Kemenparekraf Ajak Jurnalis India Eksplor Lombok

Wisatawan di Lombok (Ist)

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) mengajak jurnalis, dan travel blogger serta youtuber asal India lebih mengenal destinasi Lombok sebagai salah satu Bali Baru melalui familirization trip (fam trip) pada 3 hingga 10 November mendatang.

Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran II Kemenparekraf Nia Niscaya mengatakan, Fam Trip bertema Bali and Beyond ini merupakan salah satu strategi pemerintah untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara khususnya dari India.

Adapun pemilihan Lombok sebagai destinasi yang dikunjungi bertujuan mengenalkan wisata unggulan lain di Indonesia yang juga kerap disebut ‘Bali Baru’.

“Sebagai salah satu destinasi wisata yang dipromosikan sebagai Bali Baru, Lombok punya potensi luar biasa untuk menarik kunjungan wisman termasuk dari India,” ujar Nia Niscaya dalam siaran pers yang diterima patainanews.com, Selasa (5/11/2019).

Bekerja sama dengan Malindo Air serta Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Mumbai, para peserta yang berjumlah sembilan orang tiba di Bali pada Minggu (3/11/2019) setelah terbang menggunakan Malindo Air dengan rute Mumbai atau New Delhi-Kuala Lumpur-Bali. Mereka lalu melanjutkan perjalanan ke Lombok pada Senin (4/11/2019).

Rangkaian Fam Trip di Lombok meliputi kunjungan ke Bukit Merese, Pantai Tanjung Aan, Desa Ende Sasak, Desa Penghasil Kerajinan Tenun Sukarara, Desa Sentra Kerajinan Gerabah Banyumulek, Gili Meno, Gili Trawangan, serta menyicipi kajian kuliner khas Lombok.

Nia menjelaskan, belum adanya penerbangan langsung menjadi salah satu tantangan dalam mendatangkan wisman dari India. Karena itu Kemenparekraf berupaya menarik wisman India melalui hub Kuala Lumpur.

“Kita mau coba manfaatkan hub Kuala Lumpur selain Singapura, dan akhirnya kita kerja sama dengan Malindo Air,” jelas Nia Niscaya.

Selain mulai menjajaki kerja sama dengan airlines, Kemenparekraf juga merangkul Wholeseller dan Online Travel Agent (OTA) untuk mempromosikan pariwisata tanah air.

Tercatat sejak Januari hingga Oktober 2019 jumlah wisman asal India yang berkunjung ke Indonesia berjumlah 506.062, lebih besar dari periode yang sama di tahun lalu yakni sebanyak 487.256 wisman.

Untuk tahun ini ditargetkan kunjungan wisman India ke Indonesia mencapai 700.000 wisman.

Harapan serupa disampaikan oleh Kepala Badan Promosi dan Pengembangan Pariwisata Daerah (BPPD) Lombok Tengah Ida Wahyuni Sahabudin. Ia berharap melalui kegiatan ini jumlah wisman India yang berkunjung ke Indonesia, khususnya Lombok bisa meningkat

“Wisman paling banyak berkunjung ke Lombok berasal dari Australia dan Eropa Barat seperti Belanda, Jerman, dan Perancis. Kalau dari India jumlahnya masih terbilang kecil,” jelas Ida Wahyuni. (Gabriel Bobby)

About author



You might also like

Slideshow

Ayi Putri Tjakrawedana Mengajar Menulis Indonesia-AS

Pelatihan menulis terbuka untuk publik dibuat oleh Ayi Putri Tjakrawedana dalam GESS (Global Educational Supplies and Solutions) 2016 yang dilanjutkan pelatihan menulis online bagi yang bergabung dalam kelasnya (Ist) Pelatihan

Hotel

Sikka Sambut Mandiri Maumere Jazz Fiesta Flores 2016

Patung Bunda Maria Segala Bangsa di Maumere jadi daya tarik wisatawan (Ist) Jika menyebut nama Maumere, maka konotasi yang muncul di benak kebanyakan orang adalah Papua, padahal ibukota dari Kabupaten

Hotel

Sriwijaya Air Perkenalkan Sriva

Joseph Tendean, Direktur Niaga Sriwijaya Air (Ist) Melihat potensi pasar milenials yang menjanjikan, Sriwijaya Air, maskapai nasional yang tergabung dalam Garuda Indonesia Group melakukan terobosan demi terobosan agar terus up

Culture

Banten Promosi Pariwisata di Bandung

Menteri Pariwisata Arief Yahya mendampingi Presiden Jokowi melihat langsung Karnval Kemerdekaan Pesona Parahyangan 2017 di Bandung, Sabtu (26/8/2017) (Ist) Destinasi wisata yang ada di Banten terbilang banyak. Sebut saja Tanjung

Hotel

Jababeka Kembangkan Destinasi Wisata Cikarang

Chairman Jababeka Group Setyono Djuandi Darmono (kiri) (Ist) Pariwisata Indonesia seperti tidak pernah kehabisan bahan bakar. Kali ini ada kawasan industri yang ikut memanaskan pariwisata Indonesia. Pertengahan bulan ini ada

Travel Operator

Pemerintah Provinsi Kalsel Promosi Visit Kalimantan Selatan 2020

Tarian khas Kalsel di CFD Pemerintah provinsi Kalimantan Selatan memanfaatkan ajang car free day (CFD) Minggu, 3 November 2019 untuk mempromosikan calendar of event (CoE) Kalsel 2020 dan Visit Kalimantan