Ke Palembang, Jangan Lupa Pindang Patin Musi Rawas

ikan patin

Pindang Musi Rawas (Ist)

Di Palembang, Sumatera Selatan, wisatawan akan dimanjakan wisata kuliner khas yang beragam. Ya, tak hanya pempek saja, melainkan ada juga ikan patin.

Rupanya pindang ikan patin menjadi kuliner pilihan selain empek-empek dan tekwan. Rasa pedas, asam, dan manis menyatu bersama ikan pantin.

patainanews.com ketika berkunjung ke Palembang akhir pekan lalu menyempatkan menikmati makan siang di pindang patin Musi Rawas.

Dengan tempat yang terbatas, sekitar 10 hingga 15 meja, pengunjung harus rela mengantre. Apalagi di saat jam makan siang. Antrean bisa mencapai belasan.

Tapi, ada juga pengunjung yang rela makan di luar ruang. Setiap yang antre akan mendapat nomor sehingga tidak ada saling serobot. Menu andalannya masakan serba pindang.

Hanya saja, rasanya yang berbeda. Namun kembali lagi, semua tergantung selera lidah penikmatnya. Jika suka bumbu yang ringan, di Musi Rawas tepatnya.

Adapun Pindang Musi Rawas rumah makan yang terkenal di Palembang. Jika datang ke sana ketika jam makan siang akan mendapati banyak orang yang mengantre di depannya untuk mendapatkan tempat duduk.

Sistem antriannya cukup bagus dengan diberikan nomor antrean setelah meminta ke pelayan di sana dan pelayan akan memanggil nomor antrean ketika ada tempat yang kosong.

Makanannya pun cukup beragam. Ketika duduk, pengunjung akan langsung disuguhkan dengan berbagai pilihan makanan di meja, setelah itu pelayan akan menanyakan pindang apa yang ingin dipesan.

Menariknya di dalam terasa kuah asam manis khas pindang Palembang membuat daging yang menempel di tulang menjadi lembut dan nikmat. (Gabriel Bobby)

 

 

About author



You might also like

Cuisine

Soppeng, Kota Penikmat Kopi

Ilustrasi kopi Indonesia (Ist) Indonesia kaya akan beragam potensi wisata yang diminati wisatawan Nusantara (wisnus) maupun turis asing. Dan, wisata kuliner negeri ini ternyata menggoda wisnus dan wisatawan mancanegara. Sebut

Festival

Memotret Indonesia lewat Museum

JJI di Museum Wayang (Ist) Mentari pagi menyambut kedatangan komunitas Jalan Jalan Indonesia (JJI) di kawasan Kota Tua Jakarta. Bangunan Museum Fatahillah tampak kokoh di tengah begitu ramainya wisatawan Nusantara

Slideshow

‘Wanita Indonesia itu Unik dengan Ragam Budaya’

Buku Magnificent Indonesia (Ist) Peringatan Hari Kartini 21 April 2016 terjadi dalam berbagai bidang, termasuk sektor pariwisata Indonesia. Sosok RA Kartini begitu melekat dalam masyarakat Indonesia. Dan, selama ini rakyat negeri

Indonesia itu Bagus

10 Cara Menjadi Sukses Ala Eka Sari Lorena

Eka Sari Lorena (Ist) Zaman now serba tidak terduga. Kadang-kadang, kerja orang menjadi tergantung arah angin, tergantung mood. Gilanya, orang berdalih tidak bisa bekerja karena mood. Atau mereka berdalih tidak

Culture

Juni, Bandara Kertajati Operasional Penerbangan Komersial

Pendaratan perdana pesawat Kepresidenan Republik Indonesia BBJ-2 yang membawa Presiden Jokowi di Bandar Udara Internasional Kertajati, Majalengka, Jawa Barat (Ist) Disambut tradisi water salute, pesawat Kepresidenan yang ditumpangi Presiden Jokowi

World Heritage

Jepang Suka Batik Indonesia

Canting batik (Ist) Beberapa orang Jepang yang mengikuti workshop ‘Experience The Wonderful of Indonesia Through Batik Workshop’ di ASEAN-Japan Centre, Tokyo mengaku suka dengan batik Indonesia. Salah satu peserta workshop