Kantor Presiden Jokowi Sambut Baik Kehadiran SMSI

WhatsApp Image 2017-04-17 at 21.20.11

Suasana Deklarasi Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) (Ist)

Kemerdekaan pers merupakan pilar yang dibutuhkan untuk menciptakan tatanan kehidupan demokratis demi terwujudnya masyarakat adil makmur dan sejahtera secara merata.  

Media massa yang profesional adalah syarat utama agar proses komunikasi dan pertukaran informasi di tengah masyarakat berlangsung baik dengan berorientasi pada kemajuan. Sementara pertukaran gagasan dan pendapat di tengah masyarakat hanya bisa bermakna membangun bila dilakukan melalui media massa yang profesional dan dikelola oleh orang-orang yang profesional pula.

Demikian antara lain bunyi Deklarasi Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) yang dibacakan budayawan Jaya Suprana dalam peluncuran di Pusat Studi Kelirumologi, Mall of Indonesia (MOI), Kelapa Gading, Jakarta, Senin (17/4/2017).

Ketika membacakan deklarasi itu, Jaya Suprana yang merupakan salah seorang anggota Dewan Penasehat SMSI didampingi Ketua Umum SMSI Teguh Santosa, Sekjen SMSI Firdaus dan sejumlah pengurus SMSI baik dari pusat maupun daerah.

Deputi IV Kantor Staf Kepresidenan Eko Sulistyo dan pakar komunikasi politik Hendri Satrio juga berdiri di samping Jaya Suprana. Peluncuran dihadiri sekitar 100 orang. Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Margiono juga tampak hadir dalam kegiatan itu.

Pengurus SMSI pusat yang hadir antara lain adalah salah seorang anggota Dewan Penasehat Mirza Zulhadi, Ketua bidang Pendataan dan Verifikasi Sayid Iskandarsyah, Ketua bidang Organisasi dan Daerah Mursyid Sonsang, Ketua bidang Hukum dan Arbitrase Tarmilin Usman, Bendahara Basril Basyar, dan Ketua Departemen Pengembangan Daerah Eka Putra Nazir.

Beberapa pemegang mandat di sejumlah provinsi juga hadir dalam peluncuran. “Di tengah perkembangan teknologi informasi dan komunikasi kemerdekaan, pers menghadapi tantangan yang tidak ringan,” sambung deklarasi yang dibacakan Jaya Suprana.

Dengan demikian, sambung deklarasi SMSI, diperlukan sebuah wadah untuk menghimpun perusahaan media siber dan membangun media siber yang profesional. “Atas pertimbangan-pertimbangan di atas didirikanlah sebuah organisasi untuk menghimpun perusahaan media siber dengan nama Serikat Media Siber Indonesia, dan disingkat SMSI,” tutup Jaya Suprana yang juga pendiri Museum Rekor Indonesia (MURI) dalam siaran pers yang diterima patainanews.com, Senin (17/4/2017).

Sebelum deklarasi dibacakan, dalam sambutannya Ketua Umum SMSI Teguh Santosa mengatakan bahwa SMSI didirikan pada 21 Maret 2017. Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga SMSI telah pula dicatatkan di notaris.

“Kami telah memiliki dan sedang menyusun pengurus SMSI di 27 provinsi. Di setiap provinsi ini kami memiliki sekitar 20 sampai 35 perusahaan media siber,” ujar Teguh.

Dalam waktu dekat, sambungnya, kepengurusan SMSI akan dilengkapi di 34 provinsi di Tanah Air. Deklarasi SMSI diawali diskusi bertema ‘Kekeliruan Kebebasan Kebablasan’ yang menghadirkan Jaya Suprana, Eko Sulistyo dan Hendri Satrio sebagai pembicara. 

Diskusi dipandu salah seorang anggota Dewan Penasehat SMSI Atal S Depari. Dalam diskusi, Eko Sulistyo mengatakan perusahaan media siber yang profesional sangat dibutuhkan untuk membangun pondasi demokrasi yang kuat.

“Kami tentu menyambut baik kehadiran SMSI dan berharap SMSI dapat memperkuat media-media siber di Indonesia sehingga demokrasi yang kita miliki tidak mundur,” ujarnya. Peluncuran SMSI ditutup dengan pemotongan tumpeng oleh Teguh Santosa yang diserahkan kepada Jaya Suprana, Eko Sulistyo dan Atal S. Depari, dan Eka Putra. Aktivis Lieus Sungkharisma yang hadir juga mendapatkan potongan tumpeng. (Gabriel Bobby)



About author



You might also like

Destinations

Batik Wistara yang Memberikan Kesempatan untuk Orang Berkebutuhan Khusus

Batik Wistara (Ist) Batik Wistara memang pantas diberikan apresiasi sebab pusat batik ini yang ada di Surabaya, Jawa Timur ternyata memberikan kesempatan untuk orang-orang yang berkebutuhan khusus. Demikian penjelasan Pembina

Tour Package

Festival Danau Sentani masih Murni

Suasana press conference FDS 2017 (Ist) Festival Danau Sentani selama ini banyak diminati wisatawan mancanegara, seperti turis dari Australia, dan Belanda. Demikian penjelasan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jayapura Chris

Destinations

Turis di Bali Tertarik Terapi Bambu Spa

Terapi Bambu di Bambu Spa (Ist) Turis yang berkunjung ke Pulau Dewata, Bali rupanya tidak hanya sekadar mengunjungi destinasi wisata, namun mereka juga tertarik merasakan layanan SPA (Solus Per Aqua/

World Heritage

Sentuhan Modern, Batik Fractal Serius Masuk Pasar Dunia

  Setelah diterima di pasar dalam negeri dan memutuskan untuk masuk pasar internasional lantaran banyak dicari wisatawan mancanegara ketika berkunjung ke Indonesia, maka manajemen Batik Fractal pun semakin serius memikirkan

Indonesia itu Bagus

Pernyataan Sikap PWKI terhadap Tragedi Bom Gereja di Surabaya

Ketua PWKI Emanuel Dapa Loka (Ist) Paguyuban Wartawan Katolik Indonesia (PWKI) menyesalkan terjadinya serangan bom, Minggu, 13 Mei 2018 di sejumlah gereja di Surabaya yang menelan korban- korban tidak bersalah. Karenanya

Tourism

Bakal Ada Romantisme GMT 2016 di Palembang

Plt Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Sumsel Irene Camelyn Sinaga (tengah) (Ist) Beruntung Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel) akan dilewati Gerhana Matahari Total 2016. Karenanya pemerintah provinsi (Pemprov) Sumsel akan