Kemenpar Promosikan Surfing International Krui Pro 2017 Lampung Selatan

bule nih

Wisatawan menikmati surfing di Indonesia (Ist)

Kementerian Pariwisata memperkenalkan spot baru surfing yang terhitung world class di Lampung Selatan. Persisnya di Kabupaten Pesisir Barat, Kawasan Pantai Tanjung Setia, Kecamatan Pesisir Selatan, Lampung.

“Ada Kejuaraan Surfing International Krui Pro 2017 yang akan dilaksanakan pada tanggal 15-20 April 2017. Satu bulan ke depan,” promo Menpar Arief Yahya di Jakarta.  Ada tiga hal strategis, dukungan promosi Kemenpar di event inj.

Pertama, penggemar surfing ini adalah wisman yang kebanyakan berasal dari Australia. Mereka sudah menjadikan Bali sebagai the second home karena surfing. Mereka sudah familiar berselancar di ombak Kuta Bali. “Market-nya sudah jelas, mereka sudah ke Bali, tinggal diperkenalkan spot baru itu ke Bali,” kata Arief Yahya dalam siaran pers yang diterima patainanews.com belum lama ini.

Kedua, Lampung tidak jauh jaraknya dari Jakarta, yakni hanya 35 menit menggunakan pesawat terbang. Jika respons surfing ini bagus, secara otomatis pebisnis akan mengembangkan destinasi Lampung Selatan. “Rumus 3A, Atraksi, Akses dan Amenitas akan menentukan untuk mengembangkan destinasi di sana. Atraksi yang istimewa bisa men-drive Akses dan Amenitas di sana,” kata Menteri Arief.

Ketiga, prinsip dalam sport tourism juga harus dipakai. Di event-nya sendiri, mungkin tidak besar direct impact-nya, tetapi indirect-nya, atau media value-nya pasti jauh lebih tinggi. “Dari media value itulah opportunity baru terbangun. Kalau wisman sudah jatuh cinta, mereka akan datang lagi bersama keluarga dan rombongannya. Rata-rata sport tourism itu 60% menjadi repeater,” jelas mantan Dirut PT Telkom itu.

Di event ini, Pemda Lampung Barat bekerja sama dengan World Surf League (WSL) dan Asian Surfing Championship (ASC) serta Persatuan Selancar Ombak Indonesia (PSOI). Dari turnamen ini diprediksi akan diikuti oleh ratusan wisman dari berbagai negara.

”Lokasinya juga sudah diakui dunia. Bukti paling baru adalah Tim dari ASCsudah melihat lokasi pantai kami dan menyatakan Kabupaten Pesisir Barat, khususnya Pantai Tanjung Setia dan Pantai Mandiri merupakan kandidat yang layak sebagai Venue Surfing ASIAN Games XVIII Tahun 2018 dan event tingkat internasional lainnya. Jadi, potensi pantai ini sudah cocok melaksanakan event international,” ujar Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Nusantara Esthy Reko Astuti yang diamini Bupati Pesisir Barat Agus Istiqlal.

Lebih lanjut Agus mengatakan, perhelatan tersebut rencananya akan dilaksanakan dengan kelas bertanding World Surf League (WSL) QS 1000 Men’s And Women’s Surfing Competition dan yang sudah mengkonfirmasi kehadiran dan keikutsertaannya mencapai ratusan peserta dari berbagai negara.

”Tujuannya jelas kami ingin sekali mendorong promosi wisata di daerah kami. Soal akses jalan sudah kami siapkan dengan baik, ini sesuai komitmen kami mendorong pertumbuhan industri pariwisata yang harus berdampak kepada masyarakat kami,” tambah Agus.

Agus juga sangat bangga karena kejuaraan ini telah menjadi kejuaraan yang diakui secara internasional. Peserta kejuaraan ini adalah para atlet-atlet selancar ombak (surfing) dari berbagai negara dan akan diselenggarakan selama lima hari, dengan kepanitiaan yang profesional.

”Ini event surfing internasional dan profesional kami pertama kali, ya harus sukses dari semua sisi pelaksanaan dan target. Terima kasih juga kepada Kementerian Pariwisata yang sangat fokus dan mendukung event kami ini,” kata Agus.

Adapun Kabupaten Pesisir Barat memiliki banyak sekali spot surfing, diantaranya Ujung Bocur, Karang Nyimbor, Way Jambu, Pantai Mandiri, Labuhan Jukung, dan Pugung Tampak. Tempat-tempat surfing tersebut memiliki keragaman masing-masing.

Surfing spot Ujung Bocur, Way Jambu dan Karang Nyimbor misalnya merupakan lokasi berselancar profesional karena ketinggian ombaknya. Sementara Way Redak dan Labuhan Jukung untuk pemula. Dengan beragamnya pilihan surfing spot yang lokasinya juga tidak berjauhan.

Pantai Sepanjang 210 KM di Kab Pesisir Barat terdapat 21 Spot Surfing, Pantai Tanjung Setia menjadi salah satu dari 10 nominasi Tempat Berselancar Terpopuler Anugerah Pesona Indonesia 2016. Kawasan Pantai Tanjung Setia sangat representatif untuk diadakannya perlombaan selancar tingkat nasional maupun internasional.

Sebagai informasi, Kabupaten Pesisir Barat juga memiliki destinasi wisata berupa pulau, yakni Pulau Pisang yang juga ramai dikunjungi wisatawan. Pengunjung bisa menyaksikan atraksi lumba-lumba di sekitar pulau. (Gabriel Bobby)

About author



You might also like

Cuisine

Putri Pariwisata 2016 Cinta Budaya Indonesia

Finalis Putri Pariwisata 2016 (Ist) Pemilihan Putri Pariwisata Indonesia 2016, 37 finalis menampilkan kegiatan yang menarik yang berkaitan dengan budata Indonesia. Para finalis menunjukkan bakat dan keahliannya di Panggung Broadway

Culture

7 Alasan Kenapa Harus Ikut PATA Travel Mart 2016

Manajemen ICE yang diwakili Head of Exhibition Sales Hendrik Engelking (kiri), dan Head of Sales and Marketing Siti Karmila (ketiga dari kiri), serta President/CEO PATA Indonesia Chapter Poernomo Siswoprasetijo (batik)

Destinations

Cap Go Meh di Bogor Dikemas dalam Street Festival

Ilustrasi Lontong Cap Go Meh (Ist) Perayaan Imlek 2568 berlangsung di banyak kota di Tanah Air. Cukup beragam, di setiap daerah saling berucap Gong Xi Fa Cai di Tahun Ayam

Investments

Dukung Tol Laut, Pelindo III Perkenalkan Dunia Maritim

Pelindo III Goes to Campus (Ist) PT Pelabuhan Indonesia III kembali melibatkan institusi pendidikan untuk mengenalkan dunia kepelabuhanan dan maritim kepada generasi muda. BUMN kepelabuhanan tersebut memilih perguruan tinggi dan

Airlines

Bali Diminati Wisatawan Muslim

Keris di Pulau Dewata juga menjadi daya tarik wisatawan asing berkunjung ke Bali (ninaflynnphotography.com) Pertumbuhan wisatawan Muslim yang signifikan membuat banyak negara mulai mengincar pasar yang menjanjikan ini. Negara-negara yang

SightSeeing

NengMas, Melestarikan Permainan Tradisional Indonesia Lewat Sentuhan Batik

Batik NengMas by Poetrie Hanjani (Ist) Pariwisata Indonesia tak bia lepas dari budaya Nusantara dan kearifan lokal. Banyak wisatawan mancanegara yang selama ini berkunjung ke Indonesia ternyata mereka datang ke