Keberhasilan Pariwisata Hasil Sinergi dan Komitmen Berbagai Pihak

WhatsApp Image 2018-03-21 at 07.40.32

Menteri Pariwisata Arief Yahya (tengah) (Ist)

Kementerian Pariwisata (Kemenpar) menggelar Workshop Matchmaking Calender of Event, Digital Destination, Diaspora Restaurant, with Co-Branding Partners dalam rangka mensinergikan langkah dan menyatukan persepsi antara pemerintah, kalangan artis, pengusaha hingga pengelola lokasi wisata untuk mempromosikan industri pariwisata Indonesia secara masif.

Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya mengapresiasi terselenggaranya workshop ini bahwa keberhasilan pengembangan pariwisata nasional ditentukan oleh kerja sama yang dilakukan seluruh pihak terkait. Untuk itu, melalui berbagai kesempatan perlu mempertemukan berbagai pihak, salah satunya wahana yang digunakan untuk tujuan tersebut adalah workshop yang berlangsung di Royal Hotel Kuningan, Jakarta, Selasa (20/3/2018).

Menpar Arief dalam hal branding atau pemasaran memiliki strategi co-branding dengan 10 existing restoran Indonesia. “Saya telah mencoba, namun belum berhasil untuk membuka restoran di luar negeri. Biayanya tidak murah. Dan pemerintah tidak menyediakan anggaran. Sebagai pembanding, pemerintah Thailand memberi subsidi setara dengan US$ 100 ribu bagi yang membuka restoran di luar Thailand. Akhirnya saya  memutuskan melakukan branding existing restoran yang sudah ada. Atau yang disebut dengan Diaspora Restaurant. Hal ini tentu saja membawa keuntungan bagi pihak-pihak yang terlibat,” ujar Arief Yahya dalam siaran pers yang diterima patainanews.com, Rabu (21/3/2018).

Sementara Deputi Pengembangan Pemasaran I Kemenpar I Gde Pitana mengharapkan pertemuan ini dapat membuka peluang kerja sama yang baik sehingga mewujudkan cita-cita bersama, yakni mengembangkan pariwisata. “Empat komponen kita pertemukan. Semuanya merupakan partner Kemenpar di tahun 2018. Semoga pertemuan kali ini bisa menghasilkan kerja sama dengan baik,” ujar I Gde Pitana.

“Kemenpar akan men-support industri. Kami jadi mak comblang. Sehingga dari pihak industri yang bisa menjalin kerja sama. Apa yang bisa dikontribusi oleh destinasi digital. Apa yang bisa dikontribusi diaspora restaurant, dengan mempertemukan para CEO untuk mencapai sesuatu kerja sama antar pelaku industri,” kata Pitana.

Menjelaskan lebih rinci, Pakar Marketing yang juga Tenaga Ahli Menteri Pariwisata Bidang Manajemen Strategis Kemenpar Yuswohady, ada empat kategori partnership package dalam workshop ini. Yang pertama, kategori Wonderful Indonesia Partner dengan syarat utamanya partner harus melakukan ekspor, tentunya dengan brand sendiri minimal dua tahun dan sudah hadir minimal di tiga negara.

Kedua, kategori Pesona Indonesia Partner. Ketiga, terdapat Endorser of WI/PI dan kategori yang terakhir Friends of WI/PI. “Yang friends ini bisa dilakukan siapa saja. Walaupun tidak termasuk dalam 3 kategori lainnya tapi memiliki komitmen untuk mempromosikan WI/PI,” kata Yuswohady.

Dilanjutkannya, pihaknya mendorong brand tersebut untuk memanfaatkan Calendar of Events yang sudah ditetapkan Kemenpar sebagai sarana promosi mereka. Penyelenggaraan CoE merupakan investasi yang dilakukan untuk mendukung pengembangan pariwisata melalui pengadaan sarana promosi. Hal ini sebagai bentuk Indonesia Incorporated antara pemerintah dengan swasta, saling meng-endorse.

Acara ini dihadiri oleh 124 Brands dan 39 Dinas Kabupaten/Provinsi yang sudah dan tertarik melakukan Co Branding dengan Wonderful Indonesia. Semua kerja sama yang dilakukan ini memiliki satu alasan yakni memajukan pariwisata secara bersama. (Gabriel Bobby)

About author



You might also like

Tourism

Panorama Destination Sabet Penghargaan 50 Best of The Best Companies 2017

PT Panorama Destination Tbk meraih penghargaan bergengsi ‘50 Best of The Best Companies 2017’ versi majalah Forbes Indonesia (Ist) PT Panorama Destination Tbk (PDES) meraih penghargaan bergengsi ‘50 Best of The Best

SightSeeing

Pemerintah Siapkan 4 Bandara untuk IMF WBG di Bali

Pariwisata dan budaya khas Pulau Dewata selama ini menjadi daya tarik wisatawan ke Bali (Ist) Perhelatan akbar Internasional Monetary Fund World Bank Group (IMF WBG) semakin dekat. Segala persiapan pun terus

Nature

Nias Dikembangkan Menjadi Destinasi Utama Kelas Dunia

Menteri Pariwisata Arief Yahya (Ist) Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya mengatakan, Kepulauan Nias, Sumatera Utara (Sumut) layak dikembangkan menjadi destinasi utama kelas dunia, dan diproyeksikan tahun 2024 mendatang akan dikunjungi

Tour Package

Arief Yahya Sarankan Aceh Ikuti Standar GMTI

Menteri Pariwisata Arief Yahya (Ist) Untuk mewujudkan mimpi Aceh menjadi destinasi wisata halal kelas dunia, maka Aceh harus mengikuti standar internasional. “Jika ingin menjadi pemain dunia, gunakan standar global,” saran

Nature

2017, NTB Optimistis 4 Juta Wisatawan

Wisatawan asing di Gili Trawangan, Lombok (Ist) Tahun 2016 memang masih beberapa bulan lagi, namun Nusa Tenggara Barat (NTB) sudah memasang target kunjungan wisatawan 2017 sebanyak 4 juta orang. Hal

Travel Operator

Turis Jerman Suka Jaket Kulit Domba Asli Garut

Diki (kanan) sedang menjelaskan jaket kulit domba asli Garut yang diminati wisatawan Nusantara dan wisatawan mancanegara Garut di Jawa Barat rupanya tak hanya kaya akan potensi pariwisata dan budaya khas