Kemenpar Siap Promosikan Potensi Pariwisata Kepulauan Sula

WhatsApp Image 2018-04-09 at 19.33.14

Deputi Bidang Pemasaran I Kementerian Pariwisata I Gde Pitana (kiri) (Ist)

Kementerian Pariwisata (Kemenpar) siap mendukung promosi potensi destinasi pariwisata Kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara. Secara demografi berada di antara perlintasan kawasan wisata Wakatobi dan Raja Ampat sehingga sangat ideal dikembangkan sebagai wisata bahari (marine tourism) dan wisata minat khusus atau special interest tourism untuk para peminat diving.

“Kemenpar siap membantu Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulaun Sula untuk melakukan kajian pasar. Terus terang hingga kini kami belum mempunyai kajian pariwisata tentang Kepulauan Sula. Karakteristik daerahnya mirip dengan Wakatobi dan Raja Ampat sebagai destinasi wisata bahari kelas dunia, keduanya mempunyai pasar terbesar Jepang dan Eropa,” kata Deputi Bidang Pemasaran I Kementerian Pariwisata I Gde Pitana didampingi Bupati Kepulauan Sula Hendrata Thes saat jumpa pers persiapan even Festival Maksaira 2018, di Gedung Sapta Pesona Jakarta, kantor Kemenpar, Senin (9/4/2018).

Adapun Festival Maksaira 2018 akan berlangsung di Pantai Wai Ipa sampai dengan pantai Desa Bajo, Kabupaten Kepulauan Sula, Provinsi Maluku Utara pada Minggu, 15 April 2018 pukul 14.00 hingga 18.00 WIT. Menurut I Gde Pitana, Kabupaten Kepulaun Sula mempunyai potensi sebagai destinasi wisata bahari khususnya untuk diving dan fishing, namun demikian perlu dilakukan kajian secara holistik apa yang menjadi ciri khas dan keunggulan daerah ini, untuk dikembangkan menjadi wisata minat khusus atau special interest tourism.

Sedangkan Hendrata Thes menyatakan, Kabupaten Kepulaun Sula ingin berkembang sebagai destinasi wisata bahari dengan mengandalkan potensi yang dimiliki daerah, “Kami ingin beda dengan destinasi wisata bahari Wakatobi ataupun Raja Ampat. Untuk itu kami memerlukan dukungan Kemenpar melakukan kajian terhadap keunggulan destinasi Sula sebagai daya tarik pariwisata Kepulauan Sula,” kata Hendrata Thes dalam siaran pers yang diterima patainanews.com, Senin (9/4/2018).

Kegiatan Festival Maksaira 2018, kata Hendrata Thes, sebagai event atraksi wisata budaya dan bahari telah memasuki tahun ketiga dan akan dicatatkan sebagai pemecahan rekor MURI untuk peserta memancing ikan kerapu terbanyak yang ditargetkan diikuti sebanyak 3000 peserta di tahun 2018 ini, dimana tahun 2017 lalu diikuti oleh 1700 peserta.

Ciri khas dari festival ini adalah kegiatan lomba mancing ikan kerapu dengan lokasi mancing di Pantai Desa Wai Ipa hingga pantai Desa Bajo. “Upaya penciptaan Rekor Muri ini sebenarnya bukan yang pertamanya dilakukan karena tahun 2015 penghargaan MURI pernah diraih oleh Kabupaten Kepulauan Sula untuk event membakar ikan secara bersama-sama sepanjang 15 kilometer,” kata Hendrata Thes.

I Gde Pitana mengatakan, Kemenpar mengapresiasi tekad Kabupaten Kepulauan Sula yang membangun daerahnya dengan menempatkan pariwisata, industri perikanan dan pertanian berbasis wawasan dan teknologi tepat guna sebagai program utamanya.

Dengan semakin meningkatknya unsur 3A (atraksi, amenitas, dan aksesibilitas) ke depan Kabupaten Kepulauan Sula ingin menjadi sebagai daerah tujuan wisata di Provinsi Maluku Utara dengan mengandalkan potensi budaya (culture), alam (nature) dan buatan manusia (man made). (Gabriel Bobby)

About author



You might also like

Slideshow

29 Tahun Mangkrak, PHRI NTB Apresiasi Presiden Jokowi Resmikan KEK Mandalika

Presiden Jokowi di Mandalika, Lombok (Ist) PHRI Nusa Tenggara Barat (NTB) menyambut baik Presiden Jokowi yang telah meresmikan Mandalika yang ada di Lombok sebagai kawasan ekonomi khusus (KEK) Mandalika. PHRI

Slideshow

PATA Gandeng Equator Learning Luncurkan Alat Belajar Online untuk Travel Agent

Logo PATA (Ist) PATA telah bekerja sama dengan Equator Learning meluncurkan alat pembelajaran online untuk travel agent. Platform bernama Asia & Pacific Expert bertujuan memberikan agen mengenai informasi penting tentang

Airlines

80 Ribu Warga Tionghoa Bakal Serbu Pulau Kemaro

Selepas Imlek dan Cap Go Meh 2016, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan akan menyambut Gerhana Matahari Total 2016 di Jembatan Ampera Palembang (Ist) Promosi wisata dengan tema Imlek dan Cap Go

Nature

Indonesian Day di Perancis

Chef Anita Sobron (Restaurant Indonesia), Direktur FNAC, Manager FNAC Voyages, Eka MONCARRE dari VITO Perancis (Ist) Vito Perancis bekerja sama dengan FNAC Voyages menggelar Indonesian Day di salah satu toko

Destinations

Outbond Turis Australia Terbesar ke Indonesia

Menteri Pariwisata Arief Yahya (Ist) Kabar membanggakan datang dari Australia. Branding Wonderful Indonesia ke negeri Kanguru itu berhasil mencetak outbond turis Australia, dalam dua bulan berturut-turut, yakni April-Mei 2016 terbanyak

Travel Operator

Pacific Paint Percantik Pasar Kanoman Jadi Pasar Instagramable

Direktur Pacific Paint Suryanto Tjokrosantoso memukul gong dalam peresmian Pecinan Warna Warni di Pasar Kanoman Cirebon Menyambut Ramadan 1439 H, manajemen PT Pabrik Cat dan Tinta Pacific atau yang lebih