Kaya Destinasi Wisata Bahari, Pemerintah Perlu Perhatikan Keamanan Transportasi Laut

morotai yg bagus

Destinasi wisata bahari di Indonesia (Ist)

Regulasi transportasi laut dan udara sudah menggunakan mazhab internasional. Hampir semua aturan sudah dibuat oleh Kementerian Perhubungan.

Bahkan, SPM pelayanan angkutan penumpang kapal laut pun sudah ada. Sekarang tinggal pengawasan regulasi dan penguatan SDM. Demikian disampaikan pengamat transportasi MTI Djoko Setijowarno kepada pers di Jakarta, Senin (2/1/2017).

“Yang masih sering lalai selalu soal manifes dan ketersediaan instrumen keselamatan. Setiap kecelakaan kapal sering terjadi manifes yang tidak sesuai,” tuturnya.

Artinya, pengelolaan terminal penumpang di setiap pelabuhan harus dibenahi. Menurutnya, terminal penumpang pelabuhan harus steril sehingga tidak sembarangan orang boleh masuk.

“Penyediaan instrumen keselamatan kapal juga masih banyak yang abai. Minimal di kapal apa pun harus tersedia pelampung. Meski kapal nelayan atau kapal pompong sekalipun yang sering tidak sediakan pelampung,” paparnya.

Sementara untuk kapal besar, harus ada petunjuk penyelamatan, seperti naik pesawat. “SOP harus diperbaiki. Ada pelatihan buat awak kapal sebelum dapat sertifikat. Semua kapal, entah kapal kecil, kapal pompong atau kapal nelayan diwajibkan melengkapi dengan pelampung,” ujarnya.

PM No 25 Tahun 2015 tentang Standar Keselamatan dan PM No 37 Tahun 2015 tentang Standar Pelayanan Penumpang Angkutan Laut.

Seperti diketahui, Kepulauan Seribu termasuk salah satu dari 10 Kawasan Destinasi Wisata Nasional. Mestinya, penyediaan kapal wisata menjadi perhatian juga sebagai sarana transportasi wisata ke dan dari Kepulauan Seribu.

10 Destinasi Prioritas Pariwisata Indonesia, yakni Danau Toba, Tanjung Kelayang, Tanjung Lesung, Kepulauan Seribu, Borobudur, Bromo Tengger Semeru, Mandalika, Labuan Bajo, Wakatobi dan Morotai.

“Lima destinasi merupakan daerah keairan sehingga perlu sarana kapal yang berkeselamatan. Pelancong akan dapat jaminan sarana kapal wisata yg berkeselamatan,” katanya. (Gabriel Bobby)

About author



You might also like

Hotel

Menanti Wisata Napak Tilas Laksamana Cheng Ho di Sumsel

Patung Laksamana Cheng Ho (Ist) Kisah Laksamana Cheng Ho begitu terkenal di Indonesia. Tak hanya di Semarang, Jawa Tengah, namun di Sumatera Selatan (Sumsel) kisah Laksamana Cheng Ho juga begitu

Slideshow

‘Wonderful Indonesia’ Tenggelamkan Malaysia

‘Wonderful Indonesia’ (Ist) Country branding Indonesia, ‘Wonderful Indonesia’ semakin berjaya di pentas internasional lantaran mencetak prestasi membanggakan yang prestisius karena mampu menyingkirkan negeri jiran, Malaysia. Adapun Indonesia memboyong tiga kategori

Destinations

Bebaskan Pariwisata RI dari Jerat Regulasi

Para pemenang lomba menulis wisata bahari Anugerah Pesona Bahari Indonesia 2016 (Ist) Ada satu masalah pelik untuk mengembangkan pariwisata Indonesia. Dan, permasalahan itu ternyata datang bukan dari luar, namun masalah itu

Slideshow

Deklarasi Gerakan 1000

Berita Foto: Bupati Kepulauan Seribu Budi Utomo bersama sejumlah pihak, antara lain Sineas Muda Indonesia, PATA Indonesia Chapter, dan Bank Indonesia mendeklarasikan Gerakan 1000 Proyek Pembekalan Ekonomi Kreatif Terintegrasi Kepulauan

Airlines

Terminal 3 Ultimate Jadi Tourism HUB Airport

Direktur Utama PT Angkasa Pura II Budi Karya Sumadi yang kini dipercaya Presiden Jokowi menjadi Menteri Perhubungan (kiri) bersama Menteri Pariwisata Arief Yahya (Ist) Menteri Pariwisata Arief Yahya belum lama

Hotel

Pelindo III Serius Majukan Wisata Bahari

Logo PT Pelindo III (Ist) Sebagai upaya mendukung pemerintah merealisasikan target Presiden Jokowi mendatangkan 20 juta wisatawan mancanegara hingga 2019 mendatang, manajemen PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) III mengaku sangat serius