Jogja Fashion Rendezvous 2017 Ikut Melestarikan Kain Tradisional Nusantara

WhatsApp Image 2017-05-28 at 11.01.37 (1)

Rika Hermalin, desainer asal Semarang, Jawa Tengah (tengah) yang ikut tampil dalam Jogja Fashion Rendezvous 2017 (Ist)

Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) diketahui tak pernah berhenti mempromosikan pariwisata Indonesia, budaya khas Nusantara, dan kearifan lokal di Tanah Air. Ya, Joglosemar (Joglo, Solo, Semarang) sebagai bagian 10 Bali baru, yakni 10 destinasi wisata prioritas yang dikembangkan dan dipromosikan pemerintah hingga ke mancanegara terus melakukan promosi, termasuk menggelar Jogja Fashion Rendezvous (JFR) 2017.

Adapun JFR 2017 digelar di Jogja City Mall (JCM) di kawasan Sleman, Yogyakarta yang dibuka 26 Mei hingga 28 Mei 2017. Pagelaran JFR 2017 rupanya menjadi daya tarik bagi traveler ketika berkunjung ke DIY. Tercatat total ada 41 desainer berpartisipasi dalam penyelenggaraan JFR 2017 yang mengusung tema ‘Sparkling’ selama tiga hari.

Menariknya sejumlah desainer menampilkan kain tradisional warisan Nusantara yang memikat hati penonton dan pengunjung (JCM). Berdasarkan pengamatan patainanews.com saat pembukaan di JCM, Jumat (26/5/2017), desainer yang tampil pada hari pertama tampak berupaya merebut perhatian penonton dan pengunjung JCM.

WhatsApp Image 2017-05-28 at 11.01.35

Model memperagakan Rancangan Aline karya Rika Hermalin yang mengusung tema ‘Merona’ (Ist)

Sebut saja Athan Siahaan yang hadir dengan mengandalkan tema rancangan ‘The Power of Ulos’, MLK Batik Nusantara yang tampil dengan tema rancangan ‘MLK Batik Nusantara’, dan Rika Hermalin yang menampilkan tema rancangan ‘Merona’. Seperti diketahui, pariwisata Indonesia selama ini tak bisa dipisahkan dari budaya khas Nusantara dan kearifan lokal di Tanah Air yang menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan mancanegara (wisman) berkunjung ke negeri ini.

Adapun pemerintah tengah berupaya merealisasikan target Presiden Jokowi mendatangkan 20 juta wisman ke Indonesia hingga 2019 mendatang. Menariknya budaya negeri ini beragam, termasuk kain warisan tradisional, seperti batik. Bahkan, batik asal Indonesia sudah semakin diminati masyarakat dunia sejak 2009 silam batik diakui UNESCO.

Ya, Batik Indonesia secara resmi diakui UNESCO dengan dimasukkan ke dalam Daftar Representatif sebagai Budaya Tak benda Warisan Manusia (Representative List of the Intangible Cultural Heritage of Humanity) dalam Sidang ke-4 Komite AntarPemerintah (Fourth Session of the Intergovernmental Committee) tentang Warisan Budaya Tak benda di Abu Dhabi. (Gabriel Bobby)

 

 

 



About author



You might also like

Airlines

‘Wonderful Indonesia’ Geser Thailand

Branding ‘Wonderful Indonesia’ (Ist) Promosi potensi pariwisata negeri ini, ‘Wonderful Indonesia’ tampaknya semakin menguat hingga ke mancanegara lantaran gencar dilakukan di ranah internasional. Dari sekitar 141 negara, branding ‘Wonderful Indonesia’

Investments

Pelindo III Bagikan 1.200 Bingkisan Lebaran

Direksi PT Pelindo III tengah memeriksa kesiapan bingkisan sebelum dibagikan (Ist) Momen Ramadhan dimanfaatkan PT Pelabuhan Indonesia III atau Pelindo III untuk berkontribusi terhadap kesejahteraan masyarakat, utamanya para petugas kebersihan

Destinations

Menuju 9 Mei 2018, Menanti HUT Ke-3 patainanews.com

Logo patainanews.com Sejak 2015 silam, patainanews.com telah hadir dalam rutinitas, tanggung jawab dan keseriusan dalam memberikan informasi dalam artikel dan foto mengenai perkembangan dunia pariwisata nasional, budaya khas Nusantara, dan

World Heritage

Indahnya Morotai Menggoda Wisatawan

Morotai yang indah (Ist) Morotai, pulau di ujung Pasifik di Maluku Utara sudah ditetapkan sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata. Bahkan sejak masa pemerintahan Presiden SBY, namun tidak banyak bergerak

Slideshow

Menteri Pariwisata Minta Putri Pariwisata Indonesia 2016 Promosikan Pariwisata Sulut

Peserta Putri Pariwisata Indonesia 2016 (Ist) Lois Merry Tangel utusan dari Sulawesi Utara (Sulut) akhirnya resmi dinobatkan sebagai Putri Pariwisata Indonesia 2016 dalam malam grand final yang dilaksanakan di Jakarta,

Hotel

FTJ Ikut Promosikan Potensi Pariwisata Jakarta

FTJ 2016 (Ist) Festival Teater Jakarta (FTJ) 2016 yang akan digelar mulai 21 November hingga 9 Desember mendatang di Taman Ismail Marzuki Jakarta akan ikut mempromosikan potensi budaya dan pariwisata