Jual Tiket ke Negeri Orang Pakai Rupiah

duit cepean

Pengusaha travel agent yang tergabung dalam ASTINDO dan ASITA mendukung pemberlakuan Peraturan BI No 17/3/2015 mengenai kewajiban penggunaan Rupiah di wilayah NKRI, termasuk penggunaan mata uang negeri ini dalam transaksi penjualan tiket penerbangan internasional dan paket wisata internasional yang ditawarkan untuk wisatawan.

Hal tersebut menggema dalam pertemuan anggota ASTINDO DKI Jakarta dan ASITA DKI Jakarta  dengan tema “Solusi BPW/APW Menghadapi Kewajiban Penggunaan Rupiah oleh Bank Indonesia dan Jaminan Top Up oleh CIU Insurance” di Jakarta, Rabu (24/6/2015).

Rupanya para pengusaha travel agent itu mengaku sudah lama mendukung upaya tersebut sejak 1998 silam. Demikian disampaikan Penasehat ASITA Jakarta Herna P Danuningrat.

Tapi, lanjutnya, ketika itu BI terkesan masih belum merespons sehingga jika pemberlakuan tersebut dilakukan mulai 1 Juli mendatang dinilai terkesan terlalu cepat sehingga jika memungkinkan dipikirkan untuk dicarikan solusi agar tidak merugikan pengusaha travel agent.

Sebagai contoh, PT Garuda Indonesia Tbk memutuskan untuk menggunakan Rupiah dalam transaksi pembayaran tiket penerbangan internasional di Indonesia yang berlaku mulai 1 Juli 2015 seiring instruksi Menteri Perhubungan yang mengatur tentang penggunaan mata uang Rupiah dalam melakukan transaksi pada kegiatan transportasi.

Dan, wisatawan asing yang datang ke beragam destinasi di Indonesia juga harus menggunakan Rupiah selama masih menginap di negeri ini.

Adapun acara ini didukung CIU Insurance. Pada kesempatan ini, dipaparkan mengenai jaminan top up oleh CIU Insurance. Sebelumnya, ASTINDO dan CIU Insurance telah melakukan penandatanganan nota kesepahaman yang didasari karena adanya risiko kerugian berbisnis bagi travel agent, khususnya atas hilangnya sejumlah dana yang diakibatkan oleh pihak lain yang notabene adalah principalnya sendiri yaitu maskapai penerbangan. (Gabriel Bobby)

 

 

About author



You might also like

Tourism

Rendang, Kuliner Khas Nusantara Ngetop di Dunia

Kuliner khas Tanah Air, Rendang yang diminatai orang asing (Ist) Pariwisata Indonesia kembali mendapatkan pengakuan dunia. Dua ikon kuliner khas Nusantara yang sudah ditetapkan Menpar Arief Yahya, yakni Rendang dan

Cuisine

2018, Nikmati Traveling Keliling Jawa dengan Kereta Wisata

President Director PT KA Pariwisara Totok Suryono (kedua dari kanan) didampingi direksi lainnya dalam press conference kereta wisata kelas Priority (Ist) Manajemen PT Kereta Api Pariwisata merencanakan akan membuat layanan

Festival

Sinergi Pemkab Takalar, PATA Indonesia Tingkatkan Kualitas SDM Pariwisata

Suasana serah terima peningkatan kualitas SDM Pemkab Takalar untuk banyak belajar mengenai pemasaran pariwisata kepada PATA Indonesia Chapter (Ist)  Pemerintah Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan yang telah resmi menjadi member PATA

Heritage

Wisatawan Mancanegara Suka Traveling dengan Kereta Wisata

President Director PT KA Pariwisara Totok Suryono (kedua dari kanan) didampingi direksi lainnya dalam press conference kereta wisata kelas Priority (Ist) Wisatawan mancanegara (wisman) ternyata menyukai traveling selama mereka ada

World Heritage

Gairah Soppeng Promosikan Pariwisata

Vila Yuliana di Soppeng (Ist) Pemerintah daerah Soppeng diketahuui tengah serius mengembangkan dan mempromosikan beragam potensi pariwisata yang ada di kabupaten yang terletak di Sulawesi Selatan. Bupati Soppeng Andi Kaswadi

Nature

ICE Siap Gelar PATA Travel Mart

Siti Karmila (Ist) Manajemen ICE (Indonesia Convention Exhibition) menyatakan telah siap menggelar event internasional, PATA Travel Mart yang akan dilakukan pada 7 hingga 9 September mendatang. Hal tersebut dikatakan Siti Karmila,