yang terpilih untuk ikut SheTrades Workshop: Digital Marketing and E-Commerce yang merupakan kerja sama ITC UN (International Trade Center United Nation) dengan Facebook Indonesia dan #SheMeansBusiness, serta didukung Australian Aid, dan Lisa Arnida Lisapaly yang suka traveling dan motret untuk koleksi pribadi.

Di kawasan Kota Tua tampak wisnus dan wisman menikmati libur Lebaran 2017 sebab Museum Wayang dan Museum Fatahillah terlihat penuh pengunjung, baik wisnus dan wisman. Informasi yang diperoleh, pengunjung di Museum Fatahillah Selasa (27/6/2017) mencapai 10.000 orang dan Rabu (28/6/2017) terjadi lonjakan menyentuh 12.000 orang.

Dari kawasan Kota Tua, rombongan JJI juga menyempatkan untuk berkunjung ke Rumah Si Pitung di Marunda untuk belajar budaya Betawi. Irma menuturkan, JJI merencanakan kegiatan rutin untuk belajar sejarah pada Agustus mendatang akan ke Karawang, Jawa Barat untuk traveling sekaligus belajar sejarah di Candi Jiwa, dan rumah ‘penculikan’ Proklamator Bung Karno dan Bung Hatta di Rengasdengklok, Karawang. (Gabriel Bobby)  

 

 

About author



You might also like

Hotel

Selamat Hari Batik Nasional

Avy Loftus (ketiga dari kiri) mampu membuat batik disukai di Kanada (Ist) Peringatan Hari Batik Nasional dilakukan setiap tahun sejak 2 Oktober 2009 silam. Manajemen, staf, dan redaksi patainanews com

Slideshow

HPN 2016 Momen Sosialisasi Halal Tourism di Indonesia

LA Hadi Faishal (Ist) Penyelenggaraan Hari Pers Nasional (HPN) 2016 di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) dinilai menjadi momen yang tepat untuk melakukan sosialisasi mengenai penerapan halal tourism di berbagai

All About Indonesia

Muhadjir Efendi Kagumi Pameran Literasi HPN 2018

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Efendi menerima kunjungan panitia HPN Sumbar yang diwakili Sekretaris PWI Hendri CH Bangun bersama jajarannya di ruang kerja Menteri Pendidikan, Komplek Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Jakarta

Culture

Amazing Diminati Wisman ke Indonesia

Pembukaan AJTF 2016 di JCC (Ist) Wisatawan mancanegara (wisman) ketika berlibur ke Indonesia ternyata cukup banyak yang memilih menginap di Amazing Hotels & Resorts. Demikian dikatakan Natalia Prima Yuli P,

Airlines

Putera-Puteri Maritim Indonesia 2017 akan Ikut Promosikan Wisata Bahari Nusantara

Press conference Putera-Puteri Maritim Indonesia 2017 (Ist) Pemenang Putera-Puteri Maritim Indonesia 2017 akan ikut terlibat mempromosikan pariwisata Nusantara, khususnya wisata bahari Indonesia.  Hal tersebut dijelaskan Laksamana (Purn) Tedjo Edhy Purdijatno

Hotel

Rayakan Imlek di Hotel Neo Samadikun Cirebon

Promo menarik dari Hotel Neo Samadikun Cirebon (Ist) Imlek selama ini identik dengan budaya masyarakat Tionghoa. Dan, di Indonesia kebebasan merayakan Tahun Baru Imlek menjadi kenyataan dimulai di era Gus Dur.