Kembalikan Popularitas Garut sebagai ‘Switzerland van Java’

IMG-20180222-WA0023

Menteri Pariwisata Arief Yahya membuka Gebyar Pesona Budaya Garut 2018 didampingi Pjs Bupati Garut Koesmayadi Tatang Padmadinata dan Wakil Ketua Komisi X DPR Ferdiansyah di Garut, Kamis (22/2/2018) (Ist)

Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya mengapresiasi event Gebyar Pesona Budaya Garut (GPBG) 2018 yang disambut meriah oleh masyarakat Garut di Jawa Barat dan wisatawan. Momentum ini bisa mengembalikan bahkan meningkatkan popularitas Kabupaten Garut, Jawa Barat, yang dahulu pernah dikenal dengan sebutan ‘Switzerland van Java’.

Komitmen kuat dari Bupati atau sebagai CEO (Chief Executives Officer) sebagai kunci kesuksesan. “Karena 50% keberhasilan dalam mengembangkan pariwisata di suatu daerah sangat tergantung dari CEO commitment itu,” kata Menpar Arief Yahya menjawab pertanyaan wartawan seusai membuka event Gebyar Pesona Budaya Garut (GPBG) 2018 di lapangan Ciateul di Desa Jayaraga, Kecamatan Tarogong Kidul, Kamis (22/2/2018).

Menpar Arief Yahya didampingi Wakil Ketua Komisi X DPR Ferdiansyah, dan Pjs Bupati Garut Koesmayadi pada kesempatan itu menjelaskan, bahwa sudah banyak daerah yang dahulu sektor pariwisata belum berkembang dan tidak dikenal, dengan adanya CEO commitment Bupati dan didukung seluruh komponen dalam kekuatan Pentahelix (akademisi, pelaku bisnis, komunitas, pemerintah, dan media), disertai semangat incorporated  berhasil menjadikan pariwisata dikenal ke mancanegara, sekaligus menjadi sumber penggerak ekonomi utama daerah.

“Ini sudah dibuktikan oleh Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur sebagai salah satu kabupaten yang kini menjadi destinasi pariwisata kelas dunia, dan berhasil menjadikan pariwisata sebagai sektor andalan dalam mensejahterakan masyarakat,” kata Arief Yahya.

Menpar Arief mengatakan, Garut pernah dijuluki sebagai Switzerland van Java, namun kini dalam perkembangan, kabupaten ini dikenal melalui produk oleh-oleh, yaitu  Dodol Garut  dan domba Garut, serta produk kerajinan kulit (jaket, tas, dan asoseries),

“Sebagian masyarakat Garut juga dikenal keahliannya dalam usaha cukur rambut (barbershop), semua ini merupakan potensi yang dapat dikembangkan untuk mengangkat pariwisata Garut,” kata Arief Yahya dalam siaran pers yang diterima patainanews.com pada akhir pekan ini. 

Hal senada disampaikan oleh Wakil Ketua Komisi X DPR RI Ferdiansyah, sebagai putra Garut. “Hampir 80% wilayah Kabupaten Garut ini adalah daerah konservasi sehingga pilihan yang paling tepat untuk memajukan daerah ini adalah melalui sektor pariwisata dan budaya atau ekonomi kreatif,” katanya.

Menurut Ferdiansyah, bahwa pariwisata sudah teruji sebagai sektor yang mampu menciptakan lapangan kerja dalam jumlah besar tanpa harus merusak lingkungan  karena prinsip dalam mengembangkan pariwisata adalah harus berkelanjutan (sustainable tourism).  

Penyelenggaraan even GPBG 2018 bersamaan merayakan Hari Jadi Kabupaten Garut ke–205, dan berlangsung pada 20-27 Februari 2018 dijadikan sebagai momentum untuk mempromosikan potensi pariwisata Garut.  Event GPBG 2018  termasuk dalam 100 Calender of Event (CoE) Nasional yang digelar sepanjang tahun 2018 untuk mendatangkan 17 juta wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia maupun menggerakan 270 juta wisatawan Nusantara (wisnus) di Tanah Air sebagai target pariwisata tahun ini.

Kehadiran Menpar Arief Yahya dalam pembukaan GPBG  2018 memperoleh sambutan antusias warga Swiss van Java. Menteri Pariwisata Arief Yahya bersama rombongan diarak dengan naik delman menuju lokasi puncak acara, didampingi Wakil Ketua Komisi X DPR Ferdiansyah, Staf Ahli Menteri Pariwisata Bidang Multikultural Esthy Reko Astuti, Deputi Bidang Pengembangan Destinasi Pariwisata Dadang Rizki Ratman, Pjs Bupati Garut Koesmayadi, serta para perwakilan Duta Besar dari berbagai negara sahabat yaitu Afghanistan, Uzbekistan, Iran, serta Malaysia yang diwakili  oleh Direktur Pariwisata. (Gabriel Bobby)

About author



You might also like

Culture

MV Volendam Angkut Turis Asing Sandar di Pelabuhan Tanjung Perak

Turis asing yang ikut kapal pesiar MV Volendam (Ist) Setelah  kunjungan terakhirnya di Surabaya awal tahun 2014 silam, Senin (14/11/2016) MV Volendam, kapal pesiar berbendera Belanda ini kembali sandar di

Tourism

Kereta Wisata, Yogyakarta, dan Wisman

Kereta wisata Priority (Ist) Indonesia memang kaya akan destinasi wisata yang tersebar di Nusantara. Sebut saja Yogyakarta, destinasi wisata yang sudah lama dikenal wisatawan, selain Bali yang juga begitu terkenal

Culture

Putra Putri Pariwisata Nusantara 2018 Promosi Digital Destination Pariwisata Indonesia

Suasana malam grand final Putra Putri Pariwisata Nusantara 2018 Pemenang Putra Putri Pariwisata Nusantara 2018 akan ikut membantu pemerintah dalam upaya merealisasikan target kunjungan 17 juta wisatawan mancanegara pada tahun

Nature

Kota Tua Jakarta, Manhattan of Asia

Menteri Pariwisata Arief Yahya (kemeja putih) dan President/CEO PATA Indonesia Chapter Poernomo Siswoprasetijo (jas biru) menjadi narasumber dalam diskusi Sosialisasi Kota Tua Jakarta Menuju UNESCO World Heritage 2017 di Gedung

Heritage

Perkuat Branding Pariwisata NTB, BPPD Rangkul Media Massa Nasional

Wakil Ketua BPPD NTB Lalu Abdul Hadi Faishal (kiri) tengah mengisi acara talk show di studio Jawa Pos TV di Graha Pena Jakarta, Rabu (25/7/2018) (Ist) Badan Promosi Pariwisata Daerah

Tourism

Chef Benny Perkuat Grandkemang Jakarta

Chef Benny (Ist) Grandkemang Jakarta memperkenalkan Executive Chef baru Benny Sarta, yang baru saja bergabung ke dalam tim. Chef Benny memulai kariernya langsung setelah lulus dari kuliah. Ia memiliki cita-cita