Kabar Baik Datang dari Perancis untuk Pariwisata Indonesia

grafik

Pariwisata Indonesia diminati di Perancis (Ist)

Kabar baik datang dari Perancis. Ketika situasi tour reservation tengah melemah di market Perancis pada September 2016, pariwisata Nusantara justru diminati orang Perancis.

Ya, menjadi suatu pengecualian yang luar biasa lantaran booking tour oleh travel agent Perancis ke Indonesia melonjak 57% pada September lalu.

Eka Moncarre, Visit Indonesia Tourism Officer (VITO) Kemenpar di Paris kepada patainanews.com, Jumat (14/10/2016) menjelaskan, menurut barometer bulanan travel perusahaan/Atout Prancis, booking tour di berbagai travel agent Perancis turun 5% di pada bulan September.

“Dengan detail sebagai berikut 12% booking turun untuk wisata di Perancis, dan booking-an ke destinasi jarak menengah turun 1%. Namun, untungnya ada kenaikan sekitar 5% untuk negara jarak jauh, seperti Kanada yang meningkat 45% dibandingkan dengan September 2015, Vietnam meningkat 36%, India meningkat 28% dan Thailand meningkat 21%,” tuturnya.

Sementara untuk negara jarak menengah, Spanyol meningkat 20% dan Portugal meningkat 13% masih menjadi favorit untuk turis Perancis.

Adapun keberangkatan pada September lalu, mereka umumnya mengakibatkan penurunan 5% dalam jumlah penumpang. Tren negatif ini terutama mempengaruhi Perancis yang turun 7% dan tujuan jarak menengah turun 4%.

Sedangkan negara-negara yang jauh mencatat kenaikan tipis dari 1%. Penurunan aktivitas 5% sejak Januari lalu untuk travel-travel agent Perancis.

Secara rinci, tidak mengejutkan adalah Spanyol dan Portugal bernasib terbaik di negara-negara jarak menengah, dengan masing-masing naik 6% dan meningkat 32% jumlah penumpang.

Di antara negara-negara jarak jauh, barometer terutama mencerminkan peningkatan keberangkatan ke Indonesia meningkat 57%) dan Jepang meningkat 31%.

Kanada meningkat 7% lebih wisatawan ketimbang September 2015, dan Thailand meningkat 4%. Secara kumulatif, antara Januari dan akhir September 2016, aktivitas agen menurun.

Jumlah keberangkatan terdaftar menunjukkan penurunan dari 5% dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2015, dimana semua destinasi mengalami penurunan di tahun 2015, turun 7% di Perancis, turun 5% pada tujuan jarak menengah dan turun 1% pada tujuan jarak jauh. (Gabriel Bobby)

About author



You might also like

Heritage

‘Kita Beragam Sekaligus Bersatu dalam Busana Nusantara’

Menteri Pariwisata Arief Yahya berpose bersama di Kementerian Pariwisata (Ist) Ada yang spesial dari peringatan HUT RI ke-72 di halaman Gedung Sapta Pesona, Kementerian Pariwisata. Menteri Pariwisata Arief Yahya dan

Destinations

Wonderful Noon 2018, Perkuat Branding Pariwisata Lewat Media Sosial

Pegiat media sosial (Ist) Matahari belum sepenuhnya tenggelam, satu per satu tamu undangan datang menuju Pelabuhan Benoa, Bali. Dengan memakai kostum ala pelaut bernuansa putih, undangan yang mayoritas adalah pegiat

Festival

Putra-Putri Pariwisata Nusantara, Endorser Promosi Daya Tarik Pariwisata

Menteri Pariwisata Arief Yahya dan Ketua Yayasan EL JOHN Indonesia Johnnie Sugiarto (Ist) Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya minta Putra-Putri Pariwisata Nusantara bisa menjadi duta wisata atau endorser untuk mengenalkan dan mempromosikan potensi

Hotel

Warga Lombok Dukung Wisata Halal

Emma Almusalli (Ist) Lombok yang ada di Nusa Tenggara Barat semakin percaya diri menjadi destinasi wisata halal di Indonesia. Sejak Pulau Seribu Masjid ini pada tahun lalu mencetak prestasi dunia yang membanggakan

Slideshow

President University Tawarkan Beasiswa

Tidak perlu frustrasi sebab President University tawarkan beasiswa (Ist) Hasil Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) telah diumumkan, Selasa (3/7/2018) pk15.00 WIB. Dipastikan, hampir semua peserta pasti merasa deg-degan

Investments

Membangun Pariwisata Perlu Dukungan Investor

Pemerintah diketahui tengah gencar mengembangkan pariwisata Indonesia hingga ke mancanegara. Hal ini selaras dengan target Presiden Jokowi yang ingin mendatangkan 20 juta wisatawan asing hingg 2019 mendatang. Madrim Kusumah Andhini,