Karnaval Budaya Bukti Tasikmalaya Jadi Destinasi Industri Kreatif

WhatsApp Image 2017-10-17 at 13.27.31

Karnaval budaya di Tasikmalaya (Ist)

Gelaran karnaval budaya sukses menjadi sajian pembuka ajang Tasikmalaya October Festival (TOF) 201. Antusiasme masyarakat yang begitu tinggi menyaksikan suguhan ragam seni budaya dan kerajinan khas lokal menandakan Tasikmalaya siap menjadi destinasi wisata berbasis industri kreatif.

Sejak pukul 06.00 WIB, Minggu (15/10/2017), ribuan masyarakat kota Tasikmalaya sudah menyemut di titik start karnaval di samping kantor Disporabudpar Kota Tasikmalaya.

Jumlah masyarakat dan wisatawan terus bertbah seiring pembukaan TOF 2017 dan pelaksanaan karnaval pada pukul 08.00 WIB. Wali Kota Tasikmalaya Budi Budiman mengatakan, Tasikmalaya October Festival merupakan bagian dari rangkaian dalam menyambut HUT Purwakarta yang tahun ini memasuki usia 16 tahun.

“Ini pesta masyarakat Tasikmalaya, yang menjadi kebahagiaan kita semua masyarakat Tasik,” ujar Budi Budiman saat sambutan pembukaanya.

Ia mengatakan, TOF merupakan bagian dari calendar of event pariwisata Tasikmalaya. Dimana terdapat banyak kegiatan didalamnya.

Mulai dari kegiatan karnaval, festival kuliner juga seminar internasional. “Dalam karnaval ini kita suguhkan apa yang menjadi kekuatan Tasikmalaya sebagai kota industri kreatif. Dimana industri kreatif ini akan kita dorong menjadi pusat destinasi wisata produk kreatif di Jawa Barat selatan,” ujarnya dalam siaran pers yang diterima patainanews.com, Selasa (17/10/2017).

Industri kreatif di Tasik memang sudah banyak dikenal. Diantaranya seperti Batik, Mendong, dan Bordir, termasuk Kelom Geulis dan Payung Geulis.

“Mudah-mudahan kegiatan ini dapat terus dipromosikan ke tingkat nasional. Karena di tengah era globalisasi dan teknologi seperti sekarang ini, seni dan budaya adalah potensi besar yang tidak dimiliki negara lain,” ujar Budi.

Sementara Deputi Bidamg Pengembangan dan Pemasaran Pariwisata Nusantara Esthy Reko Astuti mengatakan, Kementerian Pariwisata akan terus mendukung daerah yang memiliki komitmen besar terhadap pariwisata.

Terlebih Tasik memiliki potensi yang sangat besar. “Khususnya di industri kreatif. Jadi Tasikmalaya sudah berada di jalur yang tepat,” ujar Esthy didampingi Kepala Bidang Promosi Wisata Budaya, Wawan Gunawan.

Selain atraksinya di bidang industri kreatif, Tasikmalaya dikatakannya juga punya pendukung amenitas dan aksesibilitas yang mumpuni. Bahkan jika nanti Bandara Kertajaya Jawa Barat diresmikan, pariwisata Tasikmalaya akan semakin terangkat.

“Tasikmalaya harus ambil peluang itu dan Tasik bisa menjadi hub city swbagai destinasi di Priangan Timur,” ujarnya. Sementara Wawan turut mengamini seraya menyebut Tasikmalaya memiliki ratusan pesantren sehingga punya potensi dalam pengembangan wisata religi.

Wakil Ketua Komisi X Ferdiansyah berharap, pemerintah daerah dapat terus memperkuat sehingga pelaksanaan acara di tahun depan dapat dipersiapkan dengam baik dan promosi juga dilakukan lebih baik.

“Jadikan Tasil sebagai destinasi akhir tujuan wisata, bukan lagi hanya sebagai kota singgah. Ke depan agenda-agenda kegiatan pariwisata bisa menunjang atraksi yang dapat menarik wisatawan, khususnya wisatawan mancanegara,” ujar Ferdiansyah.

Menteri Pariwisata Arief Yahya sangat mengapresiasi terselenggaranya Tasikmalaya October Festival yang merupakan ajang tahunan.

Penyelenggaraan festival dikatakanya dapat menjadi sarana promosi yang efektif dalam memperkenalkan satu daerah sehingga menjadi daya tarik wisata.

“Jawa Barat potensinya sangat besar. Pergerakan wisatawan ke Jawa Barat sangat tinggi. Tasikmalaya harus siap. Kementerian Pariwisata siap mendukung,” ujar Menpar Arief Yahya yang menyebut 3A-nya harus juga connecting. (Gabriel Bobby)

About author



You might also like

Tourism

Pemerintah Perlu Kembangkan Wisata Kuliner Indonesia

Rendang, Kuliner Khas Indonesia (Ist) Sebagai upaya melestarikan kuliner khas Indonesia, maka pemerintah harus melindungi dan mengembangkan wisata kuliner negeri ini yang dimulai dari dalam negeri hingga ke mancanegara sehingga

Nature

Menteri Pariwisata Minta Putri Pariwisata Indonesia 2016 Promosikan Pariwisata Sulut

Peserta Putri Pariwisata Indonesia 2016 (Ist) Lois Merry Tangel utusan dari Sulawesi Utara (Sulut) akhirnya resmi dinobatkan sebagai Putri Pariwisata Indonesia 2016 dalam malam grand final yang dilaksanakan di Jakarta,

Heritage

Potensi Wisata Bahari Kei Curi Perhatian Pencinta Laut Indonesia

Ilustrasi potensi wisata bahari di Kei (Ist) Kepulauan Kei Kecil mulai menjadi primadona baru destinasi wisata bahari di kawasan Timur Indonesia. Tidak hanya kunjungan turis yang meningkat, awal Desember 2015

Festival

Mengintip ICE, Venue untuk PATA Travel Mart

Peserta berpose bersama di Nusantara Hall ICE BSD (Ist) Peserta Rakor MICE 2016 yang digelar Kementerian Pariwisata mendapat kesempatan untuk melihat venue MICE, seperti ICE (Indonesia Convention Exhibition) di Bumi

SightSeeing

Memadukan Dive and Dine untuk Majukan Wisata Bahari Indonesia

Menteri Pariwisata Arief Yahya (ketiga dari kiri) (Ist) Menteri Pariwisata Arief Yahya mengusulkan komunitas Indonesian Women in Diving menggabungkan dive and dine sebagai upaya ikut memajukan wisata bahari Indonesia. AY,

Festival

Turis di Bali Tertarik Terapi Bambu Spa

Terapi Bambu di Bambu Spa (Ist) Turis yang berkunjung ke Pulau Dewata, Bali rupanya tidak hanya sekadar mengunjungi destinasi wisata, namun mereka juga tertarik merasakan layanan SPA (Solus Per Aqua/