Joey Alexander, Pianis Muda Promosikan Indonesia di Pentas Dunia

WhatsApp Image 2017-07-02 at 12.15.54

Joey Alexander (Ist)

Lahir di Bali, 25 Juni 2003 silam, pianis Joey Alexander kali pertama berkenalan dengan jazz melalui ayahnya, dimana ia mendengarkan berbagai lagu klasik dari seluruh koleksi ayahnya. Pada umur 6 tahun, Joey mulai belajar piano sendiri, dengan keyboard elektronik kecil yang diberikan ayahnya.

Ia langsung mampu mereproduksi melodi Thelonius Monk, Well, You Needn’t tapi dia tidak berhenti di situ. Ketika ia berusia 8 tahun, Joey diundang oleh UNESCO untuk bermain piano solo pada waktu kunjungan artis besar, Herbie Hancock di Indonesia.

Joey kemudian berkata kepada Herbie Hancock, “Anda mengatakan kepada saya bahwa Anda percaya pada saya dan mulai hari ini saya memutuskan untuk mengabdikan hidup saya untuk jazz “. Pada umur 9 tahun, Joey telah memenangkan hadiah grand pertama Master-Jam Fest, sebuah kompetisi terbuka untuk segala usia, yang berlangsung di Ukraina yang diikuti oleh 200 peserta dari 17 negara.

Kini Joey Alexander, anak Indonesia, jenius jazz hanya dalam 14 tahun diundang di atas panggung dunia di Paris, Perancis. Siaran pers yang diterima patainanews.com pada akhir pekan ini, saat umur 10 ia bermain di festival jazz di Jakarta dan Kopenhagen, Denmark. ‘My Favorite Things’ adalah album pertama Joey Alexander, yang dirilis pada 2015 lalu oleh Motema Music, dan meraih dua nominasi Grammy dalam kategori Best Instrumental Jazz Album dan Best Solo improvisasi untuk penampilannya di ‘Giant Steps’ John Coltrane, membuatnya pada usia 12 tahun tercatat menjadi artis termuda yang pernah dinominasikan untuk Grammy.

Ya, suatu kebanggaan buat Indonesia. Sejak itu, Joey Alexander Trio telah melalukan banyak konser dan festival international di Amerika Serikat dan di seluruh dunia, seperti di Tel Aviv, Marciac, Montreal, Abu Dhabi, Singapura, Bern, Praha Wina, Perugia, dan tentunya di Indonesia.

Semua media massa international jelas tertarik dengan kehebatan Joey, seperti Diary of Canal + Perancis, Amerika Serikat The Today Show, 60 Minutes, CNN, The New York Times dan banyak radio lainnya , serta televisi dan surat kabar.

Pada 18 Juli mendatang, Joey Alexander akan memberikan konser di Paris di Festival All Stars di New Morning. Jangan lewatkan kesempatan ini untuk mendengar salah satu musisi jazz terbaik di dunia! (Gabriel Bobby)

About author



You might also like

Airlines

Presiden Jokowi Minta Wisatawan Tiongkok Traveling ke Indonesia

Menteri Pariwisata Arief Yahya (ketiga dari kanan) (Ist) Sektor pariwisata tidak mengenal konflik antarnegara. Semuanya lebur menjadi satu mempromosikan destinasi andalan di setiap negara untuk menarik kunjungan wisatawan. Hal itu

Slideshow

Wonderful Indonesia Co-Branding Forum demi 20 Juta Wisman

Michelle Victoria Alriani Miss Earth Indonesia 2017 dan Niluh Putu Lilyk Rahmawati Putri Pariwisata Nusantara 2017 dari Yayasan El John Indonesia ikut terlibat dalam mendampingi Menteri Pariwisata Arief Yahya saat

Travel Operator

Promosikan Pariwisata Maumere Melalui Jazz

Patung Bunda Maria Segala Bangsa di Maumere jadi daya tarik wisatawan (Ist) Maumere yang terletak di Sikka, Nusa Tenggara Timur semakin gencar mempromosikan pariwisata. Selepas Festival Teluk Maumere 2016, kini

Hotel

Traveling ke Semarang Bisa Menginap di Hotel Horison NJ Semarang

Promo Tongseng Kota Lama Hotel Horison NJ Semarang (Ist) Destinasi wisata Semarang di Jawa Tengah semakin menarik dikunjungi wisatawan Nusantara dan wisatawan asing sejak Semarang termasuk dalam 10 Bali baru,

Hotel

Kemenpar Adakan Workshop Batik di Jepang

Canting batik (Ist) Kementerian Pariwisata (Kemenpar) mengadakan workshop batik bertema ‘Experience The Wonderful of Indonesia Through Batik Workshop’ di Bunka Gakuen University, Tokyo, Jepang pada Kamis (26/11/2015). Dalam siaran pers

Tour Package

Mahasiswa STP Bandung Antusias Ikut MariMenulis.org

Mahasiswa STP Bandung tengah mendengarkan pemaparan dari President/CEO PATA Indonesia Chapter Poernomo Siswoprasetijo mengenai pariwisata Indonesia (Ist) Mahasiswa Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) Bandung tampak antusias belajar menulis mengenai beragam potensi